RANS Nusantara vs Arema FC: Peraturan League Cup Jadi Tantangan

Derbi Kanjuruhan berlangsung di pembuka Grup League Cup 2026/2027. Arema FC harus beradaptasi dengan aturan 3 pemain asing, RANS siap tampil lepas.

Diterbitkan 03 November 2026, 06:35 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Derbi Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, membuka Grup League Cup 2026/2027 saat RANS Nusantara FC menantang Arema FC pada Selasa (3/11/2026). Di tengah status Arema FC sebagai unggulan, regulasi kompetisi yang hanya memperbolehkan tiga pemain asing dipastikan menguji komposisi tim.

Kedua klub sama-sama bermarkas di Kanjuruhan, namun RANS berkompetisi di kasta kedua. Pertemuan ini jadi pembuka fase grup, dengan Arema datang sebagai tim dari liga tertinggi, sementara RANS membawa modal permainan solid dari kompetisi yang mereka ikuti.

Arema terbiasa menurunkan hingga sembilan pemain asing dalam daftar susunan pemain, dengan pola umum tujuh starter dan dua pelapis.

"Ini sebuah perbedaan yang sangat signifikan. Biasanya, di Super League kami menurunkan 7 pemain asing, lalu dua pemain asing lain sebagai cadangan. Sekarang, kami harus memilih tiga pemain saja. Tapi, kami percaya dengan kemampuan pemain lokal. Ini kesempatan mereka untuk bermain," kata pelatih sementara Arema, Andre Caldas, Senin (2/11/2026).

Rotasi Arema usai Jadwal Mepet

Pelatih asal Brasil tersebut menegaskan rotasi menjadi pilihan menyusul jadwal padat. Arema baru berlaga di BRI Super League pada Sabtu (31/10/2026), sehingga recovery sangat terbatas.

Hasil terakhir juga menambah beban. Singo Edan dipermalukan Bali United 1-3 di Kanjuruhan. Kemenangan atas RANS pun dibidik sebagai keharusan untuk memulihkan kepercayaan diri.

Andre Caldas menekankan RANS tidak dapat diremehkan. Mereka sempat bersaing di papan atas Pegadaian Championship dan punya organisasi permainan yang rapi.

"Kami sudah kumpulkan video bagaimana cara RANS bermain. Ini bukan pertandingan mudah, karena RANS bermain sangat cepat," lanjutnya.

Caldas memberi perhatian pada lini depan RANS yang diisi Dedik Setiawan dan Martin Hoel. Martin telah mencetak 9 gol, sedangkan Dedik menjadi raja assist dengan lima umpan berbuah gol. "Saya lihat RANS punya lini depan yang patut diwaspadai. Martin Hoel dan Dedik Setiawan bermain bagus. Tapi, lini tengan dan pertahanan mereka juga tetap perlu dipelajari," tegasnya.

RANS Pilih Main Lepas

Di kubu RANS Nusantara FC, Kas Hartadi mendorong timnya menikmati pertandingan. Laga ini juga dimanfaatkan sebagai ajang rotasi demi menjaga kebugaran pemain.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Jadwal kami juga padat, sama seperti Arema, sehingga harus melakukan rotasi. Ini sekaligus kesempatan pemain lain untuk menambah jam terbang," kata Kas. Rotasi bukan berarti menurunkan target. Meski Arema lebih difavoritkan, RANS tetap mengincar perlawanan maksimal. "Kami tahu, Arema baru kalah di kandang pada pertandingan sebelumnya. Tapi, mereka tetap tim kuat. Pemain RANS harus siap secara mental dan bekerja lebih keras," katanya. Kedua tim sempat beruji coba di pramusim dan saat itu Arema menang 2-0. Hasil tersebut dinilai bukan tolok ukur karena RANS masih dalam tahap awal persiapan. Melihat performa yang naik turun dari Singo Edan belakangan ini, peluang kejutan tetap terbuka.

Halaman
Show All
iwan.setiawan.1, Harley Ikhsan, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Copy Link
Batalkan