Pramono Minta Berantas Narkoba di Kampung Bahari Tak Setengah-Setengah

Polisi kembali menggerebek Kampung Bahari terkait narkoba pada Minggu pagi (1/11/2026).

Diterbitkan 02 November 2026, 11:18 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur DKI mendukung penuh penggerebekan narkoba di Kampung Bahari.
  • Pemprov DKI siap bantu Polri berantas narkoba secara konsisten dan tegas.
  • Operasi amankan 26 orang, sabu, ganja, ekstasi, dan mesin cetak narkoba.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara soal penggerebekan besar-besaran di Kampung Bahari oleh tim gabungan Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) hingga Brimob pada Minggu pagi (1/11/2026).

Pramono menyatakan mendukung penuh langkah Polri untuk memberantas peredaran narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dia meminta perang terhadap narkoba dilakukan secara konsisten dan tidak setengah-setengah.

"Kami berharap bahwa untuk perang narkoba ini tidak setengah-setengah, dilanjutkan dan kami menjadi bagian itu," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/11/2026).

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga siap menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba, termasuk mendukung penindakan tegas terhadap pelaku.

"Pemerintah DKI Jakarta memberikan support sepenuhnya kepada Polri yang sedang memberantas, mengambil tindakan tegas, perang terhadap narkoba," ucap Pramono.

Dia juga berharap upaya pemberantasan narkoba di Kampung Bahari terus dilanjutkan agar tidak berhenti pada penindakan sesaat.

"Sehingga dengan demikian sekali lagi Pemerintah DKI Jakarta untuk hal yang berkaitan dengan perang terhadap narkoba, kami bagian dari apa yang menjadi keinginan Polri, ya," katanya.

Diketahui, dalam operasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian, sebanyak 26 orang diamankan. Petugas juga menyita ratusan gram sabu, ganja, dan ribuan butir ekstasi.

Selain narkotika, polisi juga menemukan mesin pencetak ekstasi, uang tunai yang diduga hasil penjualan narkoba, senjata tajam, hingga senjata api.

Kendati penggerebekan Kampung Bahari sempat diwarnai perlawanan, kepolisian menyebut akan terus mengejar bandar utama serta membongkar lapak-lapak transaksi narkoba di kawasan Kampung Bahari.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6