Tak Kunjung Diperhatikan, Pengungsi Gamalama Berdemo

Ratusan pengungsi erupsi Gunung Gamalama, Ternate, Maluku, berdemo di Kantor wali kota setempat. Mereka kecewa pasokan air bersih yang dijanjikan wali kota belum juga diterima meski mereka sudah empat hari di pengungsian.

Diterbitkan 08 Desember 2011, 19:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Ternate: Warga Kelurahan Marikurubu, Ternate Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/12), mandi lumpur dari debu vulkanik gunung di depan kantor wali kota setempat. Aksi tersebut dilakukan karena warga marah lantaran hingga hari keempat erupsi Gunung Gamalama, mereka belum juga memperoleh air bersih dari pemerintah setempat.

Warga menuntut pemerintah setempat serius menangani pengungsi dan warga yang terkena dampak letusan Gunung Gamalama. Selain mandi lumpur, massa juga berteriak-teriak wali kota Ternate pembohong. Pasalnya, selain air bersih, masker pun mereka tidak diberikan.

Kawasan terparah terjadi berada di Kelurahan Marikurubu. Sekitar 600 kepala keluarga sejak Gamalama erupsi hanya mengkonsumsi air yang tercemar debu vulkanik. Warga mengancam akan melakukan aksi besar-besaran jika pemerintah kota setempat lambat dalam memenuhi janjinya.(BJK/ULF)



Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6