Sukses

Faisal Abda`oe Berpulang

Liputan6.com, Tangerang: Mantan Direktur Utama Pertamina Faisal Abda`oe (71) meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Gleneagles, Karawaci, Tangerang, Banten, Rabu (19/6) sekitar pukul 18.40 WIB. Mantan Pimpinan Proyek Kepulauan Natuna ini wafat akibat komplikasi penyakit hati, ginjal dan kanker hati serta mengalami koma selama lima hari. Almarhum meninggalkan seoarang istri, dua anak, dan empat cucu.

Sebelumnya, pria kelahiran Yogyakarta ini juga pernah dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina dan RS Singapura. Hingga dini hari, jenazah masih disemayamkan di Jalan Ophir Nomor 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menurut rencana, jenazah akan diterbangkan dari Bandara Halim Perdanakusumah, menuju Yogyakarta untuk dikuburkan di pemakaman keluarga.

Sejumlah petinggi negara tampak hadir melayat. Di antaranya Ketua DPR Akbar Tandjung, mantan Menteri Sekretaris Negara Moerdiono, dan mantan Menteri Koperasi Bustanil Arifin. Mantan Pesiden Soeharto pun berbelasungkawa lewat bunga yang dikirimnya.

Faisal pernah tersangkut Kasus Korupsi Kerja Sama antara Pertamina dan PT Ustraindo Petro Gas (UPG), setahun silam. Berkaitan dengan kasus itu, Tim Panitia Khusus Pertamina memanggil Faisal untuk memberi keterangan tentang pengeluaran dana US$ 30 juta yang dipakai untuk modal membangun pabrik pipa PT Seamless Pipe Indonesia Jaya.

Bapak dua anak itu juga pernah ditahan di Kejaksaan Agung [baca: Mantan Dirut Pertamina Faisal Abdaoe Ditahan Kejagung]. Kasus ini juga melibatkan mantan Menteri Pertambangan dan energi Ginandjar Kartasasmita.(MTA/Nina Estanto dan Gatot Setiawan)

    Live Streaming EMTEK GOES TO CAMPUS 2018 di Surabaya

    Tutup Video