PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Rotasi Super Elang Jawa dan Ancaman Ezechiel

Grup F I League Cup 2026 dibuka PSS Sleman vs PSGC Ciamis di Maguwoharjo, Rabu (4/11/2026).

Diterbitkan 04 November 2026, 08:35 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Sleman - PSS Sleman akan membuka persaingan Grup F I League Cup 2026 melawan PSGC Ciamis di Stadion Maguwoharjo, Rabu (4/11/2026) sore WIB. Laga ini menjadi panggung awal bagi kedua tim untuk mengukur kedalaman skuad di ajang pendamping kompetisi.

Di grup yang sama, PSS sebagai wakil BRI Super League bersaing dengan PSGC dari Pegadaian Championship serta Garudayaksa FC yang juga berasal dari kasta teratas. Persaingan berlapis antara dua level liga memberi warna tersendiri pada format turnamen.

I League Cup kembali digelar setelah tujuh tahun vakum. Sebelumnya, Indonesia memiliki Piala Indonesia yang terakhir dihelat pada 2019. Turnamen ini diharapkan menjadi ruang kompetitif tambahan di tengah padatnya jadwal liga.

Edisi 2026 diikuti 38 tim, terdiri dari 18 klub BRI Super League dan 20 tim Pegadaian Championship yang dibagi ke dalam 12 grup. Format tersebut membuka kesempatan rotasi dan pembuktian bagi banyak pemain.

Senior Berpengalaman dan Talenta Muda

PSS Sleman datang dengan modal kurang menggembirakan di BRI Super League, baru mengumpulkan empat poin dari delapan laga. Situasi itu membuat I League Cup bernilai penting sebagai ajang membangun ritme dan kepercayaan diri.

Pelatih PSS, Pieter Huistra, telah menetapkan tiga legiun asing untuk turnamen ini: Stefan Ashkovski, Lucao, dan Gustavo Tocantins. Kuota tersebut mengunci komposisi pemain impor yang akan diandalkan.

Dengan konfigurasi itu, sektor tengah diproyeksikan bertumpu pada pemain lokal. Kim Kurniawan, Dominikus Dion, dan Arda Alfareza diperkirakan mendapat kepercayaan untuk menjaga alur permainan.

Sejalan dengan karakter turnamen, PSS juga dapat memaksimalkan menit bermain bagi penggawa yang selama ini minim kesempatan di BRI Super League. Momentum ini menjadi krusial untuk menjaga kedalaman skuad.

Sejumlah nama seperti Fachruddin Aryanto, Markus Madjar, Junior Haqi, hingga Isfandyar Abdillah berpeluang tampil dan menunjukkan kapasitas mereka di hadapan publik Sleman.

Andalan PSGC: Ezechiel Ndouasel

PSGC memulai kiprah di I League Cup dengan modal kurang memuaskan di Pegadaian Championship. Laskar Singacala masih kesulitan bersaing di Grup A dan butuh dorongan kepercayaan diri.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Skuad asuhan Herry Kiswanto menempati peringkat kesembilan dari 10 peserta, mengoleksi tujuh poin dari delapan pertandingan. Stabilitas performa menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Untuk ajang ini, PSGC tetap bertumpu pada tiga pemain asing andalan: Ezechiel Ndouasel, Kim Min-hyeok, dan Johan Bonilla. Kombinasi tersebut diharapkan memberi dampak instan di lini depan dan tengah. Nama Ezechiel tidak asing di sepak bola Indonesia. Penyerang asal Chad itu pernah memperkuat sejumlah klub Tanah Air, termasuk Persib Bandung, dan dikenal sebagai target man yang kuat di kotak penalti. Ketajaman Ezechiel pada musim 2026/2027 terjaga. Bersama PSGC di Pegadaian Championship, ia telah mencetak lima gol dari delapan pertandingan.

Halaman
Show All
Ana Dewi, Harley Ikhsan, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Copy Link
Batalkan