Ribuan Beasiswa Disalurkan untuk Anak Indonesia dengan Keterbatasan Ekonomi, Dukung Program Asta Cita

Program Beasiswa disalurkan untuk 1.634 siswa dan 76 mahasiswa dari jenjang SD hingga sarjana di seluruh Indonesia sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

Diterbitkan 19 November 2025, 19:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • PNM menyalurkan beasiswa untuk mengatasi tantangan pendidikan keluarga prasejahtera.
  • PNM memberikan beasiswa kepada 3.159 anak nasabah untuk pendidikan di seluruh Indonesia.
  • Program ini mendukung pemerataan akses dan peningkatan SDM sesuai agenda nasional.

Liputan6.com, Jakarta - Akses pendidikan masih menjadi tantangan bagi keluarga prasejahtera di Indonesia, terutama karena keterbatasan ekonomi yang membuat banyak anak berisiko putus sekolah.

Ketimpangan akses pendidikan tersebut menegaskan pentingnya intervensi dari berbagai pihak agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

"Sebagai upaya menjembatani tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menyalurkan Program Beasiswa Anak Nasabah Batch 2 Tahun 2025 yang menyasar 1.634 siswa dan 76 mahasiswa dari jenjang SD hingga sarjana," ujar Direktur Utama PNM Arief Mulyadi melalui keterangan tertulis, Rabu (19/11/2025).

Menurut dia, total sepanjang tahun ini, PNM memberikan beasiswa kepada 3.159 anak nasabah di seluruh Indonesia sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

"Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya misi pemerataan akses dan peningkatan kualitas SDM Indonesia," ucap Arief.

Dia menyebut, kebutuhan intervensi pendidikan menjadi semakin penting mengingat data BPS 2024 menunjukkan angka putus sekolah masih tinggi pada kelompok ekonomi terbawah, sementara UNICEF 2023 mencatat satu dari empat anak keluarga miskin berpotensi tidak melanjutkan pendidikan tanpa dukungan finansial.

"Beasiswa ini merupakan bentuk keberpihakan PNM kepada keluarga nasabah. Kami ingin memastikan bahwa mimpi anak-anak nasabah tidak terhenti karena faktor ekonomi. Pendidikan adalah salah satu jalan keluar dari kemiskinan, dan PNM hadir untuk membuka peluang itu," terang Arief.

 

Pentingnya Peran Beasiswa

Arief menjelaskan, melalui program beasiswa ini, PNM berupaya menghadirkan perubahan yang berkelanjutan, tidak hanya membantu biaya pendidikan, tetapi juga menjaga motivasi belajar dan membuka akses pendidikan yang lebih tinggi bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

"Program ini menjadi kontribusi nyata PNM dalammemperkuatfondasi SDM unggul, sejalan dengan agenda pembangunan nasional. Dengan mengusung hastag #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif serupa tahun lalu bertajuk #CariTauLangkahBaru demi memperluas dampak dan membina nasabah unggulan agar semakin berkembang," tutup Arief.

Senada dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Sarasehan Nasional Jaringan Beasiswa Indonesia menekankan pentingnya peran beasiswa dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Beasiswa dapat menjadi jembatan strategis dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global. Beasiswa adalah investasi kita untuk Generasi Indonesia Emas 2045," tegas Pratikno, dikutip dari laman resmi Kemenko PMK.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6