Liputan6.com, Jakarta - Polisi sudah menetapkan enam tersangka dalam kasus main hakim sendiri di Cikupa, Tangerang. Keenamnya terlibat dalam penganiayaan dan penelanjangan sejoli berinisial R dan M.
Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif mengatakan, masing-masing tersangka memiliki peran saat melakukan penganiayaan.
"Ada enam tersangka dengan perannya masing-masing," kata Sabibul, seperti dikutip Liputan6.com, saat tayangan langsung di akun Facebooknya, Rabu (15/11/2017).
Advertisement
Sabibul mengatakan, tersangka T yang adalah ketua RT mendatangi kontrakan korban, menggeledah, membawa bor serta menelanjangi dan memukul korban.
Kemudian, G sebagai ketua RW ikut menampar wajah korban laki-laki R dan perempuan M. Lalu, empat warga masing-masing berinisial A, S, N dan I juga ikut menganiaya.
Warga berinisial A, kata Sabibul, ikut memegang tangan, mencekik leher, menyeret, mengarak dan memukul korban laki-laki berinisial R. Lalu, warga berinisial S ikut memukul, menampar, membuka celana, dan menjambak korban R.
Sementara, warga berinisial N ikut memukul kepala korban, membuka celana, menjambak, dan memukul kepala korban perempuan berinisial M. Lalu warga berinisial I ikut memegang tangan korban R saat dipukuli tersangka.
"Inilah sebenarnya aktor dan provokator kelompok kecil ini yang memulai," ucap Sabibul.
Â
Dituduh Berbuat Mesum
Peristiwa memilukan dialami R dan M. Dua sejoli itu mendapatkan perlakuan tak manusiawi dari warga Kampung Kadu RT 07/RW 03 Sukamulya, Cikupa, Tangerang. Keduanya diarak dalam kondisi telanjang lantaran dituduh berbuat mesum.
Peristiwa tersebut bermula saat R membawakan makanan ke kontrakan M pada Sabtu, 11 November 2017 sekitar pukul 23.30 WIB. Tiba-tiba, warga menggedor pintu kontrakan M dan langsung menuduh keduanya berbuat tindakan asusila.
R yang kala itu tengah gosok gigi di kontrakan M dituduh bersembunyi di kamar mandi. Keduanya menampik tuduhan berbuat mesum. Warga yang marah lantas mengeroyok korban.
"Korban dikeroyok di kontrakan ceweknya. Mereka luka-luka," ujar Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Selasa, 14 November 2017.
Dari kejadian tersebut, polisi menyelidiki tuduhan yang dialamatkan terhadap pasangan muda-mudi tersebut. Hasilnya keduanya tak berbuat mesum dalam kontrakan itu. Mereka hanya membicarakan rencana pernikahan.
Saksikan video di bawah ini:
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539434/original/056891000_1774600557-SPPI_koperasi_desa_merah_putih.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360761/original/003778800_1790664222-Your_paragraph_text__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6210955/original/079363800_1779089133-cek_fakta_BLT_umkm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1769652/original/045380500_1510645670-IMG-20171114-WA0080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353312/original/077360500_1789959966-pembubaran_orang_ibadah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350561/original/090688200_1789621917-WhatsApp_Image_2026-09-17_at_12.08.51.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346504/original/000944900_1789167294-IMG_1506__1___1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343391/original/093010700_1788855180-1112785.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343222/original/031139200_1788847613-Siswi_SMK_diduga_hilang_ingatan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338015/original/017460700_1788271898-1001620692.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336741/original/008217100_1788174230-1001617146.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336594/original/036949400_1788167054-375158.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331594/original/082205900_1787552209-melaneyemma.jpg)