Amien Rais Diminta Menjaga Lisan

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua MPR, Amien tak boleh melontarkan pernyataan kontroversial. Apalagi bila ucapannya disertai ancaman.

Diterbitkan 27 Oktober 2000, 08:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Ketua MPR Amien Rais diminta tak sekedar mengeluarkan pernyataan politik. Apalagi, disertai dengan ancaman. Misalnya, ancaman Sidang Istimewa MPR buat Presiden Abdurrahman Wahid yang disertai usulan mundur. Pasalnya, dalam kapasitasnya sebagai Ketua MPR, hal tersebut tak bisa dilakukan. Demikian ditegaskan Shalahuddin Wahid, adik kandung Gus Dur, baru-baru ini, di Jakarta.

Menurut Shalahuddin, sebagai pribadi, pernyataan Amien itu sah-sah saja untuk disampaikan. Tapi, jangan mengait-ngaitkan dengan jabatan. Apalagi, pernyataan itu timbul dari perasaan kecewa atas pilihannya. Alhasil, keinginan tersebut tak bisa dijadikan acuan untuk menggelar SI. Pasalnya, ada persyaratan untuk itu, antara lain Presiden secara hukum terbukti melanggar konstistusi dan Undang-Undang Dasar 1945.

Karena itu, Shalahuddin meminta Amien Rais untuk menghentikan mengeluarkan pernyataan yang bernuansa kontroversial. Walaupun pernyataan tersebut terlontar dalam kapasitasnya sebagai Amien pribadi. Hanya, sekali lagi ia mengingatkan, tak ada larangan bagi Amien untuk mengungkapkan pendapat pribadinya.(AWD/Jufri Alkatiri dan Haryo Dewanto)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6