Indonesia Negara Paling Religius di Dunia, tapi Kenapa Intoleran?

Data menunjukkan Indonesia negara paling religius di dunia, tapi tidak toleran terhadap minoritas

Diterbitkan 22 Desember 2016, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Agama penting di negara berkembang/miskin, kurang di negara maju.
  • Ethiopia paling religius, Cina paling tidak religius di dunia.
  • Indonesia religius, namun peringkat toleransinya rendah di dunia.

Liputan6.com, Jakarta - Sejauh apa agama memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakatnya? Survei The 2015 Global Attitudes mengungkapkan bahwa umumnya di negara-negara berkembang dan miskin, agama memegang peranan penting dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pew Research Center merilis data negara-negara paling religius di dunia. Infografis pun dikeluarkan untuk menunjukkan persentase orang-orang yang mengatakan agama sangat penting dalam hidup mereka.

Dalam infografis tersebut, Ethiopia menempati posisi pertama sebagai negara paling religius di dunia. Di negara tersebut, hampir semua responden mengatakan bahwa agama dan gereja sangat penting bagi mereka.

Posisi berikutnya ditempati oleh negara dengan mayoritas penduduknya adalah muslim, yaitu Senegal dan Indonesia. Lebih dari 90% populasi di negara ini menganggap agama merupakan bagian penting dari siapa mereka sebenarnya.

Sementara itu, negara-negara maju dengan kekuatan ekonomi yang kuat justru menganggap agama tidak terlalu penting. Negara Inggris dan Jerman, misalnya. Hanya sekitar satu dari lima orang di sana mengatakan agama sangat penting dalam kehidupan mereka.

Sedangkan posisi paling buncit dari daftar negara paling religius diduduki oleh Cina. Hanya 3% dari populasi di negara dengan penduduk terbanyak di dunia itu yang menganggap agama berperan dalam kehidupan mereka.

Berikutnya diikuti Jepang, Prancis, Australia, Korea Selatan, dan Rusia. Sementara negara adidaya Amerika Serikat berada di pertengahan. Lebih dari setengah (53%) masyarakat di sana menganggap agama merupakan aspek penting dalam hidup mereka.

Indonesia Paling Religius, tapi Tidak Toleran

Menariknya, Indonesia mungkin boleh berbangga menjadi negara paling religius. Namun, nyatanya Indonesia tidak menduduki posisi puncak negara yang toleran di dunia.

Berdasarkan data dari The 2015 Legatum Institute's Prosperity Index, ada sepuluh negara paling intoleran (tidak toleransi) di dunia. Negara-negara tersebut yakni:

1. Yaman (-4.00824)2. Sudan (-3.94881)3. Mesir (-3.90852)4. Syria (-3.74982)5. Haiti (-3.28834)6. Angola (-3.08308)7. Yordania (-2.99889)8. Algeria (-2.9174)9. Mauritania (-2.68631)10. Afghanistan (-2.66324)

Variabel yang digunakan dalam mengambil data termasuk apakah orang-orang berpikir mereka punya kebebasan sipil dan kebebasan memilih serta apakah negara adalah tempat yang baik untuk imigran dan etnis minoritas untuk tinggal.

Menilik dari peta dunia yang menunjukkan skor indeks negara toleran di dunia dari The 2015 Legatum Institute's Prosperity Index, Indonesia menduduki ranking 123 dengan skor -1.69. Mempertimbangkan banyaknya kasus intoleran di Indonesia, tidak heran Indonesia menduduki peringkat tersebut.

Lalu, negara apa yang menduduki posisi pertama paling toleran di dunia? 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6