Sukses

Polisi Simulasi Pengamanan Eksekusi Mati di Nusakambangan

Liputan6.com, Cilacap - Sejumlah 17 kendaraan taktis Polri dan tujuh minibus berpelat umum menyeberang ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah siang ini pukul 14.00 WIB. Kendaraan tersebut diseberangkan dua tahap menggunakan Kapal Pangayoman IV dari Dermaga Wijayapura.

Humas Kepolisian Resor Cilacap Bintoro Wasono mengatakan, kendaraan tersebut akan digunakan untuk operasional dalam persiapan eksekusi terpidana mati di Pulau Nusakambangan.

"Ya ini kendaraan dari polsek seluruh Cilacap untuk simulasi pengamanan eksekusi," kata Bintoro di Dermaga Wijayapura, Rabu (27/7/2016).

Kepolisian Resor Cilacap juga memastikan, sudah menyiapkan segala sesuatu termasuk perlengkapan dalam eksekusi mati. Peti mati untuk terpidana yang akan dieksekusi di Nusakambangan juga telah dipesan. Namun, Bintoro enggan mengungkap berapa jumlah pasti petinya.

Dia juga enggan membeberkan lokasi eksekusi. Alasannya, bisa saja terjadi perubahan lokasi eksekusi.

"Untuk lebih jelas silakan hubungi jaksa eksekutor. Semua itu kan tergantung arahan pimpinan. Nanti lima menit ke depan saja masih bisa terjadi perubahan," kata Bintoro.

Simulasi pengamanan eksekusi mati (Liputan6.com/ Aris Andrianto)

Personel kepolisian juga akan terus ditambah sesuai dengan kebutuhan lapangan. Sebelumnya, Humas Polda Jateng Liliek Darmanto mengatakan, 1.450 personel gabungan yang terdiri dari Polisi dan TNI dipersiapkan. Angka tersebut sudah termasuk regu penembak.

Pantauan Liputan6.com di lokasi, siang ini pengamanan berangsur bertambah ketat. Penambahan personel terus dilakukan. Marka dan pembatas jalan juga ditambah di halaman depan Dermaga Wijayapura, Cilacap.