Liputan6.com, Palembang - Seorang preman yang kerap memeras sejumlah sopir angkutan kota di Palembang, menangis dan memohon ampun di kantor polisi. Padahal selama ini, preman bernama Yunus itu paling ditakuti di areal terminal.
Sementara itu, setelah dua pekan berlalu, kasus kematian simpatisan PPP di Sleman akibat pelemparan mercon oleh orang tak dikenal, masih menjadi misteri. Agar suasana kondusif, pengurus DPW PPP Daerah Istimewa Yogyakarata mendesak polisi segera mengungkap kasus tersebut.
Advertisement
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572964/original/041797700_1777876963-cek_fakta_-_cpns_kejaksaan_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1220769/original/066279600_1462142035-Preman.jpg)