Kasus Dugaan Penggelapan Dana TikToker Vilmei, 3 Orang Jadi Tersangka

Tersangka kini ditahan di Polres Metro Bekasi Kota.

Diterbitkan 29 Agustus 2026, 14:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • TikToker Vilmei menjadi korban dugaan penggelapan dana sebesar Rp 1,28 miliar.
  • Polisi telah menetapkan tiga tersangka, termasuk karyawan Vilmei, dan menahan mereka.
  • Modus operandi penggelapan dana masih didalami oleh pihak kepolisian.

Liputan6.com, Jakarta - TikToker sekaligus Selebgram Vilmei menjadi korban dugaan penggelapan dana. Polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka kini ditahan di Polres Metro Bekasi Kota.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana membenarkan penanganan kasus tersebut. Total uang yang dilaporkan raib dari rekening Vilmei mencapai Rp 1,28 miliar.

“Sudah penyidikan dan ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka telah ditahan,” kata Putu kepada wartawan, Sabtu (29/8/2026).

Tiga tersangka itu terdiri dari satu perempuan yang merupakan karyawan pelapor berinisial Z, seorang laki-laki berinisial A yang merupakan pacar Z, serta perempuan berinisial L yang merupakan rekan Z.

Penetapan ketiganya sebagai tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan bukti-bukti adanya perbuatan pidana.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan ditemukan bukti-bukti perbuatan pidana tiga tersangka tersebut,” jelasnya.

Soal proses pemindahan uang dari dari rekening korban ke tersangka, polisi belum mau menjelaskan secara detail. Modus operandinya masih didalami. Keterangan para saksi dan tersangka masih dicocokkan dengan bukti-bukti yang sudah dikantongi penyidik.

“Masih didalami dan dirangkai persesuaian keterangan antara saksi dan antar tersangka dengan bukti-bukti yang ada,” ujar Putu.

Vilmei Laporkan Dugaan Penggelapan Dana

Sebelumnya, Vilmei melaporkan dugaan penggelapan uang Rp 1.282.915.000. Kasus itu kemudian viral setelah Vilmei mengunggah ceritanya melalui akun Instagram pribadi.

Dalam video tersebut, Vilmei memperlihatkan bukti penarikan uang dari rekening. Dia juga mengumpulkan delapan karyawan yang kerap memegang akun TikTok miliknya.

Vilmei meminta siapa pun yang mengambil uang tersebut untuk mengaku daripada dirinya harus menuduh satu per satu.

“Hari ini aku sedih, pusing banget salah satu karyawan aku ada yang ambil uang Rp 1.282.915.000, salah satu yang ada di sini,” ungkap Vilmei dalam video tersebut.

Menurut Vilmei, uang itu berasal dari akun TikTok yang selama tujuh tahun tidak pernah ia pegang sejak mulai membuat konten.

“Ini diambil dari uang akun TikTok aku yang sebelumnya gak pernah, aku gak pernah pegang sama sekali dari awal aku ngonten, sudah 7 tahun gak pernah aku sentuh. Sisa satu jutaan. Pas aku mau bayar makan sisanya tinggal Rp 1 juta,” katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6