Sukses

2 Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Jakarta Selatan

Liputan6.com, Jakarta - Sesosok jenazah tanpa identitas ditemukan di samping Jalan Tol Lingkar Luar Petukangan-Joglo, RT 07 RW 010, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Mayat laki-laki itu ditemukan warga sore tadi sekitar pukul 16.30 WIB.

"Telah ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas. Ditemukan dalam kondisi membusuk," kata Kapolsek Pesanggrahan Komisaris ‎Afroni Sugiarto, Jakarta, Jumat (25/3/2016).

Mayat itu, kata Afroni, ditemukan seorang warga bernama Darwaji.‎ Ketika itu, pria itu tengah nongkrong di lokasi pemancingan milik Rohmani. Dia yang mencium bau busuk di sekitar pemancingan itu, segera melapor ke Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Dedi.

"Saudara Dedi langsung mendatangi lokasi dan ditemukan sesosok mayat yang tidak dikenal, dalam keadaan membusuk. Selanjutnya Dedi melaporkan ke Polsek Pesanggrahan," jelas Afroni.

Menerima laporan tersebut, jajaran Polsek Metro Pesanggrahan langsung bergerak ke lokasi. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memerika para saksi.

"Korban kemudian dibawa ke ‎rumah sakit untuk divisum," kata Afroni.


Sesosok mayat tanpa identitas juga ditemukan di jembatan Dukuh Atas, Jalan ‎Jenderal Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan sore tadi. Mayat laki-laki diperikirakan berusia 60 tahun itu ditemukan 2 pemuda sekitar pukul 15.00 WIB.

"Korban belum diketahui. Jenis kelaminnya laki-laki, kira-kira 60 tahun," ucap Kapolsek Setiabudi Komisaris Ali Zusron.

Kedua pemuda, yakni Fikri Ardiansyah dan Rahmat Kurniawan, sudah melihat pria itu sejak pagi mondar-mandir di sekitar lokasi.

Sekitar pukul 15.00 WIB, pria itu meminta dicarikan ojek motor. Namun, setelah keduanya kembali, korban sudah tak bernyawa.

Mengetahui hal itu, Fikri dan Rahmat segera menghubungi Polsek Metro Setiabudi. Polisi kemudian melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi.

"Hasil pengecekan, tidak memiliki identitas dan tidak ditemukan bekas luka-luka atau tanda kekerasan. Diduga meninggal karena sakit," ucap Ali.

Laki-laki itu memiliki ciri-ciri khusus, yakni tato di tangan kanan, mengenakan baju lengan pendek salur, serta celana pendek hitam, dan berambut putih.

"Saat ini untuk keperluan visum, korban dibawa ke RSCM," pungkas Afroni.