Deretan Hoaks Sasar Mendes PDT Yandri Susanto, Simak Faktanya

Mendes Yandri Susanto kerap jadi sasaran hoaks belakangan ini, apa saja?

Diterbitkan 04 Agustus 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa menyasar nama pejabat negara tak terkecuali Mendes PDT Yandri Susanto. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Mendes Minta Warung di Desa Ditutup Agar Masyarakat Belanja di Kopdes

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Mendes PDT Yandri Susanto meminta warung di pedesaan ditutup agar masyarakat belanja di Kopdes. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 21 Juli 2026.

Dalam postingannya terdapat foto Mendes Yandri dengan narasi:

"Pemerintah berharap warung/toko di pedesaan di tutup, supaya masyarakat desa belanja di koperasi desa"

Akun itu menambahkan narasi:

"Mendes menghimbau setelah Koperasi Desa Merah Putih beroperasi, beliau berharap Warung/Toko  tutup, supaya masyarakat Desa berbelanja di Koperasi Desa."

Lalu benarkah postingan Mendes PDT Yandri Susanto meminta warung di pedesaan ditutup agar masyarakat belanja di Kopdes? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Klarifikasi Menteri Desa Bakal Tutup Indomaret - Alfamart Demi Koperasi Desa

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto akan menutup Indomaret dan Alfamart demi koperasi desa. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 23 Februari 2026.

Dalam postingannya terdapat foto Mendes dengan narasi:

"Menteri Desa akan Tutup Alfamart - Indomaret Demi Koperasi Desa"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto akan menutup Indomaret dan Alfamart demi koperasi desa? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.