Segmen 3: Bantahan Pengelola Taksi hingga JK Terjebak Macet Demo

Pengelola membantah memiliki agenda yang sama dengan pengunjuk rasa. Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat terjebak kemacetan.

Diterbitkan 23 Maret 2016, 07:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pengelola taksi konvensional membantah menyetujui demo anarkis tolak angkutan online.
  • Demo awak taksi konvensional menyebabkan kemacetan parah di ruas jalan utama Jakarta.
  • Presiden Jokowi tegaskan demo hak warga tapi harus tertib; Wapres JK terjebak macet.

Liputan6.com, Jakarta - Demo tolak angkutan online yang berakhir anarkistis membuat pengelola taksi konvensional angkat bicara. Pengelola membantah menyetujui demo dan memiliki agenda yang sama dengan pengunjuk rasa.

Sementara itu, demo awak taksi konvensional memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan utama Jakarta. Presiden Joko Widodo menyebut demo adalah hak warga negara namun harus dilakukan dengan tertib agar tak mengganggu orang lain.

Namun dampak dari demo tersebut dirasakan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pria yang akrab disapa JK ini sempat terjebak kemacetan hingga terlambat tiba di tempat pertemuan dengan Presiden.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6