Sukses

Embun Beku di Lanny Jaya Papua Rusak Lahan Pertanian

Liputan6.com, Jayapura - Sekitar 127 warga di 3 distrik yakni Kuyawage, Wanobarat, dan Goabaliem, mengungsi ke Tiom, Ibu Kota Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua, akibatĀ embun beku yang melanda daerah tersebut. Jumlah pengungsi ini berdasarkan pendataan Kodam XVII/Cenderawasih.

Jumlah pengungsi diperkirakan akan bertambah, terutama bila bencana ini belum juga berakhir. Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Teguh Pudji Raharjo membenarkan, ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari embun beku.

"AkibatĀ embun beku ini, lahan pertanian tak bisa digunakan. Masyarakat tak bisa lagi bercocok tanam dan menyulitkan warga," ucap Teguh di Jayapura, Jumat (30/10/2015).

Ia menjelaskan, embun beku mengakibatkan persediaan makanan bagi warga setempat juga menipis. Ratusan warga itu selain mengungsi ke Tiom, juga ke wilayah lain terdekat, ke keluarganya.

Untuk membantu warga mengungsi, imbuh Teguh, Dandim 1702 Jayawijaya memimpin langsung pendirian dan penyediaan tenda darurat serta penyaluran bahan makanan.

"Bantuan makanan dari pemerintah setempat sudah tersedia, tinggal mendistribusikan nanti kepada warga di tempat pengungsian. Kami masih terus mendata jumlah warga yang turun ke Tiom," beber Teguh.

Hanya saja menurut Teguh, sinyal telekomunikasi menyulitkan petugas untuk berkoordinasi langsung dengan kepala distrik yang berada di lokasi.

Sebelumnya, Bupati Lanny Jaya Befa Jigibalom telah meminta bantuan helikopter kepada Kodam Cenderwasih, untuk membantu pengungsian warga. Namun hal itu tak jadi dilaksanakan karena kebanyakan warga sudah hampir tiba di Tiom.

"Cuaca ke lokasi tempat tinggal warga yang dilanda embun beku ini juga tak menentu. Saat ini yang terpenting menyiapkan tenda dan bahan makanan untuk saudara kita di tenda pengungsian," papar Befa.

Bencana embun es atau embun beku terjadi di Kabupaten Lanny Jaya, Papua. Akibatnya, ratusan warga di kabupaten itu mengungsi ke kabupaten lainnya seperti Kabupaten Puncak, Puncak Jaya, Nduga dan ke Kota Tiom, Ibu Kota Lanny Jaya.

"Saat ini tanaman dan ternak mati semua. Warga yang mengungsi berasal dari beberapa kampung di Distrik Kuyawage, Distrik Wanobarat, dan Distrik Goabaliem. Warga mengungsi untuk menghindari dampak yang lebih parah lagi," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya Christian Sohilait ketika dihubungi, Selasa 27 Oktober 2015. (Ans/Sun)

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS