Pameran Kain Tradisional Indonesia di Museum Nasional

Sejumlah perancang busana ternama memamerkan kain-kain tradisional dari berbagai penjuru Tanah Air. Mereka juga menampilkan sejumlah kain kuno berusia ratusan tahun.

Diterbitkan 20 Oktober 2001, 23:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Museum Nasional, sejak Jumat (19/10), memamerkan kain tradisional dari berbagai penjuru Tanah Air, seperti batik, songket, tenun sutra, ikat, dan sulaman. Pameran yang digelar sejumlah perancang busana ternama, seperti Iwan Tirta, Ghea Panggabean, Nela Anwar, dan Prajudi ini juga menampilkan sejumlah kain kuno yang usianya mencapai ratusan tahun. Dari pemantauan SCTV, terlihat kain panjang dari Aceh yang telah berusia 96 tahun dan kain kampuhan bangun tulak yang berusia 100 tahun asal Keraton Surakarta.

Menurut para perancang, keindahan seni budaya tekstil tradisional asli Indonesia patut dibanggakan. Sebab, karya tersebut telah diakui negara lain sebagai karya seni yang bermutu tinggi. Selain menampilkan kain tradisional untuk busana, para perancang juga memamerkan sejumlah kain adat untuk interior rumah, seperti kamar tamu, tempat tidur, dan meja makan.(SID/Edi Priyono dan Binsar Rahardian)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6