Korban Tewas Minuman Keras Oplosan di Malang Jadi 9 Orang

Kepolisian menyelidiki lokasi pembelian miras oplosan tersebut, tapi terkendala keluarga korban yang enggan memberikan keterangan utuh.

Diterbitkan 17 April 2014, 18:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Malang - Korban minuman keras (miras) oplosan di Malang, Jawa Timur, terus bertambah. Sampai siang tadi, sudah 9 orang tewas dan 5 orang lainnya masih kritis.

Kepolisian menyelidiki lokasi pembelian miras oplosan tersebut. Namun itu terkendala oleh keluarga korban yang enggan memberikan keterangan secara utuh.

"Kami menyelidiki di mana miras oplosan itu dibeli. Kendalanya, pihak yang tahu pesta miras itu dan pihak keluarga korban menutup diri," kata Kapolres Malang AKBP Adi Deriyan di Malang, Jawa Timur, Kamis (17/4/2014).

Kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain belasan bekas botol bir, 1 botol bekas miras tanpa label, beberapa minuman berenergi. Seluruh barang bukti dilimpahkan ke Laboratorium Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Uji laboratorium sisa-sisa miras di Polda Jatim guna memastikan apa saja bahan yang dicampur dalam miras tersebut," ujar Adi.

Lebih dari 14 orang lelaki dan perempuan sebelumnya menggelar pesta miras. Pesta itu dilakukan di rumah kontrakan Edwin Bachrudin, di Jalan Sumberwaras, Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Senin 14 April 2014.

Sang tuan rumah Edwin, menjadi salah satu korban tewas setelah sempat dibawa ke RSUD dr Sutomo, Surabaya.

Korban meninggal lainnya setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Lawang Malang dan RS Syaiful Anwar Malang antara lain Sri Dwi Astuti, Kholili, Arifdian, Jayadi, Jafar, Susionardi, Rudi Siswanto. Seorang korban lagi meninggal pada pukul 09.00 di RSUD Lawang adalah Suparmo.

Sedangkan korban dalam kondisi kritis antara lain Satuin (40), Sutikno (29), Paito (34), Tika dan Tri Hardiyanto (32). Mereka menjalani perawatan di RSSA Malang dan RSUD Lawang, Malang. (Anri Syaiful)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6