Tanglong, Tradisi Menyambut Lailatulkadar

Menyambut malam lailatulkadar, warga Kota Banjarbaru, Kalsel, menggelar Festival Tanglong atau parade mobil berhias lampu kertas aneka bentuk. Dan atraksi kembang api pun menandai dibukanya festival.

Diterbitkan 08 Oktober 2007, 13:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Banjarbaru: Warga Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mempunyai tradisi unik menyambut malam-malam ganjil bulan suci Ramadan yang diyakini sebagai malam lailatulkadar. Mereka menggelar Festival Tanglong atau parade mobil berhias lampu kertas aneka bentuk. Festival kian semarak dengan atraksi kembang api.

Atraksi kembang api ini sekaligus penanda dibukanya Festival Tanglong. Kendaraan hias itulah yang disebut tanglong oleh penduduk Banjarbaru. Ada lebih dari seratus tanglong aneka bentuk yang memeriahkan festival menyambut malam lailatulkadar.

Umumnya bentuk tanglong tak lepas dari nuansa islami. Ada tanglong menyerupai masjid, burung buraq, dan berbagai bentuk unik lain. Bagi tanglong berpenampilan terbaik akan menerima hadiah piala dan uang.(ANS/Emir Faisal dan Soeb)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6