Kereta Semen yang Anjlok Mulai Dievakuasi

Selain mengevakuasi gerbong, PT KAI harus memperbaiki rel kereta sepanjang 300 meter yang rusak berat. PT KAI Sumbar menjanjikan jalur pengangkutan semen curah

Diterbitkan 06 Agustus 2007, 05:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kereta semen anjlok di Padang pada 5 Agustus karena rem blong.
  • PT KAI evakuasi gerbong dan perbaiki 300 meter rel rusak berat.
  • PT Semen Padang rugi karena stok semen 11 ribu ton tidak terpenuhi.

Liputan6.com, Padang: Rangkaian kereta semen yang anjlok di dekat Stasiun Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatra Utara, Ahad (5/8) petang, mulai dievakuasi. Gerbong yang tak rusak terlalu parah diselamatkan terlebih dahulu. PT Kereta Api Indonesia juga memperbaiki rel kereta sepanjang 300 meter yang rusak berat.

Hingga saat ini, PT KAI Sumbar belum memperoleh keterangan pasti dari masinis kereta mengenai penyebab kecelakaan. PT KAI Sumbar menjanjikan jalur pengangkutan semen curah dari Indarung ke Teluk Bayur akan kembali normal dalam waktu dua hari.

Menurut Hasman H.S., Kepala Urusan Pengantongan PT Semen Padang, kecelakaan ini mengakibatkan PT Semen Padang tak bisa memenuhi kebutuhan stok semen di Teluk Bayur sebesar 11 ribu ton. Jika dalam lima hari ke depan jalur tersebut belum bisa dilewati, pihaknya akan menanggung kerugian Rp 100 juta per hari.

Kereta nahas ini terguling karena rem blong. Sebanyak 17 dari 20 rangkaian gerbong terlepas, sembilan di antaranya terbalik. Sesaat setelah kecelakaan terjadi, warga sekitar termasuk anak-anak sempat memperebutkan sekitar 150 ton semen senilai Rp 375 juta yang tumpah maupun yang masih berada di dalam gerbong Kereta Pengangkut Semen Anjlok.(TOZ/Denni Risman dan Arset Kusnadi)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6