Garuda-Pihak Bandara Bersitegang Menerima Kedatangan Jenazah

Pihak Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dan Garuda bersitegang karena masing-masing bersikeras menerima jenazah di tempat berbeda. Jenazah korban akhirnya diterima di terminal haji Bandara Soekarno-Hatta.

Diterbitkan 08 Maret 2007, 14:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Tangerang: Giarti Purnomo, jenazah korban pesawat Garuda GA 200 yang terbakar tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (8/3). Kedatangan jenazah Giarti sempat membuat pihak bandara dan maskapai penerbangan nasional Garuda bersitegang karena masing-masing bersikeras menerima jenazah di tempat berbeda. Namun, jasad Giarti yang dibawa dengan pesawat Garuda bernomor penerbangan GA 205 akhirnya diterima keluarga di terminal haji Bandara Soekarno-Hatta.

Pihak keluarga tak mampu menahan haru saat jenazah Giarti datang. Sofi, anak kedua korban tidak menduga ibunya akan pergi secepat ini. Sofi mengatakan, jasad Giarti akan dibawa ke Rumah Duka Dharmais. Walau demikian, pihak keluarga tidak dapat memastikan waktu pemakaman Giarti karena harus menunggu rapat keluarga. "Ada pemikiran akan dikremasi. Tapi, konfirmasinya nanti biar sama keluarga langsung," kata Martono, keluarga korban.

Jasad F.X. Sukamto juga direncanakan tiba di Bandara Cengkareng, pukul 13.00 WIB. Sejauh ini jumlah korban meninggal dunia sebanyak 22 orang. Tujuh di antaranya sudah bisa teridentifikasi termasuk Giarti dan Sukamto [baca: Republik Berduka].

Adapun pos koordinasi dan informasi Garuda di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta hari ini lebih lengang. Hanya beberapa anggota keluarga korban yang akan berangkat ke Yogyakarta dengan menggunakan biaya sendiri pagi tadi. Mereka tidak mau naik pesawat yang disediakan pihak Garuda pada pukul 17.00 WIB walau tidak dipungut biaya.

Pihak Garuda hingga kini belum tahu penyebab kecelakaan. Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar enggan berspekulasi mengenai penyebab kebakaran yang menimpa salah satu pesawat Garuda di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, kemarin pagi [baca: Garuda Belum Mau Komentar Penyebab Kecelakaan].(DNP/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6