Liputan6.com, Sidoarjo: Keinginan warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera Satu (Perumtas), Sidoarjo, Jawa Timur, untuk mendapatkan ganti rugi secara tunai bakal sulit tercapai. Pasalnya, Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Lapindo yang salah satu tugasnya menyelesaikan masalah sosial, melemparkan wacana relokasi. Hal ini diungkapkan juru bicara tim, Rudi Novrianto, Sabtu (22/2).
Saran untuk merelokasi warga ini berlainan dengan penjelasan timnas sebelumnya. Saat itu tim sudah memberi lampu hijau akan mengusahakan memberi ganti rugi kepada warga. Namun, wacana ini juga belum menjadi harga mati. Rudi mengaku belum tahu bagaimana mekanisme atau bentuk relokasi itu mengingat dalam kasus Perumtas banyak institusi yang akan dilibatkan.
Sebelumnya, selama dua hari ratusan warga Perumtas memblokade semua akses pintu masuk dan keluar Sidoarjo. Tak hanya itu, mereka juga sempat menduduki jalur rel kereta api dan akses menuju Bandar Udara Juanda, Surabaya. Warga mendesak pemerintah dan PT Lapindo Brantas memberi ganti rugi atas rumah dan tanah yang terendam lumpur panas [baca: Warga Perumtas Kembali Memblokade Akses ke Sidoarjo].
Namun, aksi warga ini akhirnya dibubarkan paksa oleh polisi. Pascapemblokadean, Jalan Raya Porong dan jalur kereta api kembali normal [baca: Aktivitas Perekonomian di Sidoarjo Berangsur Pulih].
Saat diblokade, sebanyak 11 kereta api dan komuter berhenti total dan tidak dapat beroperasi. Sejauh ini PT Kereta Api Indonesia belum melaporkan berapa jumlah kerugian akibat blokade itu.(IAN/Eko Yudho)
Saran untuk merelokasi warga ini berlainan dengan penjelasan timnas sebelumnya. Saat itu tim sudah memberi lampu hijau akan mengusahakan memberi ganti rugi kepada warga. Namun, wacana ini juga belum menjadi harga mati. Rudi mengaku belum tahu bagaimana mekanisme atau bentuk relokasi itu mengingat dalam kasus Perumtas banyak institusi yang akan dilibatkan.
Sebelumnya, selama dua hari ratusan warga Perumtas memblokade semua akses pintu masuk dan keluar Sidoarjo. Tak hanya itu, mereka juga sempat menduduki jalur rel kereta api dan akses menuju Bandar Udara Juanda, Surabaya. Warga mendesak pemerintah dan PT Lapindo Brantas memberi ganti rugi atas rumah dan tanah yang terendam lumpur panas [baca: Warga Perumtas Kembali Memblokade Akses ke Sidoarjo].
Namun, aksi warga ini akhirnya dibubarkan paksa oleh polisi. Pascapemblokadean, Jalan Raya Porong dan jalur kereta api kembali normal [baca: Aktivitas Perekonomian di Sidoarjo Berangsur Pulih].
Saat diblokade, sebanyak 11 kereta api dan komuter berhenti total dan tidak dapat beroperasi. Sejauh ini PT Kereta Api Indonesia belum melaporkan berapa jumlah kerugian akibat blokade itu.(IAN/Eko Yudho)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/474121/original/240207crelokasi_lapindo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3202507/original/071215900_1596847894-AP20220691523830.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618472/original/047612700_1782607192-000_B8JU4KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287291/original/083160400_1783207895-063_2284678786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299067/original/052484900_1784191879-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256851/original/004151200_1670703759-7_AP22344709351178.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299482/original/065812300_1784259465-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297796/original/002584500_1784106935-didier.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299317/original/088764800_1784212809-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297046/original/098584500_1784067058-Spain_s_Mikel_Oyarzabal__left__celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300004/original/015093400_1784283318-000_C2EH69E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4246766/original/006828700_1669910509-AP22335568653043.jpg)