Sukses

Seorang Warga Mamasa Melihat Pesawat Terbang Rendah

Liputan6.com, Mamasa: Halimah, warga Desa Tamal Inti, Kecamatan Tandukkalua, Mamasa, Sulawesi Barat, mengaku melihat sebuah pesawat terbang rendah pada 1 Januari lalu. Hal itu dinilai Halimah sebagai tidak wajar. Dan setelah pesawat hilang dari pengelihatan, Halimah mengaku mendengar suara ledakan keras. Demikian dikemukakan Halimah kepada SCTV, Kamis (4/1).

Jika keterangan ini dikaitkan dengan informasi warga Desa Rangoan, Matangna, Polewali Mandar, Sulbar, sebelumnya, maka jalur itu membentuk garis lurus dan menimbulkan spekulasi pesawat dapat saja jatuh di daratan. Keterangan Halimah juga menjadi petunjuk baru bagi tim pencari pesawat Adam Air itu [baca: Simpang Siur Berita Penemuan Pesawat Adam Air].

Diperkirakan pesawat bernomor penerbangan KI-574 tersebut jatuh di sekitar Mamasa. Namun dugaan tinggal dugaan sampai fisik pesawat jurusan Surabaya-Manado benar-benar ditemukan.

Sejauh ini proses pencarian pesawat Adam Air masih terus dilanjutkan. Hari ini, KRI Ajak 653 TNI Angkatan Laut memfokuskan pencarian dari Selat Makassar hingga Teluk Mandar, Majene, Sulbar. Sebenarnya kapal ini dilengkapi alat deteksi bawah air yang disebut sonar. Tapi pencarian belum juga membuahkan hasil. Saat ini awak kapal yang dipimpin Mayor Laut Ahmad Wibisono kembali menyisiri laut dari perairan Pulau Ambo ke Kecamatan Simbolo, Kepulauan Mamuju.

Saat penyisiran di laut, awak kapal sempat menemukan gelas minuman. Tetapi pihak KRI menyebutkan tidak ada tanda-tanda bahwa gelas tersebut milik pesawat Adam Air. Sebelumnya pihak posko menyebutkan penyisiran melalui darat juga telah dilakukan di wilayah Desa Deking dan Ulumanda, Malunda, sampai perbatasan Mamuju.

Tadi siang, regu pencari yang dibantu pesawat pengintai Singapura juga ikut mencari pesawat Adam Air yang hilang. Hasil pelacakan pesawat pengintai diperkirakan pesawat nahas jatuh di sekitar pegunungan, perbatasan Sulbar dan Sulawesi Selatan. Informasi regu pencari menyatakan titik koordinat jatuhnya pesawat sudah terlacak, berada di sekitar di Pegunungan Guntu Mappa Urang, Mambi, Kabupaten Mamasa [baca: Titik Lokasi Jatuh Pesawat Adam Air Ditemukan].

Sementara itu, sejumlah keluarga korban masih mendatangi posko Adam Air di Bandar Udara Sultan Hasanudin, Makassar, Sulsel. Sejak pagi mereka telah mendatangi posko ini untuk mencari tahu perkembangan pencarian pesawat yang membawa kerabat mereka. Sebagian besar dari mereka ini adalah pihak keluarga korban yang masih bertahan di Makassar. Sedangkan sebagian anggota keluarga lain telah kembali ke daerah asal masing-masing.

Mereka mengaku akan tetap bertahan sampai pesawat Adam Air yang hilang ditemukan. Mereka menyatakan sedih karena nasib keluarganya hingga kini belum jelas seiring belum ditemukannya pesawat nahas itu. Mereka berharap pesawat segera ditemukan dan nasib anggota keluarga juga dapat diketahui.(MAK/Tim Liputan 6 SCTV)

    Video Populer News

    Tutup Video