Warga di Lombok Barat Menyerang Jemaat Salafi

Warga Dusun Beroro, Kabupaten Lombok Barat, NTB, menyerang puluhan pengikut jemaat Salafi yang ajarannya dinilai sesat. Masyarakat marah karena jemaat Salafi kalau berzikir terlalu keras dan mengganggu lingkungan.

Diterbitkan 16 Juni 2006, 19:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Lombok Barat: Ratusan warga Dusun Beroro, Desa Jembatan Kembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusatenggara Barat menyerang 50 pengikut kelompok Salafi, Jumat (16/6). Sejumlah pimpinan kelompok Salafi dipaksa keluar dari masjid usai melaksanakan salat jumat. Warga marah karena ajaran Salafi dinilai sesat.

Warga membawa para pimpinan Salafi ke rumah kepala desa setempat. Mereka meminta pengikut kelompok yang ajarannya dianggap menyimpang itu meninggalkan Dusun Beroro. Warga mengaku terganggu karena kelompok Salafi selalu berdzikir dengan suara keras. Personel kepolisian setempat telah mengendalikan situasi sehingga keributan tidak meluas.

Penyerbuan terhadap anggota Salafi sudah dua kali terjadi di Lombok Barat. Peristiwa pertama terjadi Januari silam, ketika warga Desa Sesele, Kecamatan Gunungsari, menyerang pengikut Salafi.(AIS/Adhar Hakim)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6