Sukses

Rudolf Pardede Resmi Gubernur Sumut

Liputan6.com, Jakarta: Meski berstatus sebagai tersangka kasus pemalsuan ijazah, Rudolf Pardede dilantik sebagai pelaksana tugas Gubernur Sumatra Utara di Jakarta, Jumat (10/3). Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 2006, Wakil Gubernur Sumut ini akan melaksanakan tugasnya hingga akhir 2008. Namun, Rudolf akan diberhentikan sementara jika statusnya menjadi terdakwa.

Pelantikan Rudolf mendapat reaksi keras dari sebagian kalangan di Sumatra Utara. Mereka masih berunjuk rasa menolak Rudolf dengan alasan selain karena status tersangka, penunjukan Rudolf dinilai tidak mewakili aspirasi masyarakat Sumut [baca: Rudolf Pardede Terus Didesak Mundur].

Menanggapi tuntutan itu Rudolf menegaskan, pelantikannya sudah sesuai undang-undang. Dia pun mengelak dituding memalsukan ijazah. "Saya tidak pernah membikin ijazah palsu. Selama ini juga saya tidak pernah dipanggil sehingga saya tidak pernah menjawab," kata Rudolf.

Rudolf Pardede menggantikan Rizal Nurdin yang tewas dalam kecelakaan pesawat Mandala Airlines, September tahun silam. Sesuai ketentuan, wakil gubernur ini naik menggantikan posisi Nurdin. Namun langkahnya terganjal kasus pemalsuan ijazah saat dicalonkan sebagai gubernur. Sejauh ini Kejaksaan Tinggi Sumut sedang membahas status hukum Rudolf. Sementara berita acara pemeriksaan Rudolf dikembalikan ke Kepolisian Daerah Sumut.(YAN/Fajar Ilham dan Rudi Utomo)