Liputan6.com, Jakarta: Musibah kebakaran yang menghanguskan lebih dari seribu kios di pusat pertokoan Perusahaan Daerah Pasar Jaya, Blok M, Jakarta Selatan, menyisakan kesedihan yang mendalam bagi para pemilik kios. Maklumlah, mereka umumnya menggantungkan hidup pada kios yang sudah jadi abu itu sejak puluhan tahun silam.
Seperti keluarga Zulnasri dan Arniati. Kini, mereka bingung memikirkan upaya menutupi biaya hidup keluarganya. Kebakaran Senin silam itu telah menghanguskan dua kios obat milik mereka [baca: Kebakaran di PD Pasar Jaya Meluas]. Kerugian materi pun tak tanggung-tanggung. Mereka menderita kerugian sekitar Rp 1 miliar. Malangnya lagi, hanya satu kios yang diasuransikan.
"Ganti rugi itu juga belum mencukupi untuk membangun usaha seperti dulu lagi. Sementara saya sudah tidak punya apa-apa lagi. Seluruh tabungan yang disimpan di dalam kios juga ikut ludes terbakar," ujar Arniati dengan suara terbata-bata menahan tangis.
Kepiluan serupa dialami Khoirman, pemilik kios jahit di lantai satu. Pria ini hanya bisa memungut puing-puing besi bekas mesin jahit miliknya yang bisa dikumpulkan untuk dibawa pulang. Padahal, rezeki besar sebenarnya sudah dibayangkan Khoirman. Mendekati bulan puasa, biasanya adalah masa panen bagi penjahit seperti dirinya.
Sementara di lokasi kebakaran, hingga siang tadi masih dijaga ketat aparat keamanan. Penjagaan dilakukan buat mengantisipasi penjarahan seperti yang terjadi sebelumnya [baca: Api di PD Pasar Jaya Dipadamkan]. Sedangkan para pedagang belum mendapat kepastian kapan tempat penampungan pengganti yang dijanjikan bisa dipakai. Akhirnya, mereka pun berjualan di sepanjang jalan dekat lokasi kebakaran.(ADO/Widyaningsih dan Gatot Setiawan)
Seperti keluarga Zulnasri dan Arniati. Kini, mereka bingung memikirkan upaya menutupi biaya hidup keluarganya. Kebakaran Senin silam itu telah menghanguskan dua kios obat milik mereka [baca: Kebakaran di PD Pasar Jaya Meluas]. Kerugian materi pun tak tanggung-tanggung. Mereka menderita kerugian sekitar Rp 1 miliar. Malangnya lagi, hanya satu kios yang diasuransikan.
"Ganti rugi itu juga belum mencukupi untuk membangun usaha seperti dulu lagi. Sementara saya sudah tidak punya apa-apa lagi. Seluruh tabungan yang disimpan di dalam kios juga ikut ludes terbakar," ujar Arniati dengan suara terbata-bata menahan tangis.
Kepiluan serupa dialami Khoirman, pemilik kios jahit di lantai satu. Pria ini hanya bisa memungut puing-puing besi bekas mesin jahit miliknya yang bisa dikumpulkan untuk dibawa pulang. Padahal, rezeki besar sebenarnya sudah dibayangkan Khoirman. Mendekati bulan puasa, biasanya adalah masa panen bagi penjahit seperti dirinya.
Sementara di lokasi kebakaran, hingga siang tadi masih dijaga ketat aparat keamanan. Penjagaan dilakukan buat mengantisipasi penjarahan seperti yang terjadi sebelumnya [baca: Api di PD Pasar Jaya Dipadamkan]. Sedangkan para pedagang belum mendapat kepastian kapan tempat penampungan pengganti yang dijanjikan bisa dipakai. Akhirnya, mereka pun berjualan di sepanjang jalan dekat lokasi kebakaran.(ADO/Widyaningsih dan Gatot Setiawan)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4588612/original/076171200_1695698562-20230926-Bansos-Beras-Arbas-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5191453/original/000691000_1744960231-RaziaNTB1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541033/original/082609300_1774846921-jusuf_kalla_-_iran_klaim_kunjungan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/444760/original/310805bBlokM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)