Sukses

Terdakwa Bom Kuningan Bantah Dakwaan Jaksa

Liputan6.com, Jakarta: Iwan Darmawan alias Rois, terdakwa kasus peledakan bom Kuningan, Jakarta Selatan, membantah turut membantu sepak terjang Dr. Azhari dan Noordin M. Top. Dia mengatakan, gambaran fisik dua pentolan peledakan bom di berbagai daerah di Tanah Air itu, seperti yang disebarluaskan polisi sangat berbeda dengan orang-orang yang dituduhkan berkomplot dengannya.

"Di antara teman-teman saya tidak ada yang seperti itu. Baik dilihat dari postur tubuh, logat bicara atau pun hal lainnya," kata Rois dari ruang tahanan beberapa saat sebelum dia menghadiri persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (22/8).

Pada kesempatan itu, Rois mengatakan, menolak seluruh dakwaan yang diajukan jaksa penuntut umum Marendra Yana dalam persidangan sebelumnya. Dia juga membantah tuduhan menjadi penyandang dana aksi teror yang terjadi, 9 September 2004 [baca: Rois Dituntut Hukuman Mati].

Rois bersama seorang terdakwa lain, Heri alias Samboja, akhirnya tidak jadi menjalani persidangan, karena hari sudah terlalu sore. Sidang yang mengagendakan pembacaan pledoi kedua terdakwa ini rencananya dilanjutkan besok.(ADO/Carlos Pardede dan Gatot Setiawan)