Nurmahmudi Wali Kota Depok

Pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera memperoleh lebih dari 32.000 suara dalam pilkada di Depok. Nurmahmudi unggul atas pesaingnya Badrul Kamal. Hasil penghitungan suara ini diprotes.

Diterbitkan 05 Juli 2005, 21:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Depok: Mantan Menteri Kehutanan Nurmahmudi Ismail terpilih sebagai wali kota Depok untuk periode 2005-2010. Nurmahmudi mengalahkan pesaing kuatnya Badrul Kamal dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Depok, Jawa Barat, yang diumumkan Selasa (5/7). Nurmahmudi memperoleh lebih dari 32.000 suara.

Dalam perhitungan suara terakhir, pendukung Badrul Kamal tetap berupaya mempersoalkan hasil suara yang diperoleh Nurmahmudi. Mereka berusaha menunjukkan bukti adanya politik uang yang dilakukan kubu Nurmahmudi. Namun pihak Komisi Pemilihan Umum setempat mengatakan hasil perhitungan suara tersebut tetap sah.

Sebelumnya puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Depok berunjuk rasa di depan Kantor KPU setempat. Mereka meminta penghitungan suara pilkada dibatalkan atau dihitung kembali karena ada pelanggaran yang dilakukan salah satu kandidat [baca: Puluhan Warga Depok Menolak Hasil Pilkada].

Sementara itu, massa yang hendak menduduki Kantor KPU Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, untuk menunda penetapan calon bupati bentrok dengan polisi. Insiden terjadi karena massa tak puas atas hasil penghitungan suara pada 27 Juni silam. Bentrokan baru berhenti setelah anggota KPU Soppeng menemui massa.

Demonstran menuntut agar KPU Soppeng segera menuntaskan kecurangan dalam pelaksanaan pilkada di daerah mereka. Mereka menilai ada banyak kecurangan. Antara lain, politik uang dan penetapan pendaftaran pemilih yang dinilai asal-asalan. Akibat ini, sejumlah warga tidak memperoleh kartu pemilih.

Meski pelaksanaan pilkada diprotes banyak warga, pihak KPU setempat tetap melakukan penghitungan suara secara manual. KPU Soppeng akhirnya menetapkan pasangan Andi Sutomo-Sarimin Saransih sebagai bupati Soppeng periode 2005-2010.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6