Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat kremesan ayam bersarang sebenarnya cukup sederhana. Kuncinya terletak pada kekentalan adonan, suhu minyak, serta teknik menuangkan adonan agar membentuk serabut tipis yang saling menyatu.
Kremesan menjadi salah satu pelengkap ayam goreng yang membuat hidangan terasa lebih gurih dan renyah. Namun, tidak sedikit yang justru mendapatkan kremesan terlalu tebal, menggumpal, atau cepat melempem. Dengan beberapa langkah sederhana, kremesan ayam bisa dibuat bersarang cantik seperti yang biasa ditemukan di rumah makan. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (24/9/2026).Â
Siapkan Bahan Kremesan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357020/original/041064200_1790230485-Screenshot_2026-09-24_131312.jpg)
Sebelum membuat adonan, siapkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di dapur. Takaran dapat disesuaikan dengan jumlah ayam yang akan disajikan.
Bahan yang diperlukan antara lain:
- 100 gram tepung tapioka
- 2 sendok makan tepung beras
- 250 ml air atau kaldu ayam
- 1 butir kuning telur
- 1/2 sendok teh baking powder
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk
- Minyak goreng secukupnya
Jika tersedia, air rebusan bumbu ayam dapat digunakan sebagai campuran adonan. Rasanya akan lebih gurih dan aroma kremesan menjadi lebih kuat.
Campurkan Bahan hingga Tidak Menggumpal
Masukkan tepung tapioka, tepung beras, baking powder, garam, dan kaldu bubuk ke dalam wadah. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
Tambahkan kuning telur, lalu tuangkan air atau kaldu sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Pastikan tidak ada tepung yang menggumpal.
Adonan kremesan sebaiknya memiliki tekstur cukup encer. Adonan yang terlalu kental cenderung menghasilkan kremesan tebal dan kurang bersarang.
Advertisement
Panaskan Minyak dengan Suhu yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357019/original/038290800_1790230485-Gemini_Generated_Image_fm4r2wfm4r2wfm4r.jpg)
Gunakan minyak yang cukup banyak agar adonan bisa mengembang dan membentuk serabut ketika digoreng.
Panaskan minyak dengan api sedang hingga benar-benar panas. Jangan menggunakan api terlalu besar karena kremesan dapat cepat kecokelatan sebelum teksturnya renyah.
Untuk mengecek panas minyak, teteskan sedikit adonan. Jika adonan langsung menyebar dan naik ke permukaan, minyak sudah siap digunakan.
Tuang Adonan dari Jarak yang Tepat
Bagian ini menjadi salah satu kunci cara membuat kremesan ayam bersarang.
Ambil adonan menggunakan sendok atau botol dengan lubang kecil. Tuangkan adonan secara tipis dari jarak sekitar 20–30 sentimeter di atas permukaan minyak.
Gerakkan tangan secara memutar atau menyilang agar adonan menyebar dan membentuk banyak serabut. Jangan menuangkan adonan di satu titik karena kremesan bisa menggumpal dan tidak membentuk sarang.
Setelah adonan masuk ke minyak, tunggu beberapa detik hingga serabut mulai kokoh.
Lipat Kremesan agar Membentuk Sarang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407690/original/097718700_1762750679-kriuk.jpg)
Ketika bagian bawah kremesan mulai mengeras tetapi warnanya belum terlalu cokelat, dorong bagian pinggir menggunakan spatula atau sutil.
Lipat kremesan secara perlahan hingga membentuk gumpalan berongga. Jangan menekannya terlalu kuat agar rongga-rongga kecil tetap terbentuk.
Goreng kembali sampai warnanya kuning keemasan dan teksturnya terasa renyah.
Goreng sampai Kering agar Tidak Cepat Melempem
Kremesan yang belum cukup kering biasanya lebih cepat kehilangan kerenyahannya. Karena itu, pastikan kadar air di dalam kremesan sudah berkurang sebelum diangkat.
Setelah berwarna keemasan, angkat kremesan dan tiriskan. Letakkan di atas saringan atau rak agar minyak dapat turun dengan baik.
Hindari langsung menutup kremesan saat masih panas karena uap yang terperangkap dapat membuat teksturnya menjadi lembek.
Advertisement
Tips agar Kremesan Bersarang dan Renyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407676/original/008156400_1762750565-ayam.jpg)
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil kremesan lebih maksimal.
Pertama, buat adonan cukup encer agar mudah menyebar ketika terkena minyak. Kedua, pastikan minyak sudah panas sebelum adonan dituang.
Selain itu, tuangkan adonan secara tipis dan menyebar. Jangan memasukkan terlalu banyak adonan sekaligus karena serabut akan saling menumpuk dan menghasilkan kremesan yang tebal.
Gunakan api sedang selama proses menggoreng supaya kremesan matang secara merata dan tidak mudah gosong.
Kesalahan yang Membuat Kremesan Tidak Bersarang
Kremesan yang tidak bersarang biasanya disebabkan oleh beberapa kesalahan sederhana. Salah satunya adalah adonan terlalu kental sehingga sulit menyebar di permukaan minyak.
Minyak yang kurang panas juga dapat membuat adonan tenggelam dan menggumpal. Sebaliknya, minyak yang terlalu panas membuat kremesan cepat kecokelatan sebelum bagian dalamnya kering.
Kesalahan lainnya adalah menuangkan adonan terlalu dekat dengan minyak. Cobalah menuangkan dari jarak tertentu sambil menggerakkan tangan agar adonan membentuk serabut tipis.
Cara Menyimpan Kremesan agar Tetap Renyah
Kremesan sebaiknya benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam wadah. Gunakan wadah kedap udara agar tidak mudah menyerap kelembapan dari udara.
Jangan menyimpan kremesan ketika masih hangat karena uap panas dapat berubah menjadi embun di dalam wadah. Kondisi tersebut bisa membuat kremesan cepat melempem.
Kremesan yang sudah dingin dapat disajikan bersama ayam goreng, nasi hangat, sambal, dan lalapan.
Pertanyaan dan Jawaban seputar Cara Membuat Kremesan Ayam Bersarang
Mengapa kremesan tidak bersarang?
Kremesan bisa tidak bersarang karena adonan terlalu kental, minyak kurang panas, atau adonan dituangkan terlalu dekat dan pada satu titik.
Apa tepung yang digunakan untuk membuat kremesan?
Tepung tapioka dapat digunakan untuk membantu menghasilkan tekstur renyah dan berongga. Tepung beras dapat ditambahkan untuk membantu mendapatkan tekstur yang lebih ringan.
Bagaimana agar kremesan tidak cepat melempem?
Goreng kremesan hingga benar-benar kering, tiriskan dengan baik, lalu dinginkan sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.
Berapa jarak menuangkan adonan kremesan?
Adonan dapat dituangkan dari jarak sekitar 20–30 sentimeter di atas minyak agar menyebar menjadi serabut tipis.
Apakah kaldu ayam bisa digunakan untuk membuat kremesan?
Bisa. Air atau kaldu dari rebusan ayam dapat digunakan sebagai cairan adonan untuk memberikan rasa yang lebih gurih.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357131/original/047451800_1790234905-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356940/original/051953100_1790227062-HOAX__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356963/original/076849000_1790227753-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-24T122607.841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348780/original/066704200_1789457937-cek_fakta_-_pekerja_migran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357022/original/056090000_1790230485-Gemini_Generated_Image_xalow4xalow4xalo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340126/original/045524700_1788487340-ayam_goreng.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335647/original/093540500_1788010573-fbafc860-63ec-4bac-b0cd-776a4ba8f6d1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328838/original/033363700_1787209882-01M0ES295J7C5V2BY6KKQPFB04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321237/original/015223100_1786434414-977da3bf-ad69-45c3-8627-93b631925580.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306096/original/094510800_1784859881-Gemini_Generated_Image_l26v41l26v41l26v.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265415/original/060280300_1782111481-jangan_lupa_makan_enak_hari_ini_____________PenuhRasaPenuhCinta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5292225/original/033739300_1753247753-df3d8af6-35f2-435f-a56b-8a56f3fe5738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8043092/original/042441400_1780885760-Screenshot_2026-06-08_092836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407690/original/097718700_1762750679-kriuk.jpg)