Liputan6.com, Jakarta - Camilan tradisional berbahan umbi-umbian masih jadi favorit banyak orang karena rasanya manis dan mengenyangkan. Cara membuat talas singkong gula sebenarnya cukup sederhana, asalkan tahu triknya agar hasilnya cantik mengkilap dan bertekstur lembut.
Perpaduan talas dan singkong yang dimasak bersama gula menghasilkan rasa manis legit yang khas serta tampilan yang menggugah selera. Kudapan ini cocok disajikan sebagai camilan sore hari maupun suguhan pada berbagai acara keluarga.
Selain soal rasa, memahami kandungan gizi dan cara mengolah talas maupun singkong dengan benar juga penting untuk diperhatikan. Sejumlah sumber tepercaya turut membagikan tips agar kudapan ini aman dikonsumsi sekaligus matang sempurna.
Advertisement
Berikut adalah cara membuat talas singkong gula yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (24/9/2026).
Bahan-Bahan Membuat Talas Singkong Gula
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357039/original/060753200_1790231168-2.jpg)
Mengutip keterangan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), talas (Colocasia esculenta) diketahui memiliki kandungan protein dan vitamin yang lebih lengkap dibandingkan ubi, singkong, maupun ubi jalar, sehingga berpotensi menjadi sumber pangan alternatif yang menyehatkan. Perpaduan talas dan singkong dalam satu olahan pun menghadirkan tekstur unik, yakni lembut namun tetap memiliki sedikit kekenyalan khas singkong.
Berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan untuk membuat talas singkong gula dengan hasil cantik mengkilap dan lembut:
- 400 gram talas, kupas dan potong dadu berukuran sedang
- 400 gram singkong, kupas dan potong dadu dengan ukuran yang sama seperti talas
- 200 gram gula merah atau gula aren, sisir halus
- 100 gram gula pasir
- 400 mililiter air
- 2 lembar daun pandan, simpulkan
- 1/4 sendok teh garam
- Kelapa parut kukus secukupnya, sebagai pelengkap (opsional)
Advertisement
Cara Membuat Talas Singkong Gula yang Cantik dan Lembut
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357041/original/065532200_1790231168-3.jpg)
Setelah seluruh bahan siap, berikut langkah-langkah cara membuat talas singkong gula yang bisa diikuti di rumah:
- Cuci bersih talas dan singkong yang sudah dikupas dan dipotong dadu, lalu rendam sebentar dalam air garam untuk mengurangi getah pada talas sekaligus mencegah singkong berubah warna.
- Kukus talas dan singkong secara terpisah selama kurang lebih 20-25 menit hingga empuk, tetapi jangan sampai terlalu lembek atau hancur. Waktu memasak keduanya dipisah karena tingkat kematangannya bisa berbeda.
- Sembari menunggu proses pengukusan, buat larutan gula dengan merebus air bersama gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam menggunakan api sedang sampai seluruh gula larut sempurna.
- Saring larutan gula untuk memisahkan kotoran atau ampas dari gula merah, sehingga hasil akhirnya nanti terlihat lebih bersih dan mengkilap.
- Masak kembali larutan gula yang sudah disaring dengan api kecil hingga sedikit mengental dan berbuih halus menyerupai sirop, kira-kira selama 8-10 menit.
- Masukkan talas dan singkong yang telah dikukus ke dalam larutan gula kental tersebut, lalu aduk perlahan agar seluruh permukaan potongan terlapisi sirop secara merata.
- Lanjutkan memasak dengan api kecil sambil sesekali digoyang atau digulingkan secara perlahan. Hindari mengaduk terlalu sering agar potongan talas dan singkong tidak hancur.
- Masak hingga sirop gula menyusut, mengental, dan melapisi seluruh permukaan talas singkong secara merata dengan tampilan mengkilap, biasanya membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit.
- Matikan api, lalu diamkan beberapa saat hingga suhunya menurun agar lapisan gula sedikit mengeras sehingga tampilannya semakin cantik dan mengkilap saat disajikan.
- Sajikan talas singkong gula di piring saji, taburi kelapa parut kukus di atasnya apabila menyukai cita rasa gurih yang lebih kaya.
Kandungan Gizi Talas dan Singkong yang Perlu Diketahui
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357043/original/069889200_1790231168-1.jpg)
Sebelum mempraktikkan cara membuat talas singkong gula, ada baiknya memahami dahulu kandungan gizi dari kedua bahan utamanya. Berdasarkan data USDA FoodData Central, berikut perbandingan kandungan gizi talas dan singkong mentah dalam setiap 100 gram.
| Kandungan Gizi (per 100 gram) | Talas Mentah | Singkong Mentah |
|---|---|---|
| Energi | 112 kkal | 160 kkal |
| Karbohidrat | 26,5 gram | 38,1 gram |
| Protein | 1,5 gram | 1,4 gram |
| Lemak | 0,2 gram | 0,3 gram |
| Serat | 4,1 gram | 1,8 gram |
Dari tabel tersebut terlihat bahwa singkong memiliki kandungan energi dan karbohidrat yang lebih tinggi, sementara talas unggul pada kandungan seratnya. Kombinasi keduanya dalam satu kudapan pun dapat memberikan asupan energi sekaligus serat yang lebih seimbang.
Advertisement
Tips Seputar Talas dan Singkong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5364052/original/060209000_1759037132-pexels-daniel-dan-47825192-7543152.jpg)
Tips Mengolah Talas dan Singkong agar Aman Dikonsumsi
Talas dan singkong sebenarnya aman dikonsumsi asalkan diolah dengan cara yang tepat. Talas mentah mengandung kristal kalsium oksalat yang bisa menimbulkan rasa gatal di kulit maupun tenggorokan apabila tidak dimasak hingga benar-benar matang, sehingga sebaiknya dikupas menggunakan sarung tangan dan dimasak sampai empuk sempurna.
Sementara itu, singkong mentah secara alami mengandung senyawa yang berpotensi menghasilkan sianida apabila tidak diolah dengan benar. Melansir dari FAO (Food and Agriculture Organization), risiko tersebut dapat dikurangi secara signifikan dengan cara mengupas kulit singkong, memotongnya menjadi bagian-bagian kecil, kemudian merendam dan memasaknya hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi. Dengan mengikuti langkah pengolahan yang tepat, talas dan singkong dapat diolah menjadi kudapan yang lezat sekaligus aman bagi keluarga.
Tips agar Talas Singkong Gula Tampil Cantik Mengkilap dan Lembut Sempurna
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil akhirnya benar-benar cantik dan lembut. Pertama, potong talas dan singkong dengan ukuran yang seragam agar proses pengukusan matang secara merata. Kedua, jangan mengukus terlalu lama karena talas dan singkong yang terlalu lembek akan mudah hancur saat proses pelapisan gula berlangsung.
Ketiga, masak larutan gula dengan api kecil hingga sedang agar tidak gosong dan warnanya tetap bening kecokelatan, bukan cokelat gelap yang pahit. Keempat, gunakan gula merah atau gula aren berkualitas baik karena sangat memengaruhi rasa manis legit serta kilau alami pada hasil akhir. Terakhir, biarkan kudapan ini sedikit dingin sebelum disajikan agar lapisan gula mengeras sempurna dan tampilannya semakin menarik.
Variasi dan Cara Penyajian Talas Singkong Gula
Talas singkong gula dapat dikreasikan sesuai selera agar tidak monoton. Beberapa orang menambahkan pasta pandan alami untuk memberi warna hijau segar sekaligus aroma yang lebih harum, sementara yang lain menambahkan sedikit vanili untuk memperkaya rasa.
Sebagai pelengkap, taburan kelapa parut kukus atau sedikit wijen sangrai dapat menambah cita rasa gurih yang menyeimbangkan rasa manis dari gula. Kudapan ini paling nikmat disantap hangat sebagai teman minum teh atau kopi, tetapi juga tetap lezat disajikan dingin setelah disimpan di dalam lemari es. Untuk penyimpanan, sebaiknya gunakan wadah tertutup rapat agar tekstur lembutnya tetap terjaga dan tidak mudah mengering.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Talas Singkong Gula
1. Apakah talas dan singkong boleh dikukus bersamaan dalam satu wadah?
Sebaiknya dikukus terpisah karena waktu matang keduanya bisa berbeda, sehingga hasil akhirnya lebih empuk dan merata.
2. Kenapa talas bisa membuat gatal saat diolah?
Talas mentah mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat memicu rasa gatal, sehingga penting mengupasnya dengan sarung tangan dan memasaknya hingga benar-benar matang.
3. Berapa lama talas singkong gula bisa disimpan?
Kudapan ini sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup di lemari es dan dikonsumsi dalam 2-3 hari agar tekstur dan rasanya tetap terjaga.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357131/original/047451800_1790234905-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356940/original/051953100_1790227062-HOAX__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356963/original/076849000_1790227753-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-24T122607.841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348780/original/066704200_1789457937-cek_fakta_-_pekerja_migran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357037/original/056479300_1790231168-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338381/original/027499800_1788327083-kue_talas_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354719/original/063544800_1790060242-mohid-sanori-WXmSbcTplmg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357019/original/038290800_1790230485-Gemini_Generated_Image_fm4r2wfm4r2wfm4r.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357048/original/039447200_1790231219-HL_ayam_jamur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356869/original/074598900_1790223582-Depositphotos_27153371_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333531/original/010145600_1787794124-232bd688-a6cf-4359-a7ee-1993d4879195.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356817/original/094254400_1790221689-collage-1790221424688.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356825/original/064573800_1790221943-ChatGPT_Image_Sep_24__2026__10_44_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356592/original/094563900_1790211573-Yeji_to_Jakarta_for_Roger_Vivier_5.jpeg)