Resep Tempe Chili Padi Renyah yang Bikin Nagih

Resep tempe chili padi renyah dengan bumbu cabai rawit pedas gurih. Simak bahan, langkah antipahit, dan tips agar tempe tetap kriuk. Coba di rumah!

Diterbitkan 22 Agustus 2026, 16:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Resep tempe chili padi belakangan jadi primadona di dapur rumahan karena memadukan dua hal yang paling disukai lidah orang Indonesia: tekstur tempe goreng yang renyah dan sengatan pedas cabai rawit. Hidangan ini menyebar cepat lewat kanal memasak dan brand bumbu lokal, lalu diadopsi sebagai lauk sat-set yang murah meriah. Dari sepapan tempe seharga beberapa ribu rupiah, siapa pun bisa menyulapnya menjadi olahan tempe yang bikin nambah nasi tanpa menguras kantong.

Istilah "chili padi" berasal dari sebutan cabai rawit di kawasan Melayu-Asia Tenggara, cabai mungil yang justru menyimpan rasa pedas paling galak. Saat bertemu tempe, hasilnya bukan sekadar pedas, melainkan gurih, sedikit manis, dan wangi daun jeruk. Tempe yang jadi bahan utamanya pun bukan lauk sembarangan; ia makanan khas Indonesia hasil fermentasi kedelai yang telah menjadi warisan kuliner Nusantara selama ratusan tahun. Bagi anak kos maupun ibu rumah tangga, resep ini menawarkan solusi lauk rumahan yang praktis untuk makan siang maupun makan malam, berikut ulasan Liputan6.com.

Sekilas tentang Tempe Chili Padi

Tempe chili padi adalah hidangan kontemporer, bukan resep warisan kuno. Ia lahir dari tren masakan "chili padi" yang lebih dulu ramai lewat ayam, cumi, hingga tongkol, kemudian diadaptasi ke tempe. Konsepnya sederhana: tempe digoreng kering lebih dulu, lalu diaduk cepat bersama bumbu cabai rawit yang ditumis harum. Yang membedakannya dari tempe orek atau kering tempe adalah profil rasanya yang didominasi pedas segar cabai rawit dengan aksen asam jawa, bukan manis kecap yang pekat.

Bahan utamanya, tempe, berakar dari Pulau Jawa dan telah dikenal lebih dari empat abad. Michelin Guide mencatat karakter tempe yang khas; dikutip dari Michelin Guide, "Tempe memiliki gigitan seperti kue dan rasa nutty yang cocok dengan kari dan cabai." Karakter itulah yang membuat tempe begitu klop dipadukan dengan cabai rawit dalam resep ini.

Dari sisi gizi, tempe punya nilai yang mengesankan. Mengacu pada tinjauan dalam jurnal Future Foods, konsumsi tempe dikaitkan dengan efek antidiabetes, penurun kolesterol, peningkatan fungsi kognitif, hingga kesehatan usus. Sebagaimana dikutip dari Healthline, tempe juga kaya prebiotik serta isoflavon kedelai yang dapat membantu menurunkan kolesterol dan meredam stres oksidatif, di samping mineral seperti mangan, tembaga, dan fosfor. Berdasarkan publikasi di National Library of Medicine, sekitar 60 persen kedelai di Indonesia bahkan diolah menjadi tempe, gambaran betapa lekatnya bahan ini dengan keseharian kita. Tak heran tempe kerap dijadikan sumber protein nabati pengganti daging.

Dibanding tahu, tempe menawarkan tekstur yang lebih padat dan berkarakter. Culbertson, ahli gizi terdaftar, dikutip dari Cleveland Clinic mengatakan, "Untuk tempe, saya hampir menggambarkannya memiliki tekstur yang lebih menyerupai daging." Dilansir dari WebMD, tempe umumnya tidak memicu kembung atau gas sehingga ramah bagi perut yang sensitif. Cindy Chou, chef sekaligus ahli diet, dikutip dari Food Network mengatakan, "Rasa tempe mungkin terasa asing, tetapi benar-benar layak dicoba dengan berbagai metode memasak." Pembaca yang penasaran dengan manfaat tempe bagi kesehatan bisa menyelaminya lebih jauh, termasuk perannya sebagai makanan fermentasi kaya probiotik.

Baca juga: 16 Manfaat Tahu dan Tempe untuk Kesehatan

Bahan-Bahan Tempe Chili Padi

Kunci rasa resep ini ada pada duet cabai rawit merah dan hijau. Selain memberi warna menarik, cabai rawit menyimpan capsaicin yang bermanfaat bagi metabolisme dan bahkan dipercaya membantu meredakan nyeri. Berikut takaran lengkap untuk empat porsi.

Bahan Utama dan Marinasi

  • 1 papan tempe (sekitar 350 gram), potong bentuk korek api
  • 4 sdm tepung maizena
  • 1 sdm bumbu marinasi tempe instan (atau 1 sdt bawang putih bubuk dan 1/2 sdt garam)
  • 3 sdm air
  • minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Bumbu Chili Padi

  • 5 siung bawang putih
  • 6 siung bawang merah
  • 50 gram cabai rawit merah
  • 50 gram cabai rawit hijau
  • 4 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya

Bumbu Pelengkap

  • 2 sdt kaldu jamur bubuk
  • 2 sdt gula pasir
  • 1/8 sdt merica bubuk
  • 1 sdm air asam jawa
  • 100 ml air

Cara Membuat Tempe Chili Padi

  1. Potong tempe bentuk korek api atau iris miring tipis agar cepat kering dan bumbu mudah meresap.
  2. Campur tepung maizena, bumbu marinasi, dan air dalam wadah hingga menjadi adonan encer, lalu masukkan tempe dan aduk sampai seluruh permukaan terbalut rata.
  3. Panaskan minyak yang cukup banyak dengan api sedang, goreng tempe sambil sesekali dibalik hingga kuning kecokelatan dan kering, lalu angkat dan tiriskan.
  4. Blender atau chopper kasar bawang putih, bawang merah, cabai rawit merah, cabai rawit hijau, dan daun jeruk hingga setengah halus dan masih bertekstur.
  5. Tumis bumbu chili padi dengan sedikit minyak di api sedang hingga harum dan warnanya matang, sekitar 3 hingga 4 menit.
  6. Tuang air, lalu bumbui dengan kaldu jamur, gula pasir, merica, dan air asam jawa, aduk rata dan masak hingga bumbu sedikit mengental dan menyusut.
  7. Masukkan tempe goreng, aduk cepat hingga seluruh potongan tempe terlapisi bumbu secara merata.
  8. Koreksi rasa, matikan api, lalu sajikan segera selagi tempe masih renyah bersama nasi hangat.

Tips agar Tempe Chili Padi Renyah Maksimal

Perlakukan tempe berbeda dari tahu. Catherine Brown, chef berbasis nabati, dikutip dari Today's Dietitian menyatakan, "sebagian besar konsumen melakukan kesalahan dengan memperlakukan tempe seperti tahu." Beberapa trik berikut memastikan hasilnya renyah dan bebas pahit.

  • Kukus dulu untuk mengusir pahit. Kukus atau rebus potongan tempe sekitar 5-10 menit sebelum digoreng untuk menetralkan rasa pahit alami sekaligus membantu bumbu meresap.
  • Potong tipis bentuk korek api. Semakin tipis dan luas permukaannya, semakin renyah hasil gorengan tempe.
  • Seimbangkan asin dan manis. Garam membantu menekan rasa pahit, sementara sedikit gula mendorong warna cokelat cantik saat bumbu ditumis.
  • Pilih tempe yang segar. Tempe berkualitas berwarna putih gading dengan kedelai terikat padat oleh jamur putih (miselium) dan beraroma kacang; hindari yang berbau tajam seperti amonia. Bungkus rapat dan simpan sisa tempe di kulkas agar tidak cepat berlendir, seperti diulas dalam panduan cara menyimpan tempe setengah potong.
  • Goreng dengan minyak banyak dan api sedang. Jangan menumpuk tempe di wajan agar matang merata dan kering sempurna; balik sesekali supaya tidak gosong.
  • Masukkan tempe di akhir. Aduk cepat lalu sajikan segera agar teksturnya tetap kriuk; jika suka versi lebih basah dan meresap, tambahkan sedikit air sebelum tempe dimasukkan.

Baca juga: Cara Menyimpan Tempe di Kulkas agar Tetap Segar hingga 6 Hari

Variasi dan Substitusi Tempe Chili Padi

Versi ekstra pedas atau lebih ringan. Untuk pencinta pedas ekstrem, biarkan biji cabai rawit tetap utuh dan tambahkan beberapa cabai rawit bulat langsung ke tumisan. Sebaliknya, kurangi level pedas dengan mengganti sebagian cabai rawit dengan cabai merah besar yang rasanya lebih lembut.

Tambah petai atau teri. Ingin rasa yang lebih menggigit? Lemparkan petai belah atau teri medan goreng saat mengaduk bumbu. Perpaduan tempe, cabai, dan petai memang klasik dan membuat lauk ini makin boros nasi.

Versi lebih sehat tanpa banyak minyak. Bila ingin lebih ringan, kukus tempe lalu panggang di air fryer alih-alih digoreng rendam minyak sebelum diaduk dengan bumbu chili padi. Cara ini memangkas lemak tanpa mengorbankan aroma. Untuk inspirasi lain, telusuri olahan tempe kekinian maupun aneka sambal khas Indonesia sebagai pendamping.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tempe Chili Padi

Apa beda chili padi dengan cabai rawit biasa?

Keduanya pada dasarnya sama. "Chili padi" adalah sebutan populer di Malaysia dan Singapura untuk cabai rawit alias bird's eye chili. Dalam resep ini, cabai rawit merah dan hijau dipakai bersama agar warnanya menarik dan pedasnya berlapis. Anda bebas menyesuaikan jumlahnya sesuai daya tahan terhadap pedas.

Kenapa tempe terasa pahit dan bagaimana mengatasinya?

Rasa pahit muncul dari proses fermentasi alami tempe, terutama bila dipotong tebal. Solusinya, kukus atau rebus tempe sebentar sebelum digoreng untuk menetralkan pahit, lalu bumbui dengan cukup garam. Memotong tempe tipis dan menggorengnya hingga benar-benar kering juga menyamarkan rasa pahit sekaligus menambah tekstur renyah.

Bagaimana cara menyimpan tempe agar tetap segar?

Simpan tempe di kulkas dalam wadah kedap udara atau bungkus rapat agar fermentasinya melambat sehingga tahan beberapa hari. Untuk stok lebih lama, bekukan tempe di freezer dan pastikan kondisinya kering sebelum disimpan agar tidak berlendir. Sisa tempe chili padi yang sudah matang cukup ditaruh di wadah tertutup dan dihangatkan kembali; rasanya justru makin meresap keesokan harinya.

Baca juga: 10 Langkah Menyimpan Tempe agar Tahan Lama Tanpa Kulkas

Dengan bahan murah dan langkah ringkas, tempe chili padi membuktikan lauk sederhana bisa terasa istimewa. Kuncinya ada pada tempe yang digoreng kering, bumbu cabai rawit yang ditumis harum, serta penyajian selagi renyah. Selamat mencoba di dapur, dan sesuaikan tingkat pedasnya dengan selera keluarga.