Liputan6.com, Jakarta - Resep perkedel jamur tiram gurih untuk lauk bisa menjadi pilihan menarik jika Anda ingin menyajikan hidangan sederhana, hemat, tetapi tetap menggugah selera. Jamur tiram memiliki tekstur yang lembut dan rasa gurih alami (umami), sehingga cocok diolah menjadi perkedel tanpa harus menggunakan banyak bahan tambahan.
Selain cocok dijadikan lauk pendamping nasi hangat, perkedel jamur tiram juga bisa menjadi camilan sehat untuk keluarga. Proses pembuatannya pun cukup praktis dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar maupun supermarket. Berikut Liputan6.com ulas resep perkedel jamur tiram yang gurih renyah dan tidak mudah hancur.
Bahan-bahan Perkedel Jamur Tiram
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5444648/original/041270900_1765784491-h.jpg)
Siapkan bahan berikut:
- 300 gram jamur tiram, suwir-suwir
- 2 butir telur (1 butir untuk adonan, 1 butir untuk pelapis)
- 4 siung bawang putih
- 5 siung bawang merah
- 2 batang daun bawang, iris tipis
- 2 sendok makan tepung terigu
- 2 sendok makan tepung tapioka
- 1 sendok makan kaldu bubuk
- ½ sendok teh lada bubuk
- ½ sendok teh garam (sesuaikan selera)
- 1 sendok teh ketumbar bubuk (opsional)
- Minyak goreng secukupnya
Advertisement
Cara Membuat Perkedel Jamur Tiram
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295952/original/040565700_1783996712-be1a9333-41f3-4b56-9e24-e56ec37c6db2.jpg)
1. Siapkan Jamur
Cuci jamur tiram hingga bersih, lalu tiriskan. Kukus sekitar 10 menit agar teksturnya lebih lunak.
Setelah agak dingin, peras jamur hingga airnya benar-benar keluar. Langkah ini penting agar perkedel tidak mudah hancur saat digoreng.
2. Haluskan Bumbu
Haluskan bawang putih dan bawang merah. Anda bisa mengulek atau menggunakan chopper agar lebih praktis.
3. Campurkan Semua Bahan
Masukkan jamur yang sudah disuwir ke dalam wadah. Tambahkan bumbu halus, tepung terigu, tepung tapioka, satu butir telur, daun bawang, lada, garam, kaldu bubuk, dan ketumbar bubuk.
Aduk hingga semua bahan tercampur rata dan adonan bisa dipulung.
4. Bentuk Perkedel
Ambil adonan secukupnya, lalu bentuk bulat pipih seperti perkedel pada umumnya. Susun di atas piring agar lebih mudah saat proses pelapisan.
5. Celupkan ke Telur
Kocok satu butir telur yang tersisa. Celupkan setiap perkedel ke dalam telur sebelum digoreng. Lapisan telur membantu perkedel lebih kokoh dan menghasilkan warna kuning keemasan setelah matang.
6. Goreng hingga Matang
Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng perkedel hingga kedua sisinya berwarna kuning kecokelatan.
Angkat dan tiriskan minyaknya sebelum disajikan.
Tips Agar Perkedel Jamur Tiram Tidak Mudah Hancur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8392800/original/009395400_1782273209-3739004578067726011.jpeg)
Agar hasil resep perkedel jamur tiram gurih untuk lauk semakin sempurna, perhatikan beberapa tips berikut:
- Peras jamur hingga benar-benar kering setelah dikukus.
- Jangan menambahkan terlalu banyak telur ke dalam adonan karena bisa membuatnya lembek.
- Gunakan kombinasi tepung terigu dan tepung tapioka agar teksturnya lebih padat tetapi tetap lembut.
- Goreng setelah minyak benar-benar panas agar perkedel tidak menyerap banyak minyak.
- Balik perkedel hanya sekali agar bentuknya tetap utuh.
Variasi Resep Perkedel Jamur Tiram
Jika ingin mencoba rasa yang berbeda, Anda bisa menambahkan beberapa bahan berikut.
1. Perkedel Jamur Keju
Campurkan keju parut ke dalam adonan untuk menghasilkan rasa gurih yang lebih kaya dan tekstur yang lumer di bagian tengah.
2. Perkedel Jamur Wortel
Tambahkan wortel parut agar tampilannya lebih berwarna sekaligus menambah kandungan serat.
3. Perkedel Jamur Pedas
Masukkan irisan cabai rawit atau bubuk cabai sesuai selera bagi pencinta makanan pedas.
4. Perkedel Jamur Tahu
Campurkan tahu putih yang sudah dihancurkan agar hasilnya lebih lembut sekaligus menambah volume adonan.
Ide Penyajian Perkedel Jamur Tiram
Perkedel jamur tiram cocok dipadukan dengan berbagai menu rumahan, seperti:
Nasi putih hangatAyam goreng atau ayam bakarIkan gorengSayur bening bayamSop ayamSambal terasi atau sambal bawangSaus sambal dan mayones sebagai camilan
Kandungan Gizi Jamur Tiram
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan bahan pangan yang rendah kalori namun kaya nutrisi. Berdasarkan data USDA FoodData Central dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, jamur ini mengandung protein nabati, serat, vitamin B kompleks seperti niasin dan riboflavin, serta mineral penting seperti kalium dan fosfor.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa jamur tiram mengandung senyawa antioksidan yang berpotensi membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Pertanyaan Seputar Perkedel Jamur Tiram
Apakah jamur tiram harus dikukus sebelum dibuat perkedel?
Ya. Mengukus jamur membantu mengurangi kadar air sekaligus membuat teksturnya lebih lunak. Setelah dikukus, jamur sebaiknya diperas hingga kering agar perkedel tidak mudah hancur.
Kenapa perkedel jamur mudah hancur saat digoreng?
Penyebab paling umum adalah kadar air jamur masih terlalu tinggi atau adonan kurang bahan pengikat seperti tepung. Pastikan juga minyak sudah cukup panas sebelum menggoreng.
Bisakah perkedel jamur tiram disimpan di freezer?
Bisa. Bentuk adonan terlebih dahulu, lalu simpan dalam wadah kedap udara di freezer. Saat akan dimasak, cukup cairkan sebentar, balur telur, lalu goreng hingga matang.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8820855/original/024125800_1782912081-gedung_ditjen_pajak-1_Juli_2026.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554383/original/032901000_1776069149-Gemini_Generated_Image_2yqeug2yqeug2yqe.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5444648/original/041270900_1765784491-h.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569602/original/027223600_1777448295-Mengemas_Baglog.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567538/original/029532500_1777286309-IMG_20260427_115251.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567535/original/063351100_1777286307-IMG_20260427_114519.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530744/original/023326900_1773474014-Kandang_ayam_Model_Kabinet_Vertikal_Bertingkat__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514544/original/085134900_1772093625-WhatsApp_Image_2026-02-26_at_15.07.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491240/original/030663400_1770088817-Ternak_jangkrik_di_kardus__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2516814/original/025318500_1544084725-Charisse_Kenion.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316670/original/000674400_1785982471-2fc52d2b-2537-4bf2-a7d4-e5d14a1a1058.jpg)