Jennie BLACKPINK Kejutkan Panggung Tame Impala di Boston, Kenakan Gaun Lace Lawas

Jennie BLACKPINK muncul mendadak di konser Tame Impala di Boston, menyanyikan Dracula sambil mengenakan gaun arsip Betsey Johnson Spring/Summer 1999.

Diterbitkan 31 Juli 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jennie BLACKPINK menghadirkan momen kejutan di konser Tame Impala di Boston. Ia tiba-tiba naik ke atas panggung dan ikut tampil bersama grup asal Australia tersebut.

Sesaat kemudian, sorotan publik tertuju pada busananya, yakni gaun arsip bernuansa lace yang tampak berani sekaligus elegan di bawah lampu panggung. Sejak fokus pada proyek solo, idola yang kerap dijuluki "Human Chanel" itu makin dikenal dengan tampilan panggung yang tegas, sensual, dan tetap berkelas. 

Pada sesi penampilannya, Jennie membawakan "Dracula", lagu yang menjadi hits kolaborasinya dengan Tame Impala. Riuh sorak penonton menguat ketika ia mengambil alih mikrofon dan menyapa panggung dengan percaya diri. Nuansa gelap dan misterius dari nomor tersebut memberi latar yang serasi untuk kemunculan mendadaknya di konser itu.

Gaun Arsip 1999 Bernuansa Lace

Gaun yang dikenakan Jennie berasal dari arsip Betsey Johnson koleksi Spring/Summer 1999, yang kembali terekspos hampir tiga dekade setelah pertama kali melenggang di runway.

Rancangan ini berupa slip dress lace hitam transparan dengan siluet body-hugging, berpola bunga dan detail tembus pandang yang menampilkan kesan sensual sekaligus edgy.

Aksen renda pada bagian bust dan hemline menegaskan referensi akhir 1990-an, sementara konstruksinya yang ringan membuat setiap gerakan di bawah sorot lampu tampak dramatis. Estetika Betsey Johnson dikenal identik dengan gaya punk feminin, sentuhan romantis, dan siluet berani.

Koleksi Spring/Summer 1999 menjadi representasi kuat DNA sang desainer, memadukan nuansa lingerie-inspired dengan detail lace, serta karakter rebellious.

Gaun yang sama sebelumnya diperagakan supermodel Karen Elson pada presentasi runway musim tersebut, dan kemunculannya di panggung musik menegaskan relevansi mode era 1990-an di kalangan bintang global.

Riasan dan Hair Do Punk Feminine

Penampilannya dilengkapi rambut panjang bergelombang yang dibiarkan tergerai, riasan smoky eyes, dan aksesori minimal agar siluet gaun vintage menjadi pusat perhatian.

Kombinasi busana arsip, tata rias yang terkesan effortless, dan karisma panggung menghasilkan tampilan modern tanpa kehilangan nuansa nostalgia khas akhir dekade 1990-an.

Usai momen ini viral, penggemar mode cepat mengidentifikasi busana tersebut sebagai Archival Revival Betsey Johnson Spring/Summer 1999, menambah deretan penampilan Jennie yang menghidupkan kembali koleksi-koleksi bersejarah di panggung dunia.