Liputan6.com, Jakarta Saat cuaca dingin atau hujan turun, sepanci kuah mendidih di tengah meja sering menjadi primadona. Tak heran, banyak orang penasaran sebenarnya apa itu hotpot yang belakangan ramai di media sosial hingga restoran.
Pertanyaan soal apa itu hotpot wajar muncul karena sajian ini terlihat sederhana tetapi memiliki banyak variasi. Pada dasarnya, hotpot adalah cara menikmati makanan dengan merebus aneka bahan segar langsung di dalam kuah panas.
Merujuk laporan South China Morning Post, akar hotpot dapat ditelusuri hingga 800 sampai 1.000 tahun lalu ke masa Kekaisaran Mongol dan Dinasti Yuan. Dari tradisi sederhana itu, hotpot berkembang menjadi budaya makan bersama yang kini mendunia. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Senin (13/7/2026).Â
Advertisement
Apa Itu Hotpot? Pengertian dan Ciri Khasnya
Pertanyaan mengenai apa itu hotpot sebenarnya bisa dijawab dengan singkat. Hotpot adalah metode memasak sekaligus hidangan di mana sepanci kaldu dijaga tetap mendidih di atas meja makan, lalu setiap orang mencelupkan dan memasak sendiri bahan mentah pilihannya.
Istilah aslinya dalam bahasa Mandarin adalah huoguo yang secara harfiah berarti panci api, merujuk pada panci yang dimasak di tengah meja dan bukan pada rasa pedasnya. Bahan-bahannya diiris tipis agar cepat matang, lalu dicocol ke saus sebelum disantap.
Bahan hotpot sangat beragam, mulai dari irisan daging sapi tipis, aneka seafood, tahu, bakso, sayuran hijau, hingga jamur. Banyak penikmatnya menambahkan jamur enoki dan mi untuk melengkapi santapan agar makin mengenyangkan.
Lebih dari sekadar makanan, hotpot adalah ritual kebersamaan yang mempererat hubungan antarorang. Naoko Takei Moore, penulis buku masak sekaligus pakar panci donabe, dikutip dari Taste Cooking menyatakan, "Hot pot benar-benar dimaksudkan untuk berbagi."
Advertisement
Sejarah dan Asal-usul Hotpot
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295366/original/023032700_1783927433-subagus-indra-zpYpAotCIkA-unsplash.jpg)
Sejarah hotpot terbentang panjang dan tidak berasal dari satu titik tunggal. Salah satu legenda populer mengaitkannya dengan prajurit berkuda Mongol yang konon merebus daging di dalam helm baja mereka pada malam-malam yang dingin.
Panci tembaga yang diduga dipakai memasak ala hotpot telah ditemukan di China utara dan berasal dari periode Tiga Kerajaan, sekitar 220 sampai 280 Masehi. Pada abad-abad berikutnya, para bangsawan Dinasti Ming dan Qing pun gemar menikmati hotpot sebelum hidangan ini menyebar dan menyesuaikan diri dengan selera tiap daerah.
Versi lain yang lebih membumi menyebut hotpot pedas khas Chongqing lahir dari para penarik perahu dan pekerja pelabuhan di tepi Sungai Yangtze. Mereka merebus jeroan murah dalam kuah pedas berminyak untuk menutupi bau amis sekaligus menghangatkan badan, dan dari sanalah cikal bakal kuah mala yang kini mendunia.
Kini Chongqing bahkan dijuluki sebagai ibu kota hotpot karena warungnya nyaris ada di setiap sudut kota. Dari sekadar penghangat tubuh saat musim dingin, hotpot menjelma menjadi santapan sepanjang tahun yang digemari di banyak negara, termasuk Indonesia. Baca juga: Meramu Hot Pot Kuah Mala Racikan Restoran Langsung di Rumah.
Ragam Jenis Kuah Hotpot yang Populer
Kunci kelezatan hotpot terletak pada kuahnya, dan setiap wilayah punya racikan khasnya sendiri. Mulai dari yang bening dan ringan sampai yang pedas menggigit, ragam kuah inilah yang membuat pengalaman menyantap hotpot tak pernah membosankan.
Variasi hotpot di China sangat bergantung pada wilayahnya. Gaya Jiangsu-Zhejiang menyuguhkan kaldu ayam dengan kelopak bunga krisan yang manis dan harum, gaya Yunnan menonjolkan aneka jamur, sementara gaya Guangdong terkenal dengan seafood dalam kuah yang lebih ringan.
- Kuah Mala - Berasal dari Sichuan, nama mala berasal dari kata ma (mati rasa) dan la (pedas). Perpaduan merica Sichuan dan cabai memberi sensasi pedas menggigit yang membuat ketagihan.
- Kuah Tom Yum - Kuah asam pedas khas Thailand dengan aroma serai dan jeruk nipis. Cocok bagi penyuka rasa segar, seperti pada kuah tom yum khas Thailand yang kaya rempah.
- Kuah Kolagen - Dibuat dari kaldu ayam atau tulang yang direbus lama hingga kental dan gurih. Selain lezat, kuah ini dipercaya baik untuk kesehatan kulit.
- Kuah Miso - Berasal dari Jepang dan terbuat dari kedelai fermentasi. Rasanya gurih lembut serta tidak pedas sehingga ramah untuk anak-anak.
- Kuah Kaldu Ayam Bening - Ringan dan hangat, cocok dipadukan dengan hampir semua isian, dari daging, seafood, hingga sayuran.
- Kuah Sukiyaki - Bercita rasa gurih manis karena memakai kecap asin dan gula. Anda bisa meniru resep suki khas Jepang untuk menikmatinya di rumah.
Baca juga: 8 Bumbu Tom Yum Simple yang Lezat dan Autentik di Rumah, 3 Resep Steamboat Kuah Tom Yum yang Segar, dan Resep Tom Yam Seafood khas Thailand.
Advertisement
Cara Menikmati dan Menyajikan Hotpot di Rumah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4678370/original/079800700_1701981537-chengdu-3874136_1280.jpg)
Menyajikan hotpot di rumah ternyata tidak sulit dan justru menghadirkan keseruan tersendiri. Anda hanya perlu menyiapkan alat masak sederhana, kuah, dan aneka bahan segar, lalu memasaknya bersama orang tersayang.
Berdasarkan ulasan G Adventures, menyantap hotpot bukan sekadar urusan mengisi perut, melainkan latihan menjaga keharmonisan sosial karena semua orang berbagi satu panci di tengah meja. Karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar suasana makan tetap nyaman dan menyenangkan.
- Gunakan alat masak yang tepat - Pilih panci yang tidak terlalu dalam serta kompor portabel atau induksi. Jika ingin dua rasa kuah sekaligus, gunakan panci dengan pembatas tengah.
- Siapkan bahan yang bervariasi - Sediakan irisan daging tipis, ayam, seafood, tahu, sayuran hijau, dan jamur agar nutrisinya seimbang.
- Masak bertahap, jangan sekaligus - Mulai dari bahan yang butuh waktu lama seperti umbi, lalu daging, dan terakhir sayuran serta mi supaya tidak terlalu matang.
- Racik saus cocolan sendiri - Sediakan kecap asin, minyak wijen, bawang putih cincang, dan cabai rawit agar setiap orang bisa menyesuaikan rasa sesuai selera.
- Perhatikan waktu memasak - Daging iris tipis matang dalam hitungan detik, sedangkan jamur dan umbi memerlukan beberapa menit.
Untuk inspirasi, Anda bisa mencontek sajian sukiyaki rumahan atau suki bercita rasa autentik Thailand yang sama-sama disajikan dengan konsep panci panas di meja. Baca juga: Resep Jamur Enoki Lezat dan Mudah Dibuat.
Fenomena Global dan Sisi Kesehatan Hotpot
Popularitas hotpot melonjak pesat dalam beberapa dekade terakhir, dari China hingga ke berbagai penjuru dunia. Fuchsia Dunlop, penulis kuliner spesialis masakan China, dikutip dari Conversations with Tyler menuturkan, "Hot pot benar-benar menyenangkan, penuh keakraban, meriah, dan murah."Â Di Indonesia, kemunculan banyak tempat makan hotpot di Jakarta dan restoran shabu-shabu kekinian menunjukkan betapa digemarinya sajian ini.
Meski begitu, tren ini tidak lepas dari kritik. Kritikus kuliner asal Hong Kong, Choy Lan, dikutip dari Chinese Cooking Demystified menyebut restoran hotpot sebagai metode memasak yang "sama sekali tidak memiliki signifikansi budaya."Â
Dari sisi kesehatan, hotpot perlu dinikmati dengan bijak. Sebagaimana diungkapkan Mount Alvernia Hospital, satu porsi kuah hotpot dapat mengandung lebih dari 7.000 mg natrium, jauh melampaui anjuran harian sekitar 2.000 mg, sehingga konsumsi kuahnya sebaiknya dibatasi. Bahan olahan seperti bakso, sosis, dan crab stick juga menyumbang natrium serta lemak jenuh yang tinggi.
Kabar baiknya, hotpot tetap bisa menjadi pilihan sehat dengan strategi yang tepat. Anna Lim, ahli diet klinis, dikutip dari HungryGoWhere mengatakan, "Hotpot bisa menjadi makanan yang sehat, tetapi bergantung pada kuahnya, bahan yang dipilih, seberapa banyak yang dimakan, dan apa pendampingnya."Â Pilih kuah bening, perbanyak sayuran dan protein rendah lemak, serta batasi makanan olahan agar santapan tetap seimbang. Dengan memahami apa itu hotpot beserta cara menikmatinya, Anda bisa menghadirkan pengalaman bersantap hangat ala restoran langsung di rumah.
Baca juga: 8 Wisata Kuliner Kelapa Gading Jakarta Utara yang Hits, 8 Resep Mie Kuah Pedas yang Nikmat Saat Hujan, dan Resep Pangsit Kuah Pedas Cocok di Musim Hujan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Hotpot
Apakah hotpot sama dengan shabu-shabu?
Keduanya mirip karena sama-sama merebus bahan di panci panas, tetapi tidak identik. Shabu-shabu adalah versi Jepang dengan daging tipis yang hanya dicelup sebentar, sedangkan hotpot China cenderung dimasak lebih lama dengan kuah yang lebih berempah. Anda bisa menyimak perbedaan hot pot dengan shabu-shabu dan suki untuk penjelasan lebih lengkap.
Hotpot berasal dari negara mana?
Hotpot berasal dari China dan diperkirakan sudah ada lebih dari seribu tahun lalu. Sajian ini kerap dikaitkan dengan tradisi bangsa Mongol, lalu menyebar dan diadaptasi ke berbagai negara Asia seperti Jepang, Korea, dan Thailand dengan cita rasa masing-masing.
Apakah makan hotpot menyehatkan?
Hotpot bisa menjadi menu yang menyehatkan jika bahan dan kuahnya dipilih dengan bijak. Utamakan kuah bening, perbanyak sayuran serta protein rendah lemak, dan batasi makanan olahan maupun kuah tinggi natrium agar asupan tetap seimbang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033050/original/073846700_1580099128-20200127--Melihat-Tes-SKD-CPNS-di-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4862795/original/084121900_1718280170-Gunung_anak_krakatau_cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295180/original/064690600_1783917113-cek_fakta_-_cpns_kemenag_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291907/original/018108900_1783579893-DeSiBrChHZvh81Lz68EWCf5LxZuJFwhMgpt9WDUF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290659/original/010335100_1782151822-063_2282792467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5244923/original/021052000_1749267836-marc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8624685/original/076624500_1782618194-000_B8K274B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294310/original/071433600_1783829242-ar12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294767/original/085878900_1783865269-messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295343/original/020374400_1783926373-Argentina_fans.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293559/original/029478700_1783736101-campaz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293974/original/060964700_1783766241-dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5160677/original/071852300_1741837134-Sajian_wingko_babat.__Liputan6.comIGkoleksiresepsj_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294963/original/033212200_1783909905-Gemini_Generated_Image_gvth5ggvth5ggvth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295607/original/091502900_1783934088-pindang_HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295497/original/083183800_1783931482-SnapInsta.to_746493870_18617265970022454_214530100643371153_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295291/original/014128600_1783923675-9379273218926974258.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295116/original/005409800_1783914765-ChatGPT_Image_Jul_13__2026__10_51_17_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3493982/original/005394800_1624710490-Infinity_Pool_Alila_Bali.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295344/original/034069200_1783926575-cropped-178a9b7d-3b91-4c57-9acd-eb3ffeb0a524.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5223071/original/022059900_1747476334-Screenshot_2025-05-17_170231.jpg)