Liputan6.com, Jakarta - Pernahkah Anda melihat kaleng susu bekas menumpuk di dapur lalu merasa sayang sekali untuk membuangnya. Meski demikian, Anda juga belum tahu mau dimanfaatkan untuk apa kaleng-kaleng tersebut.
Padahal dengan sedikit kreativitas, pot gantung dari kaleng susu bekas bisa menjadi solusi dekorasi rumah yang unik sekaligus ramah lingkungan. Proyek DIY ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga memberikan sentuhan personal pada sudut hijau di rumah Anda.
Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah membuat pot gantung dari kaleng susu bekas. Oleh karena itu, simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (13/7/2026).
Advertisement
1. Menyiapkan Alat dan Bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6603730/original/055065200_1779439432-Cara_Pot_Tanaman_dari_Batok_Kelapa_Langkah_Kelima_Adalah_Menambahkan_Tali.jpeg)
Langkah pertama adalah menyiapkan semua yang dibutuhkan. Bahan-bahannya sangat mudah ditemukan di rumah atau bisa dibeli di toko peralatan rumah tangga terdekat. Dengan persiapan yang matang, proses kreatif Anda akan berjalan jauh lebih lancar dan menyenangkan.
Berikut adalah daftar alat dan bahan yang perlu Anda siapkan:
- Kaleng susu bekas: Pastikan bersih dan sudah dilepas labelnya. Kaleng dengan tinggi sedang sangat ideal untuk pot gantung.
- Paku dan palu: Untuk membuat lubang drainase dan lubang tali di sisi kaleng.
- Cat akrilik atau cat semprot (spray paint): Untuk menghias kaleng sesuai selera.
- Kuas atau spons kecil: Untuk mengaplikasikan cat.
- Tali rami, kawat, atau rantai kecil: Berfungsi sebagai penggantung pot.
- Tanaman hias: Pilih tanaman yang sesuai, seperti sukulen, kaktus, sirih gading, atau lili paris.
- Tanah dan pupuk: Media tanam yang kaya unsur hara.Kerikil kecil: Opsional, berguna untuk lapisan dasar agar drainase lebih baik.Â
Advertisement
2. Cuci dan Bersihkan Kaleng Secara Menyeluruh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295664/original/067908000_1783937105-2.jpg)
Langkah pertama yang paling penting adalah membersihkan kaleng bekas. Cuci bersih bagian dalam dan luar kaleng dari sisa susu atau minuman, lalu lepaskan kertas labelnya.
Jika ada sisa lem yang membandel dari stiker label, Anda bisa merendam kaleng dalam air hangat agar lebih mudah dibersihkan. Menggunakan sedikit sabun cuci piring akan membantu menghilangkan sisa aroma susu yang menempel.
Pastikan kaleng benar-benar kering setelah dicuci sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Kaleng yang kering akan memastikan cat dapat menempel dengan sempurna dan mencegah munculnya karat lebih awal.
Â
3. Buat Lubang Drainase di Dasar Kaleng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295665/original/075528300_1783937105-3.jpg)
Agar akar tanaman tidak membusuk karena air tergenang, buatlah beberapa lubang kecil di bagian dasar kaleng. Lubang ini merupakan kunci vital dalam menjaga kesehatan tanaman Anda.
Gunakan paku dan palu, lalu pukul perlahan dari bagian dalam kaleng atau balik kaleng dan pukul dari luar hingga tembus. Anda bisa membuat 3 hingga 5 lubang kecil agar air sisa penyiraman dapat mengalir keluar dengan lancar.
Penting untuk diingat bahwa drainase yang buruk adalah penyebab utama kematian tanaman dalam pot kaleng. Tanpa lubang ini, air akan terperangkap di dasar dan menyebabkan akar tanaman menjadi busuk.
Â
Advertisement
4. Buat Dua Lubang di Sisi Atas Kaleng untuk Tali Gantung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295666/original/083837300_1783937105-4.jpg)
Sekarang, buat dua lubang yang saling berhadapan di sisi atas kaleng. Lubang ini akan digunakan untuk memasang tali penggantung agar pot bisa tergantung dengan kokoh.
Pastikan posisi kedua lubang tersebut seimbang agar pot bisa tergantung dengan rata dan tidak miring saat diisi tanaman. Anda bisa mengukurnya terlebih dahulu dengan penggaris agar simetris.
Untuk hasil yang lebih kokoh dan tampilan yang lebih artistik, Anda juga bisa membuat dua pasang lubang (total empat lubang) dan memasang dua tali pengikat yang menyilang di atas.
5. Hias dan Cat Kaleng Sesuai Kreativitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295667/original/092342500_1783937105-5.jpg)
Inilah bagian paling seru! Beri warna pada kaleng menggunakan cat akrilik atau cat semprot. Anda bisa membuatnya polos dengan satu warna favorit, atau menambahkan motif garis-garis, bunga, atau pola abstrak yang lucu.
Untuk memberikan sentuhan gaya industrial chic yang sedang tren, coba gunakan warna hitam matte atau putih gading. Jika Anda ingin tampilan lebih ceria, motif polkadot dengan warna-warna pastel sangat disarankan.
Tunggu cat sampai benar-benar kering sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya. Jika menggunakan cat semprot, lakukan di area terbuka agar sirkulasi udara baik dan cat cepat mengeras.
Advertisement
6. Pasang Tali Gantung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295668/original/099535600_1783937105-6.jpg)
Setelah cat kering, masukkan tali rami, kawat, atau rantai kecil ke dalam dua lubang yang sudah dibuat di sisi kaleng. Ikat dengan kencang di bagian dalam atau luar kaleng.
Pastikan simpul yang Anda buat cukup kuat untuk menahan beban pot beserta berat tanah dan tanaman di dalamnya. Jika Anda menggunakan tali rami, memberikan simpul ganda adalah pilihan yang aman.
Anda bisa mengatur panjang tali sesuai keinginan untuk menciptakan model gantungan spiral atau bertingkat, sehingga tampilan area dekorasi Anda menjadi lebih artistik dan menarik.
Â
7. Isi dengan Media Tanam dan Tanaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295669/original/006563400_1783937106-7.jpg)
Untuk memulai penanaman, letakkan lapisan kerikil kecil di dasar kaleng. Ini akan membantu memperlancar aliran air keluar melalui lubang drainase yang telah Anda buat sebelumnya.
Setelah itu, isi kaleng dengan campuran tanah dan pupuk secukupnya. Tekan tanah dengan lembut di sekitar tanaman agar posisinya kokoh dan tidak mudah goyang saat dipindahkan atau digantung.
Pastikan Anda tidak mengisi tanah hingga terlalu penuh ke bibir kaleng agar air siraman tidak mudah tumpah saat Anda menyiram tanaman nantinya.
Advertisement
8. Gantung dan Tentukan Lokasi yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295670/original/013920200_1783937106-8.jpg)
Pot gantung dari kaleng susu bekas Anda sudah siap! Gantung pot di tempat yang sesuai dengan kebutuhan tanaman, seperti dekat jendela agar mendapat sinar matahari yang cukup, di teras, balkon, atau bahkan di dalam ruangan sebagai dekorasi unik.
Atur ketinggian pot yang berbeda jika Anda membuat lebih dari satu unit untuk menciptakan tampilan yang rapi dan menarik. Pastikan lokasi gantung memiliki sirkulasi udara yang baik.
Kini, sudut rumah Anda akan terlihat lebih hijau dan hidup. Menggunakan barang bekas bukan hanya menghemat biaya, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian Anda terhadap lingkungan melalui kreativitas.
Â
Pertanyaan Seputar Pot Gantung dari Kaleng Bekas
Q:Â Apakah semua jenis kaleng bekas bisa digunakan?
A: Ya, hampir semua kaleng bekas dari susu, kopi, soda, atau makanan kaleng bisa digunakan. Pastikan kaleng dalam kondisi baik, tidak berkarat parah, dan sudah dibersihkan dengan sempurna.
Q:Â Apa saja tanaman yang cocok untuk pot gantung dari kaleng susu?
A: Tanaman yang cocok adalah tanaman hias yang tidak terlalu besar dan tahan terhadap kondisi pot yang relatif kecil. Beberapa rekomendasi adalah sirih gading, lili paris, kaktus mini, sukulen, lidah mertua, dan tradescantia.
Q:Â Bagaimana cara merawat tanaman dalam pot kaleng?
A: Siram tanaman saat media tanam mulai mengering, bukan setiap hari. Pastikan pot tergantung di tempat yang mendapat cahaya sesuai kebutuhan tanaman. Buang daun yang mengering dan pangkas batang yang terlalu panjang agar tanaman tetap sehat dan rapi.
Q:Â Apakah pot kaleng akan berkarat?
A: Kaleng bekas makanan biasanya memiliki lapisan anti-karat, tetapi seiring waktu dan terkena air, karat bisa muncul. Untuk memperpanjang umur pot, pastikan cat menutupi seluruh permukaan luar kaleng. Melapisi bagian dalam dengan plastik atau cat anti-karat juga bisa menjadi solusi.
Q:Â Bagaimana jika tidak punya palu dan paku?
A: Anda bisa menggunakan alat lain yang runcing dan keras, seperti obeng kecil atau pisau yang kuat, untuk melubangi kaleng. Namun, pastikan kaleng tidak bergerak saat dilubangi agar tangan Anda aman. Alternatif lain adalah menggunakan bor listrik untuk hasil yang lebih presisi.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033050/original/073846700_1580099128-20200127--Melihat-Tes-SKD-CPNS-di-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295706/original/066644800_1783939615-cek_fakta_-_prasetyo_hadi_umumkan_dana_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4862795/original/084121900_1718280170-Gunung_anak_krakatau_cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539208/original/065605500_1774593604-Gemini_Generated_Image_w5vqrrw5vqrrw5vq.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290659/original/010335100_1782151822-063_2282792467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5244923/original/021052000_1749267836-marc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8624685/original/076624500_1782618194-000_B8K274B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294310/original/071433600_1783829242-ar12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294767/original/085878900_1783865269-messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295343/original/020374400_1783926373-Argentina_fans.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293559/original/029478700_1783736101-campaz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293974/original/060964700_1783766241-dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294564/original/018087200_1783844257-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188239/original/014427500_1595489768-pink-petaled-flower-plant-inside-white-hanging-pot-906150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7823564/original/089015900_1780642742-Ide_Kebun_Gantung_dari_Barang_Bekas_yang_Hasilnya_Melimpah.jpeg)