Generasi Muda Makin Pentingkan Estetika Saat Pilih Perabot Rumah Tangga

Ada pergeseran cara generasi muda memperlakukan rumah yang berdampak pada keputusan mereka memilih perabot rumah tangga yang sesuai.

Diterbitkan 06 Juli 2026, 16:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perabot rumah tangga sejatinya adalah untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari. Fungsi biasanya menjadi pertimbangan utama dalam memilih barang-barang rumah tangga. Tapi, temuan Simplus menunjukkan bahwa generasi muda kini juga memperhitungkan estetika saat memutuskan membeli perabot rumah tangga.

"Generasi muda saat ini tidak sekadar mencari fungsi, melainkan nilai estetik dan kemudahan yang selaras dengan ritme hidup mereka yang dinamis," kata Jack Zhang, CEO Simplus, dalam keterangan tertulis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Jumat, 3 Juli 2026.

Menurut dia, faktor pergeseran itu dipengaruhi oleh budaya hustle dan tekanan mobilitas tinggi yang kerap dialami generasi muda perkotaan. Maka, rumah tidak lagi dipandang sekadar tempat singgah, melainkan sebuah ruang pemulihan yang membantu menjaga kesejahteraan mental.

"Rutinitas domestik yang dulu dianggap sebagai beban pekerjaan rumah tangga biasa, kini mulai diredefinisi menjadi 'ritual personal' yang menenangkan untuk melepas stres," kata Jack lagi.

Contoh perubahan paradigma salah satunya terlihat jelas pada area dapur. Bagi masyarakat urban modern, dapur kini menjadi ruang sosial dan pusat ekspresi diri.

Fenomena seperti tren menyiapkan kopi atau sarapan praktis yang estetis di pagi hari telah menjadi cara untuk membangun mood positif sebelum memulai aktivitas. Memasak kini dipandang sebagai salah satu bentuk terapi untuk mengalihkan pikiran dari kepenatan pekerjaan.

Mudah dan Efisien

Transformasi serupa juga terjadi pada area komunal dan personal. Saat menghabiskan waktu sendiri atau mengadakan kumpul santai, elemen seperti sirkulasi udara yang baik dan atmosfer ruang berperan penting dalam menghadirkan kesegaran fisik sekaligus kepuasan visual secara instan.

Begitu pula dengan ritual perawatan diri. Konsumen makin menginginkan kemudahan dan efisiensi waktu dalam menata diri sebagai kunci investasi bagi mereka yang menghargai produktivitas.

"Melalui solusi yang tepat guna, praktis dan terjangkau, urusan domestik dapat berjalan dengan minim usaha bahkan terasa menyenangkan. Ketika masyarakat modern berhasil mendapatkan kembali kontrol penuh atas ruang dan waktu mereka, itulah kemewahan baru untuk menikmati hidup yang seimbang," jelas Jack.

Bersamaan dengan itu, Simplus meluncurkan kampanye 'Live Young with Simplus' untuk menginspirasi gaya hidup praktis dan estetis. Kampanye itu bertujuan memberikan kemudahan bagi para profesional serta keluarga masa kini dalam menyelesaikan rutinitas harian yang sering kali menyita waktu, sehingga mereka dapat memiliki ruang lebih untuk berkembang dan menikmati hidup dengan kualitas optimal.

Aktivitas Wellness

 

Sebagai bagian dari kampanye, Simplus menggelar rangkaian perayaan sepanjang Juli 2026. Dimulai dengan aktivitas digital bertajuk '100 Young Stories with Simplus', sebuah inisiatif untuk mengumpulkan dan membagikan kisah-kisah inspiratif dalam mendefinisikan kenyamanan hidup dan hunian modern.

Sepanjang periode tersebut, Simplus juga mengadakan beberapa agenda interaktif mulai dari sesi wellness berupa kelas yoga bersama komunitas YogaFit dan YouVit, hingga collaborative giveaway dengan sejumlah brand partner. Melalui program ini, konsumen berkesempatan memenangkan beragam hadiah menarik termasuk voucher belanja Simplus sebesar Rp 450.000, produk skincare, voucher kelas yoga, gelang batu estetis, serta kasur.

"Peserta cukup mengabadikan foto momen terbaik mereka bersama produk Simplus, mengunggahnya ke media sosial, dan melakukan tag ke akun resmi kami. Melalui langkah praktis ini, kami ingin mengajak masyarakat luas untuk bersama-sama menjadi bagian dari komunitas modern yang saling menginspirasi dalam menciptakan standar kenyamanan hidup baru," ungkap Jack.

Perabot yang Harus Rutin Diganti

Sementara itu, merawat rumah tidak bisa dilepaskan dari rutinitas mengganti perabotan, terutama yang bisa menyimpan kuman berbahaya karena terlalu lama digunakan. Merangkum dari The Spruce pada Kamis, 8 Mei 2025, berikut jenis perabot rumah tangga yang harus sering diganti.

1. Handuk Dapur

Menurut Michaele Tocco, pendiri Michaele's Precise Planning, handuk dapur seharusnya dicuci setiap beberapa hari sekali karena mudah menyerap bakteri dari berbagai permukaan yang dilapnya. Jika handuk dapur Anda terlihat bernoda atau terlalu usang, sudah waktunya untuk menggantinya. Tapi, handuk dapur lama masih bisa dimanfaatkan sebagai kain lap untuk membersihkan rumah atau mencuci mobil, sehingga tidak perlu langsung dibuang.

2. Tirai dan Liner Shower

Tocco menyarankan untuk mengganti tirai dan liner shower setiap enam bulan hingga setahun sekali, karena barang-barang ini sangat rentan terhadap jamur dan lumut. Meskipun mencucinya secara teratur dapat membantu memperpanjang umur penggunaannya, namun jika Anda melihat noda yang sulit dihilangkan atau mencium bau tidak sedap, sebaiknya segera ganti dengan yang baru.

3. Spons Dapur

Ini merupakan salah satu barang rumah tangga yang harus diganti paling sering. Tocco merekomendasikan untuk mengganti spons dapur dengan yang baru setiap satu sampai dua minggu sekali.

Meskipun memanaskan spons di microwave atau mendisinfeksinya adalah cara untuk menjaga kebersihannya, metode ini tidak sepenuhnya dapat menghilangkan bakteri yang menumpuk seiring waktu. Bagi yang mencari solusi yang lebih tahan lama, penggosok silikon bisa menjadi alternatif yang baik untuk menggantikan spons konvensional.

4. Talenan

Menurut Kimberly Hairston-Neal, pendiri The Modern Steward, seiring berjalannya waktu, talenan dapat melengkung, retak, atau mengembangkan alur-alur dalam yang menjadi sarang bakteri. Tergantung pada seberapa sering Anda menggunakannya, Anda sebaiknya merencanakan untuk mengganti talenan setiap lima sampai sepuluh tahun sekali untuk menjaga kebersihan dan keamanan saat menyiapkan makanan.