Liputan6.com, Jakarta - Opak singkong, camilan tradisional yang renyah dan gurih, menjadi favorit banyak orang. Banyak yang mencari cara membuat opak singkong yang renyah agar hasilnya tidak keras dan bisa mekar sempurna saat digoreng. Kelezatan camilan ini terletak pada teksturnya yang kriuk dan cita rasa singkong yang otentik.
Untuk menghasilkan opak singkong dengan kualitas terbaik, diperlukan perhatian khusus pada setiap tahapan proses. Kunci utama dalam menemukan cara membuat opak singkong yang renyah dan tahan lama melibatkan serangkaian detail penting, mulai dari pemilihan bahan baku hingga metode penggorengan.
Berikut ini telah Liputan6.com susun cara membuat opak singkong yang renyah yang memperhatikan kematangan singkong saat dikukus, kehalusan adonan saat ditumbuk, serta ketipisan saat digilas.Â
Advertisement
Resep Lengkap Opak Singkong: Bahan dan Peralatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528536/original/096728100_1773287360-Gemini_Generated_Image_23mxyf23mxyf23mx.jpeg)
Untuk menghasilkan opak singkong yang renyah, gurih, dan mekar sempurna, persiapkan bahan-bahan berkualitas dan alat bantu yang tepat. Berikut adalah daftar lengkap yang Anda butuhkan:
Bahan-Bahan Utama:
- Singkong Segar: 1 kilogram. Pilihlah singkong yang baru dipanen, cirinya kulit ari bagian dalamnya berwarna merah muda atau pink. Singkong jenis ini cenderung lebih empuk dan mudah ditumbuk.
- Bawang Putih: 4 siung, diulek hingga halus.
- Daun Bawang: 1 batang, iris sangat tipis, gunakan bagian hijaunya saja untuk mempercantik tampilan visual opak.
- Garam: 1,5 sendok teh.
- Kaldu Bubuk: 1 sendok teh (bisa kaldu ayam atau jamur, sesuai selera).
- Minyak Goreng: Secukupnya untuk proses penggorengan.
Alat Bantu Cetak:
- Plastik Bening Tebal: Potong menjadi dua lembar untuk digunakan sebagai alas dan penutup saat menggilas adonan.
- Penggilas Adonan: Bisa menggunakan botol kaca transparan, rolling pin, atau pipa PVC bersih.
- Cetakan: Tutup stoples bulat atau mangkuk kecil untuk membentuk ukuran opak agar rapi dan seragam.
Advertisement
Proses Pembuatan Opak Singkong: Langkah Demi Langkah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8209464/original/059042600_1781068584-Gemini_Generated_Image_wj4rrgwj4rrgwj4r.jpg)
Ikuti setiap tahapan dengan cermat untuk memastikan opak singkong Anda renyah dan mekar sempurna:
-
Pengukusan Singkong
Kupas singkong, cuci bersih, lalu potong-potong menjadi bagian yang agak kecil agar proses pematangan lebih cepat. Panaskan kukusan hingga airnya mendidih. Masukkan potongan singkong dan kukus selama 30–40 menit sampai singkong benar-benar empuk, merekah, dan bertekstur pulen. Penting untuk menghindari merebus singkong, karena hal ini dapat menyebabkan singkong menyerap terlalu banyak air, membuat adonan menjadi lembek dan sulit dikeringkan.
-
Penumbukan & Pembumbuan (Saat Singkong Masih Panas)
Setelah singkong matang, segera angkat dan buang serat atau sumbu tengahnya selagi masih panas. Pindahkan singkong ke dalam wadah kokoh, seperti lumpang batu, lalu tambahkan bawang putih halus, irisan daun bawang, garam, dan kaldu bubuk. Tumbuk singkong menggunakan ulekan yang dibungkus plastik agar tidak lengket. Tumbuk terus sampai singkong halus, menyatu dengan bumbu, dan teksturnya berubah menjadi adonan yang kalis serta kenyal seperti moci. Proses penumbukan harus dilakukan saat singkong masih dalam keadaan panas, sebab jika sudah dingin, singkong akan mengeras dan mengkristal sehingga tidak akan bisa dihaluskan.
-
Pencetakan dan Menggilas Tipis
Ambil sedikit adonan singkong, kira-kira seukuran kelereng besar atau bola pingpong, lalu bulatkan dengan tangan. Siapkan selembar plastik alas, letakkan bulatan adonan di tengah, lalu tutup dengan lembar plastik kedua di atasnya. Gilas adonan menggunakan botol atau rolling pin dengan tekanan kuat dan didorong. Gilas hingga adonan menjadi sangat tipis dan transparan. Kunci kerenyahan opak terletak pada ketipisan adonan; semakin tipis Anda menggilasnya, maka opak akan semakin renyah dan tidak keras saat digoreng. Setelah tipis, gunakan tutup stoples bulat atau mangkuk kecil untuk memotong pinggirannya agar bentuk opak menjadi rapi melingkar. Buka plastik penutupnya secara perlahan.
-
Proses Penjemuran (Mengeringkan Air)
Pindahkan opak mentah yang sudah tipis ke atas tampah bambu atau anyaman pelindung secara perlahan, berhati-hatilah agar tidak robek. Jemur opak di bawah terik matahari langsung selama 1 hingga 2 hari, tergantung kondisi cuaca, sampai opak benar-benar kering, kaku, dan teksturnya mengeras seperti kaca transparan. Jika opak kurang kering akibat cuaca mendung, saat digoreng opak tidak akan bisa mekar maksimal dan menyerap banyak minyak (bantat).
-
Teknik Menggoreng agar Mekar
Panaskan minyak goreng yang cukup banyak di dalam wajan menggunakan api sedang. Pastikan minyak sudah benar-benar panas sebelum opak dimasukkan. Masukkan opak satu per satu. Begitu masuk ke dalam minyak, opak akan langsung mekar dalam hitungan detik. Tekan-tekan sedikit menggunakan spatula agar matangnya rata, lalu segera balik. Proses menggoreng opak sangat cepat, hanya sekitar 5–10 detik per keping, karena sifatnya yang tipis. Jangan sampai warnanya berubah cokelat tua karena opak singkong mudah gosong. Angkat, tiriskan di atas kertas minyak, dan biarkan dingin sebelum dimasukkan ke dalam toples kedap udara.
Tips Tambahan:
Jika Anda menyukai variasi rasa, Anda bisa menambahkan cabai merah yang diulek halus ke dalam adonan singkong saat ditumbuk untuk membuat Opak Singkong Pedas. Alternatif lain, tambahkan sedikit ketumbar bubuk untuk aroma tradisional yang lebih pekat dan khas.
Pertanyaan Seputar Opak Singkong Renyah
Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya terkait pembuatan opak singkong yang renyah:
Q1: Mengapa opak singkong saya tidak renyah dan cenderung keras?
A1: Opak singkong yang tidak renyah atau keras biasanya disebabkan oleh adonan yang digilas kurang tipis. Semakin tipis Anda menggilas adonan, maka opak akan semakin renyah dan tidak keras saat digoreng. Faktor lain adalah proses penjemuran yang kurang sempurna, di mana opak belum benar-benar kering dan kaku seperti kaca transparan.
Q2: Apa penyebab opak singkong tidak mekar saat digoreng?
A2: Opak singkong yang tidak mekar saat digoreng seringkali disebabkan oleh kurangnya kekeringan saat penjemuran. Opak harus benar-benar kering dan kaku sebelum digoreng. Selain itu, suhu minyak yang kurang panas juga bisa menjadi penyebabnya. Pastikan minyak sudah benar-benar panas dengan api sedang sebelum opak dimasukkan.
Q3: Bisakah saya merebus singkong daripada mengukusnya?
A3: Tidak disarankan untuk merebus singkong. Merebus singkong akan membuat singkong menyerap terlalu banyak air, yang mengakibatkan adonan menjadi lembek dan sulit untuk dijemur hingga kering sempurna.
Q4: Mengapa saya harus menumbuk singkong selagi panas?
A4: Menumbuk singkong saat masih panas sangat penting karena jika singkong sudah dingin, teksturnya akan mengeras dan mengkristal, sehingga sangat sulit untuk dihaluskan menjadi adonan yang kalis dan kenyal.
Q5: Bagaimana cara menyimpan opak singkong agar tetap renyah?
A5: Setelah digoreng dan ditiriskan hingga dingin, simpan opak singkong dalam toples kedap udara. Ini akan membantu menjaga kerenyahannya lebih lama.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136323/original/018303500_1739855855-cek_fakta_keroncong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342869/original/054403100_1757402619-IMG-20250909-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8209463/original/026581900_1781068584-Gemini_Generated_Image_oakl1coakl1coakl.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306096/original/094510800_1784859881-Gemini_Generated_Image_l26v41l26v41l26v.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306092/original/041197800_1784859164-HL_Ikan_goreng.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306085/original/073609300_1784858509-Gemini_Generated_Image_tkpwydtkpwydtkpw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514605/original/080630800_1772096607-opor_ayam_gemini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472482/original/096114800_1768367502-Gemini_Generated_Image_qf2l7qqf2l7qqf2l.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304796/original/084870800_1784772961-Gemini_Generated_Image_cz5rahcz5rahcz5r.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304820/original/060735000_1784774067-65b1b36f-e972-47b9-aa36-e5d8445332be.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304360/original/006935200_1784713383-Resep_Ayam_Kecap_Cabai_Hijau_Satu_Wajan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304425/original/037002200_1784714467-ad91a1f8-119d-4999-84cf-55702c956727.jpeg)