Liputan6.com, Jakarta - Tips memilih bunga pepaya untuk dimasak wajib diketahui. Bunga pepaya yang salah petik atau ambil dapat menyebabkan hasil masakan menjadi tidak lezat.
Bunga pepaya yang paling lazim dikonsumsi adalah bunga yang berasal dari pohon pepaya jantan. Hal ini disetujui oleh Hayah, seorang ibu rumah tangga berusia 53 tahun asal Wonosobo yang kerap memasak olahan dari bunga pepaya.
"Ambil bunga dari pohon jantan. Kalau bunga yang betina, kan diambil buahnya (sayang)," ujarnya kepada Liputan6.com pada Minggu (7/6) lalu.
Advertisement
Selain itu, Hayah juga membagikan tips memilih bunga pepaya untuk dimasak agar hasilkan hidangan menggugah selera. Informasi lengkapnya telah dihadirkan Liputan6.com pada Rabu (10/6).
Jenis Pohon Bunga Pepaya Berdasarkan Organ Kelamin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571159/original/088602000_1777607315-unnamed__3_.jpg)
Hayah bercerita bahwa sayur bunga pepaya menjadi salah satu hidangan favorit keluarganya saat sedang bingung ingin memasak apa. "Iya, sesekali masak menu tersebut karena mudah dapat bahannya," ucapnya.
IRT yang hobi baking ini kembali menuturkan bahwasannya ketika memasak bunga pepaya, ia akan mengambilnya dari pohon jantan. "Petik bunga pepaya dari pohon jantan," pungkasnya.
Pohon buah pepaya memang diklasifikasikan menjadi tiga jenis utama berdasarkan organ kelamin (jenis bunganya), yakni pohon jantan, pohon betina, dan pohon sempurna (hermafrodit).
- Pohon Pepaya Jantan (Maskulin): Umumnya tidak menghasilkan buah. Jika berbuah, ukurannya sangat kecil dan tidak layak konsumsi. Bunganya sering dimanfaatkan untuk sayuran.
- Pohon Pepaya Betina (Feminin): Menghasilkan buah berbentuk bulat hingga agak lonjong, dengan daging buah yang biasanya lebih tebal dan rongga biji besar, namun memerlukan penyerbukan dari pohon lain untuk berbuah.
- Pohon Pepaya Hermafrodit (Sempurna): Dapat melakukan penyerbukan sendiri. Menghasilkan buah dengan bentuk lonjong atau memanjang (seperti buah pir) yang paling disukai di pasaran karena berdaging tebal dan rongga biji lebih kecil.
Advertisement
Manfaat Konsumsi Bunga Pepaya Jantan
Melansir dari laman Vinmec Healthcare System, konsumsi bunga pepaya jantan dipercaya memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah membantu mengontrol kadar gula darah. Kandungan senyawa alami di dalamnya disebut dapat berperan dalam mendukung pengaturan glukosa, sehingga bermanfaat bagi penderita diabetes atau orang yang perlu menjaga kestabilan gula darah. Selain itu, bunga pepaya jantan juga dikenal memiliki sifat antioksidan yang membantu tubuh melawan radikal bebas.
Lebih lanjut, bunga pepaya jantan juga dikaitkan dengan manfaat dalam menjaga kesehatan jantung dan sistem peredaran darah. Konsumsinya disebut dapat membantu mengurangi risiko penumpukan kolesterol, sekaligus mendukung produksi dan kualitas darah. Tidak hanya itu, kandungan nutrisinya juga berperan dalam melancarkan sirkulasi darah sehingga membantu menjaga fungsi kardiovaskular tetap optimal.
Selain manfaat tersebut, bunga pepaya jantan juga dipercaya dapat membantu mendukung program penurunan berat badan serta berkontribusi dalam menjaga kesehatan pernapasan. Beberapa manfaat lain yang disebutkan mencakup dukungan terhadap kesehatan tubuh secara umum, berkat kombinasi nutrisi dan senyawa bioaktif yang terdapat di dalamnya. Berkat kandungan dan manfaat beragamnya, bunga pepaya jantan kerap dimanfaatkan sebagai bahan pangan sekaligus pendukung kesehatan tradisional.
Tips Memilih Bunga Pepaya untuk Dimasak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3343315/original/097583500_1610069587-7-manfaat-bunga-pepaya-untuk-kesehatan-lawsn-radikal-bebas-hingga-atasi-diabetes.jpg)
Sebelum mulai memasak, hendaknya memilih bunga pepaya yang akan diolah menjadi hidangan istimewa. Hayah mengatakan, "Untuk memasak bunga pepaya, ambil bunga pepaya yang muda-muda saja."
Bukan tanpa alasan ia berkata seperti itu. Bunga pepaya yang masih muda pastinya akan memberikan tekstur fresh dan segar ketika dimasak. Bunga pepaya muda yaitu kuncup bunga jantan pohon papaya yang populer diolah menjadi masakan tradisional.
"Cirinya adalah bunga pepaya segar (warna cerah dan tidak layu), kuncup (belum mekar sempurna supaya tidak terlalu pahit dan teksturnya lebih renyah), bersih dari kotoran atau ulat. Pokoknya jangan salah petik" lanjut Hayah. Pemilihan bunga pepaya untuk dimasak akan menentukan hasil hidangan.
Menutup proses wawancara, Hayah membagikan resep oseng bunga pepaya. Menurutnya, resep ini menghasilkan cita rasa yang lezat meski menggunakan bahan dan bumbu sederhana. Ia juga mengungkapkan bahwa cara memasak ini telah dipraktikkan selama kurang lebih 17 tahun dan menjadi salah satu resep andalan keluarganya.
Advertisement
Resep Oseng Bunga Pepaya Rumahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4174500/original/081193400_1664373730-ezgif.com-gif-maker.jpg)
Bahan-bahan:
- 250 gram bunga pepaya, bersihkan dan siangi
- Air secukupnya untuk merebus
- Sedikit tanah liat (untuk membantu mengurangi rasa pahit saat perebusan)
- 2 sdm minyak goreng untuk menumis
Bumbu:
- 5 siung bawang merah, iris tipis
- 3 siung bawang putih, iris tipis
- 5 buah cabai rawit (sesuai selera)
- 2 buah cabai merah besar, iris serong
- 1 ruas kecil jahe, memarkan dan iris tipis
- 2 lembar daun salam
- 1 buah tomat, potong-potong
- 1 sdt gula pasir
- Garam secukupnya
- Penyedap rasa secukupnya (opsional)
Cara Membuat:
- Bersihkan dan siangi bunga pepaya hingga tidak ada bagian yang kotor atau rusak.
- Rebus bunga pepaya bersama sedikit tanah liat hingga matang dan rasa pahitnya berkurang. Setelah itu, angkat, tiriskan, lalu bilas hingga bersih.
- Panaskan minyak goreng, lalu tumis bawang merah, bawang putih, jahe, dan daun salam hingga harum.
- Masukkan cabai rawit dan cabai merah besar, aduk hingga layu.
- Tambahkan bunga pepaya yang sudah direbus, lalu aduk rata dengan bumbu.
- Masukkan tomat, gula pasir, garam, dan penyedap rasa sesuai selera.
- Aduk hingga semua bahan tercampur rata dan bumbu meresap.
- Koreksi rasa, lalu masak hingga matang.
- Angkat dan sajikan tumis bunga pepaya selagi hangat.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tips Memilih Bunga Pepaya untuk Dimasak
1. Mengapa bunga pepaya jantan lebih sering digunakan untuk masakan dibandingkan bunga pepaya betina?
Bunga pepaya jantan lebih umum dimanfaatkan sebagai bahan masakan karena pohon jantan umumnya tidak menghasilkan buah yang layak konsumsi. Sementara itu, pada pohon pepaya betina, bagian yang lebih bernilai untuk dipanen adalah buahnya.
2. Bagaimana cara memilih bunga pepaya yang baik untuk dimasak?
Pilih bunga pepaya yang masih muda atau berupa kuncup, berwarna cerah, segar, tidak layu, serta bebas dari kotoran dan ulat. Bunga yang masih muda biasanya memiliki tekstur lebih renyah dan rasa pahit yang tidak terlalu kuat.
3. Apa manfaat mengonsumsi bunga pepaya jantan bagi kesehatan?
Bunga pepaya jantan dipercaya memiliki kandungan antioksidan yang membantu melawan radikal bebas. Selain itu, konsumsi bunga pepaya jantan juga dikaitkan dengan manfaat untuk membantu mengontrol kadar gula darah, menjaga kesehatan jantung, dan mendukung sirkulasi darah yang baik.
4. Bagaimana cara mengurangi rasa pahit pada bunga pepaya sebelum dimasak?
Salah satu cara yang umum dilakukan adalah merebus bunga pepaya dengan sedikit tanah liat hingga matang. Setelah direbus, bunga pepaya ditiriskan lalu dibilas hingga bersih sebelum diolah lebih lanjut.
5. Apa jenis olahan yang paling mudah dibuat dari bunga pepaya?
Tumis atau oseng bunga pepaya merupakan salah satu olahan yang paling praktis. Hidangan ini hanya membutuhkan bumbu sederhana seperti bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, dan tomat, namun tetap menghasilkan cita rasa yang lezat dan menggugah selera.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421569/original/046140800_1763950258-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-24T082534.482.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136323/original/018303500_1739855855-cek_fakta_keroncong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342869/original/054403100_1757402619-IMG-20250909-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8120214/original/026739000_1780971067-1473654113980166611.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307402/original/078163700_1785033000-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307443/original/050395900_1785035107-82d73be6-f0b3-4251-b737-ad9196edfcc0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307432/original/037018900_1785034311-hl.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295063/original/094273300_1783912345-AtJ2zol3XOGxzzkYtEWvJnuNiAFWDR51YXjL8tR3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304600/original/088965600_1784722249-IAL5MuyhQlEJQtAhvHYV039yobQGLL7m4drPYFGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307414/original/086700800_1785033905-pexels-cottonbro-4123737.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304166/original/078523700_1784708968-d72a30bf-b15c-422e-beea-615b430d87a7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307379/original/062190400_1785021090-Gemini_Generated_Image_hddob9hddob9hddo.jpg)