Liputan6.com, Jakarta - Tanaman Spider Plant (Chlorophytum comosum) atau tanaman laba-laba merupakan tanaman hias yang cocok untuk para pemula karena perawatannya yang mudah dan pertumbuhannya yang tidak rumit. Tanaman yang berasal dari Afrika Selatan ini dikenal dengan daun hijau yang tetap segar sepanjang tahun, sehingga cocok dijadikan penghias ruangan.
Melansir Gardeners World, Jumat, 22 Mei 2026, sebagian besar varietas tanaman spider plant memiliki daun beraneka warna dengan garis putih di bagian tengah, seperti varietas Vittatum. Ada juga jenis dengan daun hijau polos yang tak kalah menarik.Â
Tanaman ini tumbuh cukup cepat, tetapi tetap berukuran kompak dan umumnya tidak lebih dari 50 cm. Karena daunnya yang menjuntai indah, tanaman spider plant cocok diletakkan di rak atau keranjang gantung untuk mempercantik sudut rumah.
Advertisement
Salah satu kelebihan tanaman spider plant adalah sangat mudah diperbanyak. Saat sudah dewasa, tanaman ini akan menghasilkan batang panjang dengan tunas-tunas kecil di ujungnya yang dikenal sebagai spiderettes. Tunas tersebut bisa ditanam kembali untuk menghasilkan tanaman baru tanpa biaya tambahan.
Menariknya lagi, tanaman spider plant termasuk tanaman yang tidak beracun, sehingga aman dipelihara di rumah yang memiliki anak kecil maupun hewan peliharaan. Dengan perawatan yang sederhana dan tampilan yang cantik, tanaman ini menjadi pilihan ideal bagi siapa saja yang ingin mulai merawat tanaman hias.
Â
Tips Merawat Tanaman Spider Plant
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6597334/original/058569500_1779434946-IMG-20260522-WA0031.jpg)
1. Jaga kelembapan media tanam
Pastikan media tanam tetap lembap selama musim pertumbuhan, terutama pada musim semi hingga musim panas. Namun, kurangi intensitas penyiraman saat musim dingin. Hindari kondisi media yang terlalu basah karena dapat memicu pembusukan akar.
2. Pangkas daun yang rusak atau mengering
Jika ada ujung daun yang berubah cokelat, Anda bisa memangkas bagian tersebut atau membuang seluruh daun jika kondisinya sudah cukup parah. Ujung daun yang kecokelatan biasanya disebabkan oleh faktor seperti kekurangan atau kelebihan air, tetapi umumnya bukan masalah serius.
3. Bersihkan daun secara rutin
Debu yang menempel pada daun sebaiknya dibersihkan secara berkala agar tanaman tetap terlihat segar dan proses fotosintesis berjalan optimal. Anda juga bisa sesekali menyemprotkan air ke daun, meski tanaman spider plant umumnya tetap tahan jika perawatan ini terlewat.
4. Beri pupuk saat musim tanam
Pemberian pupuk sebenarnya tidak wajib, tetapi bisa membantu mendukung pertumbuhan tanaman. Gunakan pupuk cair sebulan sekali selama musim tanam untuk menjaga tanaman tetap sehat dan subur.
Â
Advertisement
Cara Memangkas dan Menempatkan Tanaman Spider Plant
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6597335/original/036959100_1779434950-IMG-20260522-WA0030.jpg)
Merawat tanaman spider plant tidak hanya soal penyiraman, tetapi juga mencakup pemangkasan dan penempatan yang tepat agar tanaman tetap sehat serta tumbuh optimal. Untuk menjaga tampilannya tetap rapi, buang daun yang mati, menguning, atau berwarna cokelat dengan memotongnya hingga ke pangkal.
Jika tanaman menghasilkan terlalu banyak anakan (spiderettes) dan Anda tidak berencana menanam semuanya, pangkas sebagian agar energi tanaman induk tidak terkuras. Anda juga dapat memangkas daun yang terlalu lebat jika tanaman terlihat terlalu rimbun. Jika ukurannya sudah terlalu besar, memindahkannya ke pot yang lebih besar bisa menjadi pilihan yang lebih baik.
Selain pemangkasan, penempatan tanaman spider plant juga berpengaruh pada pertumbuhannya. Tanaman ini sebaiknya diletakkan di tempat yang terang, tetapi terhindar dari paparan sinar matahari langsung karena dapat membakar daunnya. Tanaman ini masih bisa bertahan di area yang agak teduh, seperti lorong rumah. Jika daun mulai menguning, hal itu bisa menjadi tanda bahwa tanaman tidak mendapatkan cahaya yang cukup.
Meski tidak membutuhkan kelembapan tinggi, tanaman spider plant akan tumbuh lebih baik di lingkungan yang agak lembap. Karena itu, area seperti kamar mandi atau dapur bisa menjadi lokasi yang ideal, asalkan tidak terkena sinar matahari langsung, terutama dari jendela yang menghadap ke selatan.
Cara Menanam dan Memperbanyak Tanaman Spider Plant
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6597336/original/050403200_1779434951-IMG-20260522-WA0025.jpg)
Untuk menanam spider plant, gunakan media tanam atau kompos khusus tanaman hias yang berkualitas baik dan bebas gambut. Pilih pot yang ukurannya sedikit lebih besar dari bola akar agar tanaman memiliki ruang cukup untuk tumbuh. Setelah ditanam, siram hingga media cukup basah, lalu pastikan kelebihan air di pot luar atau tatakan segera dibuang agar akar tidak membusuk.
Selain mudah ditanam, spider plant juga sangat gampang diperbanyak. Saat memasuki musim semi, tanaman ini biasanya menghasilkan bunga yang kemudian berkembang menjadi anakan kecil atau spiderettes di ujung batangnya. Anakan inilah yang bisa dipisahkan dan ditanam kembali untuk menghasilkan tanaman baru.
Jika tanaman spider plant Anda belum menghasilkan anakan, hal itu bisa disebabkan karena tanaman belum cukup dewasa atau belum tumbuh optimal di lokasi penempatannya saat ini. Dengan perawatan yang tepat, tanaman spider plant biasanya akan mulai menghasilkan anakan seiring bertambahnya usia.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302208/original/030738800_1784536511-Screenshot_2026-07-20_150334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507012/original/063330600_1771481312-baznas_ramadan_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6597333/original/069668800_1779434943-IMG-20260522-WA0032.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301617/original/065063300_1784505165-ar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301608/original/075036800_1784503489-TORRES_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301667/original/044600200_1784511418-messi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258400/original/000932100_1781342638-063_2281325777.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301814/original/084260800_1784520494-simeone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5163925/original/080587200_1742089761-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293816/original/090553700_1783751992-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302437/original/062865000_1784549461-Argentina_s_Lionel_Messi__10__takes_a_corner_watched_by_Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302430/original/022838000_1784547974-FIFA_President_Gianni_Infantino__left__and_President_Donald_J._Trump__center__congratulate_Spain_s_Pau_Cubars__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302353/original/019992900_1784542330-000_C2LP6JB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517225/original/012708100_1772419927-Tanaman_Hias_TUmbuh_di_Air.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480589/original/047786000_1769060508-unnamed__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5295164/original/019439200_1753429757-Gemini_Generated_Image_vqikngvqikngvqik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6580155/original/055496900_1779422742-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_10.49.33__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7586370/original/077612900_1780368025-markus-winkler-DXVG6Rld_dQ-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7239408/original/049205600_1780024133-5808621281987571588.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7761126/original/091316100_1780570759-2767829851028259085.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7760325/original/042555100_1780569809-IMG-20260604-WA0019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5240431/original/016667400_1748920671-WhatsApp_Image_2025-06-03_at_10.07.01_76244767.jpg)