Liputan6.com, Jakarta - "Marsinah bukan hanya seorang buruh pabrik. Ia adalah suara yang lahir dari kesunyian mereka yang selama ini tidak didengar," begitu bunyi salah satu slogan yang terpasang di Museum Marsinah dan Rumah Singgah. Museum yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu, 16 Mei 2026, itu merupakan atraksi wisata terbaru di Desa Wisata Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur.
Di Museum Marsinah yang menempati gedung berbiaya Rp3,8 miliar itu, pengunjung bisa melihat sejumlah memorabilia Marsinah. Ada sepeda onthel yang biasa dipakai Marsinah untuk beraktivitas sehari-hari. Ada pula lemari kaca yang memajang blazer putih dan tas jinjing merah Marsinah untuk bekerja di pabrik hingga aktif dalam memperjuangkan hak buruh.
Baju dan tas tersebut, menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, merupakan barang terakhir yang dipakai Marsinah sebelum menemui ajalnya. Di museum itu juga terpasang layar digital yang menampilkan kumpulan kliping berita tentang kasus kematian Marsinah yang mengguncang republik.
Advertisement
Pengunjung juga bisa melihat sejumlah diorama yang menggambarkan perjalanan hidup perempuan kelahiran 10 April 1969 itu. Salah satunya saat ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2025. Saat itu, sang kakak, Marsini mewakili almarhum yang meninggal pada 8 Mei 1993 menerima penghargaan tersebut di Istana Negara.
Kompleks museum yang berdiri di lahan seluas 938 meter persegi itu juga memiliki rumah singgah. Rumah singgah tersebut dilaporkan bisa diakses gratis oleh para buruh, sedangkan museum memorabilia bisa dikunjungi gratis setiap hari pukul 10.00 sampai 17.00 WIB.
Â
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6124597/original/005276800_1779008816-WhatsApp_Image_2026-05-17_at_12.45.33.jpeg)
Mengintip Kamar Marsinah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6124599/original/030953600_1779008816-WhatsApp_Image_2026-05-17_at_12.45.36.jpeg)
Tak jauh dari rumah tersebut berdiri rumah masa kecil Marsinah yang menjadi 'museum hidup'. Rumah beratap genteng tanah liat tanpa plafon itu menyimpan beberapa kenangan tentang sang aktivis buruh.
Salah satunya kamar sederhana berlantai semen dan dinding sebagian bata merah tanpa papan kayu. Papan bertuliskan 'Kamar Marsinah' menunjukkan bahwa di sana lah ia beristirahat semasa hidupnya. Tak banyak perabot di dalamnya, hanya dipan berkelambu dan meja kecil di sampingnya.
Sementara di lemari kaca di ruang tengah diletakkan dokumen pengangkatan Marsinah sebagai pahlawan nasional. Tak jauh dari lemari itu diletakkan foto Marsinah tampak depan berukuran besar.
"Kehadiran museum ini akan menghadirkan pengalaman wisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberi nilai pembelajaran bagi masyarakat," ujar Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa saat mengunjungi tempat itu, Sabtu, 16 Mei 2026, dikutip dari rilis Kementerian Pariwisata.
Advertisement
Siapkan Suvenir hingga Paket Wisata Sejarah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6124600/original/053325500_1779008816-WhatsApp_Image_2026-05-17_at_12.45.32.jpeg)
Ketua Pokdarwis Desa Wisata Nglundo, Eko Fitri Puji Harto, berharap agar penetapan Marsinah sebagai pahlawan nasional dapat semakin meningkatkan daya tarik Desa Wisata Nglundo sebagai destinasi wisata sejarah unggulan di Jawa Timur.
"Harapannya tentu, mari bersama-sama ikut meramaikan. Dengan diangkatnya Marsinah sebagai pahlawan buruh, kami dari Pokdarwis akan menyiapkan berbagai hal yang dapat membuat pengunjung merasa nyaman saat datang ke Desa Wisata Nglundo," kata Eko.
Sebagai desa wisata rintisan, Eko mengaku masih membutuhkan pendampingan dalam pengembangan paket wisata, peningkatan kualitas pelayanan, keamanan, hingga kenyamanan wisatawan. "Kami sangat berharap dukungan dari pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat agar Desa Wisata Nglundo dapat berkembang dengan baik,"ujarnya.
Eko menambahkan, pihaknya juga menjalin kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam mendukung promosi, pemasaran, serta distribusi produk desa. Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan suvenir, produk kreatif, hingga paket wisata berbasis sejarah dan budaya lokal.
"Kami ingin pengunjung benar-benar merasa nyaman datang dan menikmati pengalaman wisata di Desa Wisata Nglundo," katanya.
Sumber Dana Pembangunan Museum Marsinah dan Rumah Singgah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6124602/original/072693900_1779008816-WhatsApp_Image_2026-05-17_at_12.45.27.jpeg)
Mengutip kanal News Liputan6.com, Andi Gani menegaskan, kekuatan ekonomi koperasi buruh menjadi fondasi utama pembangunan Museum Ibu Marsinah & Rumah Singgah di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur. Anggaran pembangunan museum itu sepenuhnya berasal dari dana gotong royong keluarga besar KSPSI AGN tanpa menggunakan APBN maupun APBD.
"Total anggaran museum ini mencapai hampir Rp3,8 miliar. Saya pastikan tidak ada dana Pemerintah, tidak ada APBN maupun APBD. Semua berasal dari gotong royong keluarga besar KSPSI AGN,"Â ujar Andi Gani, Minggu (17/5/2026).
Andi Gani menjelaskan, kekuatan ekonomi koperasi buruh KSPSI AGN saat ini terus berkembang. Total aset koperasi yang dimiliki jaringan pimpinan unit kerja KSPSI disebut telah mencapai Rp2,1 triliun.
"KSPSI AGN memiliki basis koperasi yang sangat kuat. Total aset koperasi buruh kami sudah mencapai Rp2,1 triliun. Ada koperasi buruh yang asetnya Rp750 miliar, ada yang Rp300 miliar," ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan Museum Ibu Marsinah & Rumah Singgah merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan Marsinah sebagai simbol perjuangan kaum buruh Indonesia. Pengelolaannya juga melibatkan keluarga Marsinah serta yayasan yang dibentuk KSPSI Jawa Timur.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6124594/original/079297000_1779008815-WhatsApp_Image_2026-05-17_at_12.45.29.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6014637/original/033175900_1778906610-image__17_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6014503/original/056263500_1778906535-Prabowo_Resmikan_Museum_Marsinah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5002970/original/066186000_1731428185-WhatsApp_Image_2024-11-12_at_22.55.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6021054/original/097082500_1778912581-Prabowo_Ziarah_Marsinah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6014752/original/073086300_1778906790-image__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6009317/original/021277900_1778901710-Prabowo_Tiba_Marsinah.jpg)