Cara Membuat Lontong dari Nasi Porang, Begini Tips agar Padat dan Kenyal

Cara membuat lontong dari nasi porang yang padat, kenyal, dan sehat dengan langkah mudah serta tips agar hasilnya sempurna.

Diterbitkan 13 Maret 2026, 16:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Biasanya lontong dibuat dari beras yang dimasak dalam daun pisang hingga padat dan memiliki tekstur yang khas.  Namun seiring berkembangnya tren gaya hidup sehat, banyak orang mulai mencari alternatif bahan yang lebih ringan tetapi tetap dapat menghasilkan lontong yang enak dan mengenyangkan. Salah satu bahan yang mulai populer digunakan adalah nasi porang, yang dikenal memiliki kandungan serat tinggi dan kalori lebih rendah dibandingkan nasi putih biasa.

Cara membuat lontong dari nasi porang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan lontong tradisional, hanya saja ada beberapa teknik yang perlu diperhatikan agar hasilnya tetap padat, kenyal, dan tidak mudah hancur. Nasi porang sendiri berasal dari umbi porang yang diolah menjadi beras analog, sehingga dapat dimasak seperti nasi pada umumnya.

Dengan teknik memasak yang tepat, nasi porang bisa dibentuk menjadi lontong yang tidak hanya lezat tetapi juga lebih sehat dan cocok untuk berbagai kebutuhan, termasuk bagi mereka yang sedang menjaga pola makan atau menjalani diet rendah kalori.

Mengenal Nasi Porang dan Kandungan Gizinya

Nasi porang merupakan beras analog yang dibuat dari umbi porang, yaitu tanaman umbi-umbian yang cukup banyak dibudidayakan di Indonesia. Umbi porang diolah menjadi tepung terlebih dahulu, kemudian diproses menjadi butiran yang menyerupai beras sehingga dapat dimasak seperti nasi pada umumnya. Karena bentuk dan cara memasaknya yang mirip nasi biasa, bahan ini semakin banyak digunakan sebagai alternatif pengganti nasi oleh masyarakat yang ingin menjalani pola makan yang lebih sehat.

Salah satu keunggulan utama nasi porang adalah kandungan serat glukomanan yang cukup tinggi. Glukomanan dikenal sebagai serat larut air yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga sering digunakan dalam menu diet sehat. Selain itu, nasi porang juga cenderung memiliki kadar karbohidrat yang lebih rendah dibandingkan nasi putih, sehingga banyak dipilih oleh orang yang ingin mengontrol asupan kalori atau menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Selain manfaat tersebut, nasi porang juga dikenal baik untuk sistem pencernaan karena kandungan seratnya dapat membantu memperlancar proses metabolisme tubuh. Tidak heran jika banyak orang mulai mencoba berbagai olahan dari nasi porang, termasuk membuat lontong sebagai pengganti lontong beras biasa. Dengan teknik pengolahan yang tepat, lontong dari nasi porang tetap bisa memiliki tekstur padat dan kenyal sehingga cocok dipadukan dengan berbagai jenis lauk khas Nusantara.

Bahan-bahan Membuat Lontong dari Nasi Porang

Sebelum mulai membuat lontong dari nasi porang, tentu penting untuk menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan terlebih dahulu. Bahan yang digunakan sebenarnya cukup sederhana dan mudah ditemukan di pasar maupun toko bahan makanan. Selain nasi porang sebagai bahan utama, diperlukan juga beberapa bahan pendukung agar lontong memiliki rasa yang lebih gurih dan tekstur yang baik setelah dimasak.

Berikut bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat lontong dari nasi porang:

  • 250 gram nasi porang atau beras porang kering
  • 600–700 ml air untuk memasak nasi porang
  • ½ sendok teh garam untuk menambah rasa
  • Daun pisang secukupnya sebagai pembungkus lontong
  • Lidi atau tusuk gigi untuk menyemat daun pisang
  • Air secukupnya untuk merebus lontong
  • Sedikit minyak goreng untuk mengoles daun pisang agar tidak lengket (opsional)

Cara Membuat Lontong dari Nasi Porang

Berikut langkah-langkah sederhana untuk membuat lontong dari nasi porang yang padat dan enak:

Cuci nasi porang hingga bersih

Nasi porang perlu dicuci terlebih dahulu menggunakan air mengalir untuk menghilangkan sisa aroma khas dari porang. Proses pencucian ini juga membantu membuat hasil nasi porang lebih bersih dan siap dimasak.

Masak nasi porang seperti menanak nasi biasa

Masukkan nasi porang ke dalam panci atau rice cooker, kemudian tambahkan air dan sedikit garam. Masak hingga nasi porang matang dan airnya terserap sempurna sehingga teksturnya menjadi lembut tetapi tidak terlalu lembek.

Siapkan daun pisang sebagai pembungkus

Potong daun pisang berbentuk persegi panjang sesuai ukuran lontong yang diinginkan. Layukan daun pisang sebentar di atas api kecil agar lebih lentur dan tidak mudah sobek saat digulung.

Masukkan nasi porang ke dalam daun pisang

Ambil nasi porang yang sudah matang, kemudian masukkan ke dalam daun pisang sekitar setengah hingga dua pertiga bagian. Jangan mengisi terlalu penuh karena nasi akan memadat saat direbus.

Gulung dan bentuk lontong

Gulung daun pisang membentuk silinder seperti lontong pada umumnya. Setelah itu lipat kedua ujungnya dan sematkan menggunakan lidi atau tusuk gigi agar tidak terbuka saat direbus.

Rebus lontong hingga padat

Masukkan lontong ke dalam panci berisi air mendidih. Rebus selama sekitar 60 hingga 90 menit agar nasi porang menjadi padat dan menyatu seperti lontong tradisional.

Tiriskan dan dinginkan terlebih dahulu

Setelah matang, angkat lontong dan tiriskan. Diamkan beberapa saat hingga suhunya menurun agar teksturnya semakin padat dan mudah dipotong.

Potong lontong dan siap disajikan

Setelah lontong benar-benar dingin, potong sesuai selera dan sajikan bersama berbagai hidangan seperti sate, sayur lodeh, atau opor ayam.

Tips Agar Lontong Padat, Kenyal, dan Tidak Berlendir

Meskipun cara membuat lontong dari nasi porang cukup mudah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasilnya tetap padat dan memiliki tekstur yang enak. Nasi porang memiliki karakteristik yang sedikit berbeda dari nasi biasa karena kandungan seratnya lebih tinggi, sehingga teknik memasaknya juga perlu disesuaikan. Dengan beberapa tips sederhana, lontong porang bisa memiliki tekstur yang kenyal dan tidak berlendir saat dipotong.

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan saat membuat lontong dari nasi porang:

  • Gunakan perbandingan air yang tepat saat memasak nasi porang agar tidak terlalu lembek
  • Jangan mengisi daun pisang terlalu penuh supaya lontong dapat memadat dengan baik
  • Pastikan air rebusan benar-benar mendidih sebelum lontong dimasukkan
  • Rebus lontong minimal satu jam agar teksturnya benar-benar padat
  • Diamkan lontong hingga dingin sebelum dipotong supaya tidak mudah hancur
  • Gunakan daun pisang yang masih segar agar aroma lontong lebih harum

Pertanyaan dan Jawaban

1. Apakah nasi porang bisa dijadikan lontong seperti nasi biasa?

Bisa, nasi porang dapat dipadatkan menjadi lontong asalkan dimasak dengan perbandingan air yang tepat dan direbus cukup lama.

 

2. Apakah lontong porang rasanya berbeda dengan lontong biasa?

Rasanya sedikit berbeda, tetapi tetap netral dan mudah dipadukan dengan berbagai lauk seperti sate atau sayur berkuah.

 

3. Berapa lama merebus lontong dari nasi porang?

Biasanya lontong perlu direbus sekitar 60–90 menit agar teksturnya benar-benar padat dan tidak mudah hancur.

 

4. Apakah lontong porang cocok untuk diet?

Ya, lontong dari nasi porang sering dipilih sebagai alternatif karena kandungan kalorinya lebih rendah dan seratnya lebih tinggi.

 

5. Apakah lontong porang bisa disimpan?

Lontong porang dapat disimpan di kulkas selama 1–2 hari, tetapi sebaiknya dibungkus rapat agar tidak cepat kering.