Liputan6.com, Jakarta - Bulan Ramadan selalu identik dengan meningkatnya kebutuhan akan menu takjil yang manis, mengenyangkan, dan mudah disantap saat berbuka puasa. Kondisi ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha rumahan untuk menghadirkan camilan sederhana namun bernilai jual tinggi. Salah satu pilihan yang semakin populer adalah nugget pisang, camilan berbahan dasar pisang yang diolah modern dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.
Dibandingkan gorengan biasa, nugget pisang menawarkan variasi rasa, tampilan menarik, serta fleksibilitas penyajian. Camilan ini bisa dijual dalam kondisi fresh maupun frozen, sehingga cocok untuk sistem pre-order selama Ramadan. Selain itu, bahan bakunya relatif mudah didapat dan proses produksinya bisa dilakukan dari dapur rumah.
Liputan6.com akan membahas resep nugget pisang secara lengkap dan rinci, merujuk pada hasil wawancara dengan Fendi (46 tahun), owner Banane, salah satu UMKM F&B di Klaten. Resep dan tips ini bisa menjadi panduan praktis bagi siapa pun yang ingin menjadikan nugget pisang sebagai ide jualan takjil di bulan Ramadan, Selasa (27/1/2026).
Advertisement
Bahan Adonan Nugget Pisang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484734/original/041113200_1769483129-banane.jpg)
- Pisang kepok kuning matang 2 kg (ditimbang tanpa kulit)
- Tepung terigu protein sedang 250 gram
- Telur ayam 6 butir
- Margarin 100 gram, dilelehkan
- Butter 30 gram, dilelehkan
- Gula pasir 30 gram
- Garam 1 sendok teh
- Susu bubuk 25 gram
- Minyak goreng secukupnya
Fendi menegaskan bahwa seluruh takaran tersebut sudah melalui beberapa kali uji coba. “Semua takaran ini sudah kami tes berkali-kali supaya hasilnya stabil,” jelasnya.
Bahan Celupan (Pelapis Basah)
- Tepung terigu 150 gram
- Tepung maizena 10 gram
- Baking soda ½ sendok teh
- Air secukupnya
Bahan Pelapis Kering
- Tepung panir secukupnya
Topping (Opsional)
- Cokelat glaze
- Keju parut, matcha, tiramisu, atau topping sesuai selera pasar
Advertisement
Cara Membuat Nugget Pisang Banane
1. Menghaluskan Pisang
Kupas pisang kepok kuning lalu masukkan ke blender atau chopper. Tambahkan telur ayam agar proses penghalusan lebih mudah dan adonan cepat menyatu. Blender hingga pisang benar-benar halus tanpa gumpalan.
Fendi menyarankan penggunaan pisang matang sempurna. Secara tidak langsung ia menekankan bahwa tingkat kematangan pisang sangat memengaruhi rasa akhir nugget pisang.
2. Membuat Adonan Nugget
Tuangkan pisang halus ke dalam wadah besar. Masukkan tepung terigu, margarin cair, butter cair, gula, garam, dan susu bubuk. Aduk hingga semua bahan tercampur rata dan adonan tampak halus.
Pastikan margarin dan butter sudah dalam kondisi hangat, bukan panas, agar telur tidak menggumpal.
3. Mengukus Adonan
Siapkan loyang yang sudah diolesi margarin atau dialasi kertas roti. Tuang adonan ke dalam loyang dan ratakan permukaannya. Kukus selama kurang lebih 30–40 menit dengan api sedang hingga matang.
Ciri adonan matang antara lain permukaan padat, tidak lengket saat ditusuk, serta aroma pisang dan butter yang keluar dengan jelas. Setelah matang, angkat dan dinginkan hingga suhu ruang.
4. Memotong Nugget Pisang
Setelah adonan dingin, keluarkan dari loyang dan potong sesuai selera. Untuk jualan takjil, ukuran bite size sekitar 2 x 5 cm cukup diminati. Sementara ukuran standar 3 x 8 cm cocok untuk produk frozen.
5. Membuat Adonan Celupan
Campurkan tepung terigu, maizena, dan baking soda. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan licin dan tidak terlalu kental.
6. Proses Pelapisan
Celupkan potongan nugget pisang ke adonan basah, lalu gulingkan ke tepung panir hingga tertutup rata. Fendi menjelaskan bahwa pada tahap ini nugget sudah bisa difrozen untuk stok atau bisa juga langsung digoreng
7. Penyimpanan Frozen
Susun nugget pisang dalam wadah tertutup atau plastik zip. Simpan di freezer. Dalam kondisi beku, nugget bisa bertahan hingga 1–2 bulan, sehingga cocok untuk persiapan stok selama Ramadan.
8. Menggoreng Nugget Pisang
Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng nugget hingga berwarna golden brown. Angkat dan tiriskan.
9. Penyajian
Sajikan nugget pisang hangat dengan cokelat glaze atau topping favorit. Untuk jualan takjil, topping cokelat menjadi pilihan paling aman dan disukai banyak konsumen.
Tips Membuat Nugget Pisang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484735/original/048713000_1769483129-banane2.jpg)
Agar hasil nugget pisang konsisten, enak, dan layak dijual sebagai takjil Ramadan, Fendi membagikan beberapa tips penting berdasarkan pengalamannya mengelola UMKM Banane.
1. Gunakan pisang kepok kuning sebagai bahan utama
Fendi menegaskan bahwa pemilihan pisang sangat menentukan hasil akhir.
“Pisang kepok kuning itu paling aman dan konsisten. Teksturnya tidak terlalu lembek, rasanya manis tapi tidak sepat,” ujarnya. Selain itu, warna pisang kepok kuning relatif stabil setelah dikukus maupun digoreng, sehingga tampilan nugget tetap menarik saat dijual.
2. Pastikan pisang benar-benar matang sebelum diolah
Pisang yang matang sempurna (kulit kuning dengan sedikit bintik hitam) akan menghasilkan rasa manis alami tanpa perlu banyak tambahan gula. Secara tidak langsung, Fendi menyebutkan bahwa pisang setengah matang bisa membuat rasa nugget kurang maksimal dan cenderung sepat.
3. Haluskan pisang bersama telur agar adonan menyatu sempurna
Dalam proses awal, Fendi mencampurkan telur langsung saat menghaluskan pisang. Cara ini membantu adonan lebih cepat halus dan tidak menggumpal ketika dicampur dengan bahan kering. Teknik sederhana ini penting untuk menghasilkan tekstur nugget yang lembut di bagian dalam.
4. Gunakan margarin dan butter dalam kondisi hangat, bukan panas
Margarin dan butter yang terlalu panas bisa membuat telur menggumpal saat dicampur. Karena itu, Fendi selalu memastikan kedua bahan lemak ini sudah dilelehkan dan dibiarkan hangat sebelum dicampurkan ke adonan.
5. Dinginkan adonan setelah dikukus sebelum dipotong
Adonan nugget pisang yang masih panas cenderung lembek dan mudah hancur. Dengan mendinginkannya hingga suhu ruang, tekstur adonan menjadi lebih set dan mudah dipotong rapi, baik untuk ukuran bite size maupun ukuran standar jualan.
6. Tekan ringan saat memanir agar hasil gorengan lebih renyah
Saat menggulingkan nugget ke tepung panir, tekan perlahan agar panir menempel sempurna. Teknik ini membantu menghasilkan lapisan luar yang renyah dan tidak mudah lepas saat digoreng.
7. Manfaatkan sistem frozen untuk efisiensi jualan Ramadan
Fendi menjelaskan bahwa setelah tahap pemaniran, nugget pisang sudah bisa disimpan dalam freezer. Cara ini sangat membantu pelaku usaha takjil karena produksi bisa dilakukan lebih awal, sementara penggorengan dilakukan mendekati waktu berbuka.
8. Gunakan api sedang saat menggoreng
Api yang terlalu besar membuat nugget cepat cokelat di luar tetapi belum matang merata di dalam. Dengan api sedang, nugget pisang akan matang sempurna dengan warna golden brown yang menggugah selera.
9. Pilih topping yang familiar dan disukai pasar
Untuk jualan takjil, Fendi menyebut cokelat glaze sebagai pilihan paling aman. “Cokelat glaze itu paling disukai karena cocok dengan rasa pisangnya,” katanya. Namun, variasi topping seperti keju, matcha, atau tiramisu bisa ditambahkan untuk menyesuaikan selera konsumen.
9. Jaga konsistensi resep dan proses produksi
Menurut Fendi, kunci menjaga kualitas nugget pisang bukan hanya pada resep, tetapi juga konsistensi. “Selama jenis pisang, takaran bahan, dan teknik pengolahan dijaga, rasa dan tekstur nugget pisang akan tetap sama,” jelasnya. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan pelanggan selama Ramadan.
Advertisement
FAQ Seputar Nugget Pisang
1. Apakah nugget pisang cocok dijual sebagai takjil Ramadan?
Sangat cocok karena rasanya manis, mengenyangkan, dan bisa dijual fresh maupun frozen.
2. Pisang apa yang paling disarankan untuk nugget pisang?
Pisang kepok kuning karena teksturnya stabil, tidak lembek, dan warnanya tidak mudah berubah.
3. Berapa lama nugget pisang bisa disimpan di freezer?
Dalam kondisi beku dan tertutup rapat, nugget pisang bisa bertahan 1–2 minggu.
4. Apakah nugget pisang harus digoreng langsung setelah dipanir?
Tidak. Nugget bisa disimpan sebagai frozen food dan digoreng saat akan disajikan.
5. Topping apa yang paling diminati untuk nugget pisang?
Cokelat glaze adalah topping paling populer, tetapi bisa dikreasikan sesuai selera pasar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484733/original/035361900_1769483129-banane_baru_digoreng.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3428249/original/078718400_1618374148-053339400_1559536727-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776135/original/014006000_1782843284-063_2284049459.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776134/original/059322300_1782843171-000_B8UA24W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3299157/original/094356500_1605660408-AP20322768020969.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710453/original/039368100_1782790641-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4314861/original/012980000_1675661791-rade-nugroho-rlj3VznKap0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2815541/original/062443200_1558775153-iStock-698697244.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3121589/original/054389800_1588827933-3482841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540376/original/062198200_1774719387-Kondisi_arus_balik_di_Pelabuhan_Merak_Banten.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)