Liputan6.com, Jakarta - Investigasi penasihat khusus terhadap mantan ibu negara Korea Selatan, Kim Keon Hee, menyoroti barang-barang mewah yang diduga diberikan padanya selama masa jabatan suaminya, Yoon Suk Yeol. Sederet item mahal itu termasuk kalung berlian, jam tangan mewah, dan sepatu desainer.
Di antara barang-barang mewah yang paling menonjol adalah kalung berlian Van Cleef & Arpels, yang dipakai Kim saat mendampingi Yoon saat kunjungan luar negeri pertama mereka sebagai presiden dan ibu negara Korea Selatan ke KTT NATO pada Juni 2022, lapor The Strait Times, Kamis (14/8/2025).
Kalung Snowflake yang terbuat dari emas putih 18 karat dan bertahtakan berlian yang terdiri dari 367 batu 30,99 karat. Harganya yang tercantum di situs web resmi Van Cleef & Arpels adalah 83,5 juta won (sekitar Rp971 juta). Tapi saat Kim Keon Hee memakainya, kalung tersebut dilaporkan dijual seharga 60 juta won.
Advertisement
Pengakuan Kim
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315080/original/092170700_1755150860-1.jpg)
Merek aksesori mewah itu menulis sebagai deskripsi produk, "Berkilau dengan cahaya, koleksi Snowflake High Jewelry terinspirasi serpihan salju, sebuah inspirasi bagi Van Cleef & Arpels sejak 1940-an. (Kalung ini memuat) berlian bulat berpadu membentuk motif musim dingin yang memukau."
Kantor Yoon awalnya mengklaim bahwa Kim meminjam kalung itu dari seorang kenalan. Namun, dalam pernyataan tertulis pada jaksa penuntut, Mei 2025, Kim mengatakan kalung itu palsu.
Saat diperiksa tim penasihat khusus pada 6 Agustus 2025, Kim mengklaim bahwa ia membeli kalung palsu itu di Hong Kong pada 2010 sebagai hadiah untuk ibunya, kemudian meminjamnya untuk perjalanan NATO. Tapi, klaim tersebut kemudian terbantahkan.
Pada 12 Agustus 2025, tim penasihat khusus Korea Selatan mengungkap, mereka telah memperoleh kesaksian dari Seohee Construction yang mengonfirmasi bahwa perusahaan telah membeli kalung tersebut dan menghadiahkannya kepada perempuan berusia 52 tahun tersebut. Para penyidik telah mengamankan kalung itu, tambah mereka.
Advertisement
Jam Tangan Mewah yang Turut Disorot
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314634/original/009183600_1755113222-Untitled.jpg)
Sebuah jam tangan Vacheron Constantin juga sedang diselidiki. Penyidik memperkirakan bahwa jam tangan model Historiques American tahun 1921 dari merek mewah tersebut, yang bernilai sekitar 54 juta won di sebuah butik di Seoul pada September 2022, diduga dikirimkan pada Kim oleh seorang pengusaha bermarga Seo.
Ia mengaku membeli jam tangan tersebut dengan harga diskon 35 juta won melalui "potongan harga VIP." Di situs web Vacheron Constantin, seperti dikutip Kamis (14/8/2025), jam tangan ikonis ini disebut "menafsirkan ulang model yang diluncurkan pada 1921, yang dirancang khusus untuk pasar Amerika selama era Roaring Twenties."
"Mahkotanya, yang ditempatkan dengan tegas di antara pukul 1 dan 2, serta pembacaan waktu diagonal tanpa perlu memutar pergelangan tangan, memberi karakter yang indah dan kreatif. Dial-nya menampilkan dial-train berbentuk kereta api dan angka Arab bercat hitam, serta detik kecil di antara pukul 3 dan 4. Mesin manualnya menawarkan cadangan daya hampir tiga hari."
Barang Mewah Lainnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313688/original/032370400_1755052332-Untitled.jpg)
Meski Seo mengklaim ia hanya menjalankan tugas untuk mantan ibu negara, para penyelidik menduga jam tangan mewah itu mungkin diberikan sebagai imbalan atas bantuan bisnis. Alasan utama tim penasihat khusus mencurigai adanya quid pro quo adalah kesepakatan yang ditandatangani perusahaan Seo dengan kantor kepresidenan pada September 2022, yakni program percontohan yang menggunakan anjing robot untuk keamanan.
Ditemukan bahwa Dinas Keamanan Presiden Korea Selatan telah mengalokasikan 800 juta won untuk membeli anjing robot, sebuah rencana yang dibatalkan setelah diungkap media lokal Hankyoreh. Penggerebekan di rumah Kim dan keluarganya juga menemukan barang-barang mewah lain, termasuk sepatu Chanel.
Sepatu-sepatu tersebut diduga merupakan hadiah dari orang-orang yang terkait kelompok keagamaan Federasi Keluarga untuk Perdamaian dan Penyatuan Dunia. Namun, pertanyaan mengenai ukuran sepatu masih tetap ada.
Itu karena sepatu Chanel yang diduga ditujukan untuk Kim berukuran 39 (Eropa), setara dengan sekitar 245 mm hingga 255 mm. Ukuran ini lebih kecil dari ukuran sepatu Kim yang dilaporkan, yaitu 260 mm.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3575513/original/022199900_1631891577-Untitled-2.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313720/original/013816600_1755053631-Untitled.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5034274/original/035323000_1733270905-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5508227/original/090923100_1771569463-mantan-presiden-korea-selatan-yoon-suk-yeol-divonis-penjara-seumur-hidup-_-liputan6-d23592.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313720/original/013816600_1755053631-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5050918/original/076794300_1734183426-Untitled.jpg)