Sukses

Maskapai Penerbangan AS Terapkan Kebijakan Berbeda-beda Terkait Vaksinasi Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Tidak semua maskapai penerbangan di Amerika Serikat (AS) menangani vaksin Covid-19 dengan cara yang sama. Alasannya karena sifat pekerjaan mereka sebagai industri yang banyak berhubungan dengan pelayanan konsumen, terutama industri perjalanan.

Saat ini, mereka menentukan sendiri untuk memvaksinasi karyawan mereka. Beberapa maskapai memutuskan untuk menawarkan cuti berbayar bagi karyawan untuk divaksin, dan lainnya ada yang langsung meminta mereka untuk menjalani vaksinasi, dilansir dari laman Fox News, Rabu, 27 Januari 2021.

Namun, setidaknya satu maskapai besar mengatakan vaksin mungkin diperlukan untuk pekerja, yang lain mengambil pendekatan yang berbeda. Scott Kirby, CEO United Airlines, baru-baru ini mengatakan bahwa dia mempertimbangkan untuk mewajibkan vaksin untuk semua karyawan.

Kirby mendukung upaya untuk meminta vaksin tersebut, tapi belum ada kebijakan resmi yang diterapkan hingga saat ini. Operator besar lainnya, termasuk Delta, American dan Southwest, telah merilis pernyataan tentang proses vaksinasi karyawan, meskipun tidak ada yang sampai sejauh CEO United dalam mengungkapkan keinginan untuk mewajibkan vaksinasi.

"Kami secara aktif bekerja dengan semua negara bagian untuk memahami bagaimana karyawan Delta akan diprioritaskan dalam distribusi awal vaksin. Kami sangat menganjurkan agar karyawan garis depan kami dianggap sebagai bagian dari tahap rekomendasi CDC, pekerja yang penting. Kami juga terlibat mitra medis kami di Mayo Clinic dan Emory untuk bimbingan selama proses penting ini," kata juru bicara Delta Airlines.

2 dari 4 halaman

Tanggung Biaya Administrasi

Seorang juru bicara Alaska Airlines mendorong semua karyawan untuk divaksinasi dan sedang berencana untuk membantu memudahkan akses bagi semua karyawan. Sementara, American Airlines dilaporkan berencana untuk mendistribusikan vaksin kepada karyawan di bandara tertentu, tetapi saat ini tidak menjadikan vaksin sebagai persyaratan.

Di sisi lain, Southwest mengatakan bahwa semua karyawan akan divaksin virus corona secara gratis, setelah inokulasi tersedia secara luas di AS. Southwest akan menanggung biaya administrasi melalui rencana kesehatan perusahaannya. 

Alaska Airlines dan Hawaiian Airlines sama-sama mengatakan bahwa karyawan akan sangat "didorong" untuk mendapatkan vaksin. "Kami mendorong semua karyawan kami untuk divaksinasi, dan sedang mengerjakan rencana untuk membantu memungkinkan akses mudah bagi semua karyawan," kata Alaska Airlines.

Hawaiian Air juga "sangat mendorong" semua karyawan untuk mendapatkan vaksin. Maskapai tersebut juga mengatakan sedang bekerja dengan negara bagian Hawaii untuk mencari cara paling efisien untuk "menawarkan vaksinasi sukarela." Prioritas kemungkinan besar akan diberikan kepada anggota tim "garis depan".

3 dari 4 halaman

Heboh Penumpang Pesawat Membeludak

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: