Sukses

Thailand Sekarang Terbuka bagi Turis dari Seluruh Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Kabar terbaru datang dari Thailand. Negeri Gajah Putih tersebut, sekarang memersilakan turis dari mana pun untuk datang, terlepas dari situasi pandemi corona Covid-19 di negara mereka.

Hal itu bisa terlaksana lewat program tinggal lama, Visa Turis Khusus (STV) yang baru diubah. Hal itu diungkapkan juru bicara pemerintah Rachada Dhnadirek pada Selasa lalu. Namun, para pelancong masih harus mematuhi karantina wajib 14 hari di Thailand, dilansir dari laman Bangkok Post, Kamis, 10 Desember 2020.

Kebijakan yang terbilang liberal itu mewakili pemerintah yang berbalik arah dan dirancang untuk mendongkrak industri pariwisata Thailnad yang sedang sakit.

STV sebelumnya hanya disediakan untuk orang-orang dari negara-negara berisiko rendah. Namun, kondisi ketat itu disalahkan, karena rendahnya jumlah wisatawan yang memanfaatkan program tersebut, hanya 825 orang dari 29 negara dan hanya enam yacht mewah yang menggunakannya.

Kata Rachada, kabinet juga telah memutuskan untuk memperpanjang masa tinggal bagi pengunjung kapal pesiar yang memegang STV selama 30 hari lagi, atau total 60 hari.

Sementara itu, Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha bersikeras bahwa Thailand tidak mengalami gelombang kedua pandemi, atau menghadapi tantangan penyebar super, seperti yang dikabarkan.

Yang benar adalah bahwa sekelompok kecil orang Thailand yang terinfeksi secara ilegal menyelinap kembali ke negara itu dan mengunjungi tempat-tempat di Thailand, yang hanya mendorong pemeriksaan rutin, apakah mereka telah menginfeksi orang lain, katanya.

2 dari 4 halaman

Menyelinap Secara Ilegal

Sementara itu, Dr Chakrarat Pittayawonganon, dari Departemen Pengendalian Penyakit, mengungkapkan bahwa di antara mereka yang sekarang dirawat karena Covid-19 adalah empat petugas kesehatan yang terinfeksi di fasilitas karantina negara alternatif dan rumah sakit swasta di Bangkok.

Infeksi yang dialami mereka mendorong penyelidikan tentang bagaimana petugas kesehatan bisa tertular virus. Belum diketahui, apakah itu kesalahan mereka sendiri atau ada penyebab lain.

Otoritas kesehatan mencatat 19 kasus infeksi Covid-19 baru, salah satunya adalah seorang pria di provinsi utara Chiang Rai. Dengan demikian, pria itu menjadi orang ke-39 yang tertular virus di sebuah tempat hiburan di kota perbatasan Tachileik, Myanmar.

Pasien Chiang Rai adalah warga negara Thailand terbaru yang tertular Covid-19 di luar negeri sebelum menyelinap kembali ke negara itu secara ilegal, kata Dr Chakrarat, dan tidak menunjukkan gejala.

Sementara itu, Universitas Thammasat telah membatalkan pertandingan sepak bola tradisional ke-75 dengan Universitas Chulalongkorn. Alasannya, mereka khawatir atas pandemi corona Covid-19 tersebut.

Thailand salah satu negara di Asia yang paling terpukul secara ekonomi akibat Covid-19. Sejak menutup negara itu bagi turis asing pada Maret 2020, ternyata tindakan tersebut justru menghancurkan industri pariwisatanya.

3 dari 4 halaman

Liburan Aman di Masa Pandemi

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: