Sukses

Unik, 6 Benda yang Banyak Dibeli Warga AS Selama Lockdown

Liputan6.com, Jakarta -  Masa lockdown di beberapa negara termasuk di Amerika Serikat (AS) memang sudah berakhir meski pandemi corona Covid-19 masih belum berlalu. Selama lockdown, ternyata tak hanya bahan makanan dan kebutuhan pokok yang diburu.

Ada beberapa benda unik dan mungkin terkesan aneh yang menjadi buruan warga Amerika. Disebut aneh, karena benda-benda ini bahkan tidak termasuk sebagai benda yang populer atau banyak digunakan oleh masyarakat di sana sebelum pandemi.

Dilansir dari Huffpost, Minggu, 6 September 2020, setidaknya ada enam benda unik dan tak terduga yang mengalami lonjakan penjualan selama lockdown di AS. Simak rangkumannya berikut ini.

1. Sepatu roda

Lockdown yang diberlakukan hampir di seluruh semua negara bagian AS, membuat banyak orang gelisah dan akhirnya mencari hobi baru untuk mengisi waktu mereka. Bagi banyak orang, sepatu roda ternyata termasuk pilihan utama, karena bisa jadi alasan untuk keluar rumah.

Penelusuran Google untuk "sepatu roda" melonjak tajam pada Mei lalu. Para pedagang tiba-tiba kesulitan untuk memenuhi permintaan tersebut, menurut laporan The Washington Post

Moxi Roller Skates yang berbasis di California menjual 12 kali lipat daripada biasanya, mendorong perusahaan itu untuk membuka pabrik kedua demi memenuhi semua pesanan. Karena kemudian sepatu roda menjadi langka, banyak konsumen beralih ke pasar barang bekas.

2. Celana olahraga

Penjualan pakaian di Amerika Serikat dikabarkan mengalami penurunan saat pandemi. Namun di sisi lain, penjualan celana olahraga justru meningkat. Pembelian naik 80 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menurut The New York Times.

Hal ini mungkin tak terlalu mengagetkan karena orang menjadi lebih sering berolahraga daripada bepergian. Hal tersebut membuat mereka lebih membutuhkan celana olahraga baru dibandingkan baju baru.

2 dari 4 halaman

3. Senjata

FBI mencatat peningkatan dalam permohonan kepemilikan senjata api sejak Maret, dan mencapai rekor 3,9 juta pada Juni 2020. Ada sejumlah alasan kenapa terjadi peningkatan minat pada kepemilikan senjata api ini. Penjualan senjata ternyata meningkat menjelang pemilu.

Mengingat calon dari Demokrat Joe Biden mendukung pembatasan senjata api yang lebih ketat, beberapa penentang mungkin ingin menyimpan senjata selagi masih bisa. Belum lagi ditambah kerusuhan sipil menyusul tewasnya George Floyd dan rasa takut secara umum karena pandemi yang belum juga terkendali ini.

4. Ragi

Bagi mereka yang patuh berada di rumah saja, memasak mungkin jadi pilihan kegiatan untuk mengisi waktu. Banyak dari mereka memilih membuat roti selama pandemi.

Penjualan bahan-bahan kue secara umum memang melonjak, namun ragi kering kini sangat sulit didapat. Penjualan ragi naik 647 persen pada akhir Maret, dibandingkan dengan minggu yang sama tahun lalu, menurut Nielsen. Faktanya, ragi mengalami pertumbuhan penjualan tercepat selama periode tujuh hari dibandingkan produk grosir lainnya yang dilacak oleh Nielsen.

3 dari 4 halaman

5. Lilin Wangi

Berbulan-bulan di rumah bersama dengan seluruh anggota keluarga yang lengkap, Anda mungkin mulai merasa aroma di dalam rumah menjadi lebih apek. Penjualan lilin wangi atau aromaterapi melonjak selama pandemi. Net-a-Porter, misalnya, melaporkan peningkatan 130 persen dari tahun ke tahun pada pertengahan Maret lalu.

6. Bidet

Bidet adalah sejenis kloset yang khusus untuk membersihkan bagian tubuh bawah, termasuk area genital, terutama setelah buang air kecil atau buang air besar di kloset. Di beberapa negara di Eropa, Amerika Latin, dan Timur Tengah, bidet umum dijumpai, diletakkan bersebelahan dengan kloset.

Tapi di AS, bidet sebenarnya juga kurang populer. Namun sejak awal pandemi yang ditandai dengan kekurangan tisu toilet di banyak negara, penelusuran Google mencatat lonjakan pencarian bidet pada pertengahan Maret, yang disusul dengan lonjakan penjualan bidet.

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: