Sukses

Viral Batik Diklaim Milik China, Warganet Indonesia Bersuara

Liputan6.com, Jakarta - Jagat maya digegerkan oleh unggahan media China, Xinhua News. Media tersebut menyampaikan bahwa batik merupakan kerajinan tradisional yang dimiliki Negeri Tirai Bambu.

Hal tersebut bermula dari sebuah video yang dibagikan media China ini melalui akun Twitter @XHNews. Video berdurasi 49 detik yang diunggah pada Minggu (12/7/2020) itu menampilkan perajin tengah dalam proses pembuatan batik.

"Batik adalah kerajinan tradisional yang umum di kalangan kelompok etnis di China," tulis media tersebut dalam kolom keterangan.

 

"Menggunakan lilin leleh dan alat seperti spatula, orang mewarnai kain dan memanaskannya untuk menghilangkan lilin. Lihatlah bagaimana kerajinan kuno berkembang di zaman modern. #AmazingChina," lanjut keterangan itu.

Sejak dibagikan sekitar enam jam lalu, unggahan tersebut telah di-retweet lebih dari 855 kali dan disukai lebih dari 388 kali. Video itu sontak membuat heboh warganet Indonesia yang membanjiri kolom komentar.

"Batik diambil dari bahasa Jawa 'ambatik' yang artinya ditandai dengan bintik-bintik atau titik-titik. Jadilah negara dengan kebanggaan, tidak hanya disalin dan mengklaim properti bangsa lain," tulis akun KikiNmaKecilku.

2 dari 3 halaman

Batik Indonesia Resmi Diakui UNESCO

"Batik berasal dari Jawa Indonesia dan tersebar di seluruh Asia termasuk India dan China tidak memelintir seni ini seolah-olah berasal dari China. Itu dari zaman kuno DITIRU oleh China," jelas akun srinidhi24.

Sementara, Batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO dengan dimasukkannya dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak-benda Warisan Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity). Hal ini berdasarkan sidang ke-4 Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Warisan Budaya Tak-benda di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 2 Oktober 2009.

Sejak itu, 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional. Batik telah menjadi kain yang memiliki nilai historis dan batik jadi salah satu identitas andalan Indonesia di mata dunia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: