Sukses

Cerita Ayana Jihye Moon Jalani Puasa Ramadan, dari Jaga Kesehatan sampai Kangen Makanan Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Ayana Jihye Moon mengaku mengalami Ramadan yang berbeda. Tak hanya karena terjadi di masa pandemi corona COVID-19, menjalaninya selama di Seoul, Korea Selatan, adalah faktor lain yang membuat ibadah di bulan suci terasa lain.

"Berbeda dengan di Indonesia yang banyak aktivitas kayak ikut kajian dan buka bersama. Di sini, saya hanya puasa bareng adik. Orang-orang juga makan dan minum di depan saya. Jadi agak susah," katanya saat turut serta dalam konferensi pers daring Ramadan Menjaga oleh Pocari Sweat, Jumat (15/5/2020).

Mengingat panyebaran virus corona baru sudah mereda di Negeri Ginseng, Ayana bercerita ia sudah bisa jalan-jalan ke luar rumah dengan tetap dalam kondisi berpuasa.

Yang membuat Ayana bersemangat, kali ini ia menjalani puasa Ramadan bersama adiknya. "Kami beribadah bersama, belajar bersama, ngaji bersama. Saya senang kami bisa ada untuk satu sama lain, saling menyemangati, saling menguatkan," tuturnya.

Soal menjaga kesehatan, Ayana mengatakan ia minum dan makan secara cukup. "Jangan makan tidak sehat. Tidak makan ayam goreng atau junk food. Saya pastinya cukup minum air putih juga. Tidak minum soda," paparnya.

Sebagai upaya memenuhi cairan tubuh, Ayana Jihye Moon menyebut, dirinya meminum dua liter Pocari Sweat di periode buka puasa sampai sahur. "Saya pernah minum soda, perut malah tak enak," tuturnya.

 

2 dari 3 halaman

Kangen Makanan Indonesia

Soal pilihan menu berbuka puasa maupun sahur, Ayana Jihaye Moon bersama sang adik mengaku makan apapun yang mereka sukai. "Asal tidak junkfood," tegas perempuan 24 tahun tersebut.

Beberapa menu pilihan Ayana adalah olahan ceker dan bubur ayam. "Tapi, saya kangen sekali makanan Indonesia," ujar perempuan yang tahun lalu menjalani puasa Ramadan di Indonesia tersebut.

"Yang paling saya kangenin itu cumi cabai hijau dan ayam penyet," ungkap sang selebgram.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: