Sukses

Nikmati Sensasi Gurihnya Soto Pak Moel T

Liputan6.com, Yogyakarta Soto menjadi menu andalan dan kesukaan orang Yogyakarta dan sekitarnya. Menu ini tidak ada habisnya dan mudah ditemukan di beberapa daerah. Bahkan warung soto baru terus buka di beberapa jalan di Yogyakarta. Namun satu warung soto yang sudah buka sejak dua tahun lalu ini patut dicoba Namanya Soto Sapi Pak Moel T, berada di Jalan Gatak Tamantirto Kasihan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), atau tepatnya di simpang empat ringroad Madukismo Bantul ke utara 500 meter kanan jalan, tidak jauh dari Universitas Muhammadyah Yogyakarta.
 
Misbahul Fata, Owner Soto Sapi Pak Moel T saat ditemui Liputan6.com beberapa waktu lalu mengatakan, soto buatannya cenderung gurih dengan kuah bening. Dirinya mengaku, resep soto ini diciptakan dengan menyesuaikan selera lidah orang Yogyakarta.
 
"Resep sendiri, ini sudah perpaduan dan diolah terus jadilah ala soto pak moel ini," ujar Fata. 
Warung yang buka setiap pukul 06.00 WIB ini selalu jadi langganan bagi karyawan, mahasiswa, hingga masyarakat sekitar. Bahkan tidak jarang dalam waktu kurang dari enam jam soto ini habis.
 
"Dzuhur kadang wes entek (sudah habis), kadang sampai jam tiga sore. Seringnya siang sudah habis," ujarnya.
Fata mengaku saat ini kebanyakan mahasiswa menjadi langganannya. Para mahasiwa sering datang ke warungnya untuk makan siang atau sarapan. 
 
"Banyaknya mahasiwa ada karyawan juga seringnya mahasiwa banyak kesini," ujar Fata. 
Lokasinya berada di pinggir jalan sehingga memudahkan para pelangan baru di warungnya. Warungnya yang didesain untuk santai sering menjadi lokasi pertemuan maupun pertemuan keluarga.
"Banyak yang arisan kesini, arisan keluarga, arisan ibu ibu klub motor juga kadang kesini," ujarnya.
 
1 dari 3 halaman

Ratusan Mangkuk Soto dalam Sehari

Setiap hari setidaknya ada ratusan mangkuk soto yang disediakan selalu habis. Mulai dari soto ayam, soto daging sapi hingga babat iso selalu menjadi pilihan pelanggannya.
Fata mengaku bagi pelanggannya yang datang hari Jumat dapat menikmati sotonya dengan gratis. Namun selama persediaanya masih ada siapapun yang datang akan dapat menikmati soto gratis.
 
"Jumat mulai jam delapan WIB sampai habis," katanya.
 
Salah satu pelanggan soto Dany Firdaus mengaku cocok dengan citarasa yang ditawarkan soto Pak Moel T ini. Sebab soto dengan kuah bening sesuai lidahnya jarang ditemui di Jogja.  
"Rekomended banget soalnya rasanya gurihnya bikin seger," ungkap Dany.
Daging sapi yang ditawarkan serasa membuatnya teringat kembali daerah asalnya. Sebab rasa soto Pak Moel T ini mirip warung yang biasa ia datangi di daerah asalnya Surakarta, Jawa Tengah.
 
2 dari 3 halaman

Ramah di Kantung

Ia mengaku dengan harga semangkuk soto Pak Moel T masih "ramah" di kantung. Terlebih harga itu terhitung murah dengan citarasa yang kaya dengan rempah-rempah.
"Harganya masih lumayan murah, di bawah 10 ribu kalau di tempat mungkin sudah 10 ribu lebih," ujarnya.
Dany mengaku beberapa kali datang ke warung Pak Moel T ini dan mengaku tidak pernah bosan. Namun ia memiliki waktu sendiri untuk menikmati soto Pak Moel T ini.
"Siang kalo kesiangan nanti habis, sebelum dhuhur yang jelas," ujar Dany.
Harga soto mulai dari Rp6.000 hingga Rp10.000 dan minuman mulai dari Rp2.000 siap memanjakan lidah pecinta soto di Yogyakarta. Jika ingin menikmati soto sebaiknya di waktu pagi hari menjelang siang. Sebab siang hari soto ini menjadi incaran mahasiswa ini pasti habis stoknya. 
Artikel Selanjutnya
Resep Menu Buka Puasa: Manis nan Gurihnya Singkong Thailand
Artikel Selanjutnya
Kuliner Istimewa di Bulan Ramadan ala Kampung Betawi