Pesta Cap go Meh Datangkan Rezeki bagi Pedagang Mainan

Pesta rakyat Cap Go Meh Festival Street Bogor mendatangkan keuntungan tersendiri bagi banyak pedagang, tak terkecuali pedagang mainan liong.

Diterbitkan 22 Februari 2016, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pesta rakyat Cap Go Meh Festival Street Bogor mendatangkan keuntungan tersendiri bagi banyak pedagang, tak terkecuali pedagang mainan liong. Liong atau naga dalam tradisi Tionghoa merupakan simbol bagi kekuatan, martabat, kesuburan, dan kebijakanaan.

Tak hanya itu, Naga juga dipercaya mampu membawa keberuntungan. Bahkan pada masa kedinastian, Naga menjadi lambang lencana yang mewakili kekuasaan kaisar.

 Baca Juga

  • Meriahkan Imlek, Biksu Shaolin Gelar Aksi di Jakarta
  • Kemeriahan Perayaan Imlek Womens Internasional Club
  • Barongsai Dalam Air Meriahkan Perayaan Imlek di Ancol
  • Rayakan Imlek di Kelenteng Boen Tek Bio Tangerang

Dudi, seorang penjual mainan liong kepada Liputan6.com, Senin (22/2/2016) menuturkan, dirinya sengaja datang dari cirebon hanya untuk menjual mainan liong.

"Ini kita buat sendiri, satunya kita jual Rp 15 ribu, kalau yang matanya nyala harganya Rp 20ribu," ungkap Dudi. Dudi mengaku menjual mainan liong hanya saat cap go meh, pekerjaan tetapnya adalah menjual burung. Tiap perayaan Cap Go Meh, dirinya mampu menjual dua karung mainan liong, yang keuntungannya dibagi ke beberapa temannya yang menjajakan.

  • liputan6
    Cap Go Meh adalah akhir dari rangkaian perayaan tahun baru Imlek yang dilakukan tiap tanggal 15 pada bulan pertama penanggalan Tionghoa.
    Cap Go Meh